... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Tanggapi John Kerry, PM Israel Bersikeras Negara Yahudi Harus Berdaulat

Foto: Benjamin Netanyahu

KIBLAT.NET, Tel Aviv – Setelah ancaman serius yang disampaikan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry kepada Israel. Akhirnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menanggapi ancaman tersebut.

“Solusi dari konflik Israel-Palestina adalah negara Palestina harus bebas dari aksi militer dan mengakui Israel sebagai negara Yahudi yang berdaulat,” ungkap Netanyahu pada Ahad (06/15) di Washington.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS John Kerry memperingatkan konsekuensi dari setiap runtuhnya Otoritas Palestina akan menjadi ancaman bagi Israel. (Baca juga: Retorika Usang Kerry, Cermin Kebijakan Timpang Amerika di Palestina)

“Presiden Abbas lebih banyak bicara dengan putus asa daripada yang pernah saya dengar,” kata Kerry yang melakukan perjalanan ke wilayah tersebut bulan lalu dalam sebuah pidato di Brookings Institution.

Netanyahu memberi syarat dalam pidato yang disampaikanya di depan forum di Washington, dengan mengatakan, “Satu-satunya solusi untuk konflik Israel-Palestina adalah membentuk negara Palestina yang non militer bersama Israel dan menyatakan bahwa Palestina sebagai bagian dari negara Yahudi”.

Dia menambahkan bahwa, “akar konflik Israel-Palestina berasal dari penolakan Palestina untuk mengakui Negara Israel sejak berdirinya”.

“Presiden Otoritas Palestina masih menyatakan penolakannya akan hal ini,” lanjutnya.

Presiden Otoritas Palestina menganggap keberadaan Israel sebagai negara Yahudi menjadi ancaman bagi negara-negara Arab.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam Majelis Dewan Kabinet Israel,”Israel akan membentuk negara binational (negara yang melebur dua bangsa Yahudi dan Palestina), dalam menanggapi peringatan Menteri Luar Negeri AS John Kerry yang memperkirakan runtuhnya Otoritas Palestina”.

Sejauh ini, diplomat tertinggi AS juga mengecam pembangunan pemukiman oleh Israel di tanah Palestina. “Pertumbuhan pemukiman terus menimbulkan pertanyaan ​​tentang niat baik dan kejujuran Israel.

Semenjak awal Oktober lalu, Intifadhah III pecah. Setelah sejumlah orang-orang Yahudi memaksa masuk ke Masjid Al-Aqsha di bawah perlindungan tentara Israel.

Hingga saat ini, Menteri Kesehatan Palestina sudah mengumumkan, 114 rakyat Palestina tewas akibat serangan senjata api pasukan Israel. Mulai dari Tepi Barat, Al Quds sampai dengan Jalur Gaza.

 

Reporter: Syafii Iskandar
Sumber: Anadolu


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Inggris

Komunitas Muslim California Gelar Amal Untuk Keluarga Korban San Benardino

KIBLAT.NET, California – Komunitas Muslim AS telah mengumpulkan dana sebanyak $30.000 dalam dua hari terakhir...

Senin, 07/12/2015 19:33 0

Artikel

Ini Jawaban Dr. Zakir Naik Saat Ditanya Soal Larangan Wanita Berpoliandri

KIBLAT.NET – Banyak orang, termasuk beberapa muslim, mempertanyakan logika bolehnya laki-laki Islam mempunyai lebih dari...

Senin, 07/12/2015 19:00 0

Indonesia

Diduga Membawa Bom, Bule Asal Inggris Ini Diturunkan Paksa di Denpasar

KIBLAT.NET, Denpasar – Seorang bule asal Inggris bernama Fogli David, terpaksa diturunkan dari pesawat. Sebab,...

Senin, 07/12/2015 18:28 0

Indonesia

Pemerhati: Intelijen Gagalkan Eksperimen Jihad Aljazair

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemerhati Gerakan Islam, Muhammad Pizaro Novelan Tauhidi, menilai Jihad Aljazair merupakan eksperimen...

Senin, 07/12/2015 18:00 0

Palestina

Israel Umumkan Jet Tempurnya Bombardir Markas Brigade Al-Qassam

KIBLAT.NET, Tel Aviv – Melalui siaran radio publik, militer Israel mengumumkan bahwa pesawat tempur Israel...

Senin, 07/12/2015 17:48 0

News

Erdogan: Bisakah Para Pendukung Rezim Assad Hargai Kehidupan Manusia?

KIBLAT.NET, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis (03/12) menyampaikan pertanyaan retoris; apakah...

Senin, 07/12/2015 17:14 0

Palestina

Bungkam Aspirasi Warga Palestina, Israel Targetkan Wartawan dan Media

KIBLAT.NET, Tev Aviv – Pasukan Israel menangkap sedikitnya wartawan Palestina serta menutup tiga radio Palestina...

Senin, 07/12/2015 17:00 0

Irak

Rudal Rusia Pengaruhi Jadwal Penerbangan di Iraq

KIBLAT.NET, Mossul – Otoritas Penerbangan Sipil Iraq pada Ahad (06/12), memutuskan untuk kedua kalinya menangguhkan...

Senin, 07/12/2015 16:20 0

Wilayah Lain

Tolak Ajakan Koalisi AS, Italia: Kami Tidak Ingin Seperti di Libya

KIBLAT.NET, Roma – Italia tidak berniat bergabung dengan koalisi pimpinan AS yang menargetkan Negara Islam...

Senin, 07/12/2015 16:07 0

Turki

Erdogan Sindir Para Pendukung Rezim Bashar Assad

KIBLAT.NET, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan beberapa waktu lalu menyampaikan pertanyaan retoris apakah...

Senin, 07/12/2015 15:00 0

Close