Pelaku Serangan Tidak Terkait Islam, Hastag Ini Menjadi Viral di London

KIBLAT.NET, Inggris – Sebuah serangan teror di stasiun kereta bawah tanah London, telah memicu respon media sosial sejak Perdana Menteri David Cameron menyangkal bahwa serangan terkait dengan Islam.

Dikutip dari laporan World Bulletin, Senin (07/12), hastag #YouAintNoMuslimBruv telah menjadi tren di Twitter, menyusul serangan Sabtu malam (05/12), dimana pelaku berteriak “untuk Suriah”.

Setelah pelaku diamankan oleh polisi, seseorang yang berada dekat dengannya mendengar rekaman dari ponsel, yang mengatakan “Kau bukan Muslim bro, memalukan”.

Bro sendiri adalah bahasa gaul di London yang artinya “saudara”, lebih luas lagi dapat diartikan sebagai “teman”.

Seorang pengguna Twitter, Matius Harper menulis di dalam akunnya, “#youaintnomuslimbruv adalah respon terbesar #London terhadap terorisme yang bisa Anda bayangkan, dengan ini kita bisa sama-sama merasakan kegilaan ini.”

Hanya beberapa jam setelah serangan yang disebut sebagai insiden terorisme itu, hastag ini telah digunakan puluhan ribu kali.

Asosiasi Muslim Inggris, Omer El-Hamdoon menuturkan, hastag tersebut telah membantu komunitas Muslim di Inggris.

“Ini semacam dukungan yang membantu komunitas Muslim bersekutu dengan banyak orang, dan merasa bahwa komentar itu sendiri mewakili apa yang Muslim Inggris rasakan,” jelasnya.

Dukungan terhadap umat Islam yang mengalir di Twitter usai serangan teror dan Islamofobia bukan kali pertama ini.

Desember lalu, sentimen Islamophobia merebak dan umat Islam ketakutan setelah penyanderaan di Sydney, Australia. Saat itu, warga Australia menggunakan tagar #I’llRideWithYou untuk memberikan rasa aman bagi Muslim yang berjalan sendirian.

 

Sumber: World Bulletin
Penulis: Dio Alifullah

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat