Yaman: Iran Berusaha Ciptakan Negara dalam Negara

KIBLAT.NET, Jeddah – Menteri Luar Negeri Yaman Riad Yassin menyatakan bahwa lebih dari satu juta warga negaranya mencari perlindungan di Arab Saudi, sejak terjadinya pemberontakan kelompok Syiah Hutsi. Dia juga menyebut bahwa Iran berusaha menciptakan negara di dalam negara.

“Warga Yaman merasa bahwa mereka nyaman di kerajaan (Arab Saudi), dan harga diri mereka dapat terjaga di sini,” kata Yassin sebagaimana dilansir Arabnews, Senin (30/11).

“Sementara, Eropa telah menciptakan sebuah gebrakan besar di seluruh dunia dengan ketidakmampuannya menampung 150.000 pengungsi Suriah,” imbuhnya.

Yassin menambahkan bahwa campur tangan Iran di Yaman adalah dalam rangka menciptakan negara dalam negara di masa depan. Dia memprediksi bahwa negeri Mullah itu akan memaksakan situasi yang sama seperti Hizbullah di Lebanon.

Seperti diketahui, kelompok pemberontak Syiah Hutsi melakukan kudeta terhadap pemerintah Yaman dan berhasil menduduki ibukota Sanaa sejak September 2014. Aksi pemberontakan tersebut mendapatkan dukungan dari Iran, yang merupakan pusat penyebaran Syiah.

Menurutnya, pemerintah Yaman telah meraih banyak kemajuan dengan adanya bantuan koalisi Teluk. Saat ini tengah diupayakan untuk merebut kembali wilayah provinsi yang dikuasai pemberontak Syiah Hutsi. Dia juga menekankan pentingnya membangun hubungan strategis dengan negara-negara Teluk.

“Harus ada beberapa mekanisme yang diberlakukan untuk menghubungkan Yaman dengan negara-negara tetangganya,” pungkas Yassin.

 

Sumber : Arabnews
Penulis : Imam S.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat