... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Peneliti Budaya: Perdana Menteri Indonesia Pernah Ungkapkan Bahaya Nativisasi

Foto: Peneliti budaya, Susiyanto

KIBLAT.NET, Jakarta – Peneliti Kebudayaan Islam, Susiyanto menjelaskan gerakan nativisasi atau kembali pada budaya asal pada dasarnya wajar dilakukan oleh sebuah bangsa. Tetapi, menjadi tidak wajar ketika ada seleksi budaya untuk kepentingan ideologis tertentu.

“Wajar di sini maksudnya, seseorang terinspirasi oleh wujud kebudayaan masa lalu kemudian mengembangkannya sebenarnya wajar-wajar saja. Menjadi tidak wajar ketika mengabadikan aspek-aspek tertentu saja untuk menyerang Islam,” katanya saat dihubungi Kiblat.net, pada Selasa (08/12).

Menurut Susiyanto, nativisasi sebagai konsep merujuk proses menanam budaya tertentu pertama kali diungkapkan oleh Mantan Perdana Menteri RI, Mohammad Natsir.

Pendiri Dewan Dakwah itu telah menyadarkan umat Islam Indonesia dari bahaya dari nativisasi. Menurut Natsir, umat Islam akan menghadapi tantangan pemurtadan dan sekulerisme. Tentang dua gerakan itu, umunya umat Islam sudah banyak yang tahu dan paham seperti apa bentuknya. Tapi, ada satu gerakan lagi yang jarang diketahui umat, yaitu gerakan nativisasi.

“Jadi, penyadaran terhadap bahaya gerakan nativisasi di Indonesia pernah diungkapkan oleh M. Natsir,” ujarnya.

Nativisasi sendiri, kata Susiyanto, merupakan gerakan yang dilakukan dengan sistematis. Pelaku dari nativisasi bisa beragam, mulai dari sejarawan, birokrasi, budayawan dan seterusnya.

“Sering terjadi proses nativisasi semacam ini dikembangkan oleh pemerintah daerah atau bahkan pusat demi kepentingan yang lebih bersifat pragmatis. Untuk menambah finansial misalnya melalui kegiatan pariwisata,” terang penulis buku ‘Strategi Misi Kristen Memisahkan Islam dan Jawa’.

BACA JUGA  Wantim MUI Minta Partai Islam Bela Kepentingan Umat

Dalam pengamatan Susiyanto, beberapa di antara bentuk nativisasi yang terjadi ternyata berupaya menyeleksi wujud-wujud kebudayaan pra-Islam sedemikian rupa. Dengan tujuan memarginalkan, bahkan menyingkirkan peran Islam dari percaturan kebudayaan.

“Sehingga, pada akhirnya nampak bahwa islam tidak terlihat menginspirasi dan menjadi bagian dari jiwa masyarakat. Bagi dakwah Islam hal semacam ini tentu bersifat negatif,” tandasnya.

 

Reporter: Bilal Muhammad
Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Investigasi

Miris! Warga Purwakarta Bilang Kota Tasbeh Jadi Semakin Mistis

KIBLAT.NET – Purwakarta, sebuah kota kecil di Tanah Pasundan yang mendapat perhatian cukup luas terkait...

Rabu, 09/12/2015 11:21 0

Rusia

Rusia: Ledakan di Moskow Bersumber dari Granat

KIBLAT.NET, Moskow – Kepolisian Moskow mengumumkan, Selasa (08/12), ledakan yang terjadi di salah satu halte...

Rabu, 09/12/2015 11:00 0

Afghanistan

Taliban Serbu Bandara Kandahar, Pertempuran Sengit Meletus

KIBLAT.NET, Kandahar – Sejumlah pejuang Taliban, Selasa (08/12), menyerbu bandara pusat kota Kandahar. Akibatnya, pertempuran...

Rabu, 09/12/2015 10:19 0

Suriah

Seribu Birmil Guncang Suriah dalam Sebulan Terakhir

KIBLAT.NET, Damaskus – Lembaga pengawas HAM Suriah, Syrian Observatory For Human Rights (SOHR), mencatat lebih...

Rabu, 09/12/2015 09:55 0

Investigasi

Membongkar Gerakan Nativisasi di Indonesia: Purwakarta [Bukan] Tanah Dewata

KIBLAT.NET, Purwakarta – Menjabat sebagai Bupati Purwakarta sejak tahun 2008, Dedi Mulyadi dikenal gencar mengangkat...

Rabu, 09/12/2015 09:48 0

Inggris

Islamophobia di Inggris: Seorang Muslim Diturunkan Paksa dari Bus

KIBLAT.NET, Inggris – Seorang Muslim harus diturunkan paksa dari bus National Express setelah salah satu...

Rabu, 09/12/2015 09:15 0

Yaman

Koalisi Arab Saudi di Yaman Diminta Melakukan Gencatan Senjata

KIBLAT.NET, Sana’a – Presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi pada Selasa (08/12) meminta pasukan Koalisi...

Rabu, 09/12/2015 07:45 0

Turki

Kurdi Iraq Gagalkan Penerbangan Maskapai Turki

KIBLAT.NET, Turki – Maskapai penerbangan Turki, Turkish Airlines membatalkan penerbangan ke wilayah Kurdi, Iraq utara....

Rabu, 09/12/2015 07:02 0

Arab Saudi

Hari Ini Pertemuan Oposisi Suriah dengan Saudi Kembali Digelar

KIBLAT.NET, Riyadh – Setelah awal Desember lalu, para pemimpin oposisi Suriah kembali bertemu Arab Saudi pada...

Selasa, 08/12/2015 21:30 0

Amerika

Donald Trump: Muslim Dilarang Masuk Amerika

KIBLAT.NET, Washington DC – Kandidat bakal presiden dari partai Republik, Donald Trump melontarkan pelarangan bagi...

Selasa, 08/12/2015 21:00 0

Close