... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

SNH Advocacy Center Hadiri Sidang Tragedi Mavi Marmara

Foto: Kapal Mavi Marmara yang ditembaki pasukan Israel

KIBLAT.NET, Istanbul – Sidang lanjutan penyerangan kapal MV Mavi Marmara yang membawa rombongan kemanusiaan The Gaza Freedom Flotilla tahun 2010 silam kembali digelar. Direktur Eksekutif SNH Advocacy Center Indonesia juga hadir dalam sidang yang digelar di Istanbul itu.

Sejumlah Aktivis Hak Asasi Manusia dan pengacara dari berbagai negara menghadiri sidang lanjutan penyerangan Israel terhadap aktivis kemanusiaan The Gaza Freedom Flotilla pada kapal penumpang MV Mavi Marmara. Sidang yang persitiwa berdarah 31 Mei 2010 silam itu digelar di Pengadilan Kriminal Ke-7, Istanbul, Turki pada Rabu (18/11).

“Agenda sidang masih pemeriksaan saksi, jumlah saksi yang hadir sekarang sekitar enam orang,” kata Direktur Eksekutif SNH Advocacy Center Sylviani Abdul Hamid yang turut menghadiri sidang pada (18/11) lalu.

Sylvi menerangkan bahwa persidangan menghadirkan para saksi dari beberapa negara yang menjadi korban penyerangan brutal tentara Israel. Sidang bahwa sidang tersebut merupakan yang kesepuluh kalinya, sejak dimulai pada bulan November 2012 lalu.

Menurutnya, sidang di Istanbul itu merupakan salah satu upaya menegakkan hak asasi manusia dan keadilan bagi para korban, sekaligus keluarga korban. Berdasarkan data yang ada, sebanyak sepuluh orang tewas dalam serangan tentara Israel terhadap misi kemanusiaan Freedom Flotilla.

Sementara sebanyak seratus lima puluh enam orang terluka, 52 di antaranya mengalami luka berat. Salah satu diantaranya merupakan aktivis kemanusiaan asal Indonesia.

BACA JUGA  Kemenag Klaim Penggunaan Zakat untuk Program SDCs Berpegang pada Fikih

Putusan akhir persidangan tersebut nantinya memang hanya berlaku pada yuridiksi pemerintahan Turki. Namun, lanjut Sylvi, hal itu nantinya akan menegaskan preseden bahwa Israel adalah negara pelanggar HAM.

“Kami berharap dunia melek dan mendorong PBB untuk menyeret Israel ke Pengadilan Kriminal Intenasional,” tegasnya.

Sebelumnya Spanyol dan Afrika Selatan telah mengeluarkan keputusan terkait pembantaian aktivis kemanusiaan The Gaza Freedom Flotilla tersebut. Kedua negara memerintahkan penangkapan terhadap pejabat tinggi pemerintah Israel, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Berdasarkan Memo Penangkapan yang telah dikeluarkan, pejabat Israel menginjakkan kaki di negara itu akan ditangkap.

Saat ini, konstitusi Indonesia belum memungkinkan untuk menggelar sidang serupa. Namun Direktur SNH Advocacy Center itu berhadap suatu ketika konstitusi akan memungkinkannya.

“Andaikan bisa bukan hanya Israel yang akan kita seret ke dalam peradilan, tapi juga penjahat kemanusiaan lainnya,” pungkasnya.

 

Reporter : Imam S.
Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Tunda Beli iPad, Bocah 7 Tahun Ini Sumbang Celengannya untuk Masjid di AS

KIBLAT.NET, London – Salah satu surat kabar Inggris “The Independent” menceritakan, di tengah suasana islamophobia...

Sabtu, 21/11/2015 11:33 0

Yordania

Yordania: Empat Ribu Anak-Anak Pengungsi Suriah Tanpa Orang Tua

KIBLAT.NET, Amman – Departemen Pembangunan Sosial Yordania, Jumat (20/11), melaporkan sebanyak empat ribu anak-anak pengungsi...

Sabtu, 21/11/2015 11:17 0

Amerika

Selain Assad, Obama Juga Enggan Terima Kesepakatan Wina

KIBLAT.NET, Amerika Serikat – Meskipun para pejabat AS dan barat terus menyampaikan gagasan kesepakatan damai...

Sabtu, 21/11/2015 10:45 0

Yaman

ISIS Serang Militer Yaman di Hadramaut, Al-Qaidah Dituduh

KIBLAT.NET, Hadramaut – Organisasi Daulah Islamiyah atau yang lebih dikenal ISIS, Jumat (20/11), bertanggung jawab...

Sabtu, 21/11/2015 10:29 0

Iran

Amankan Negara, Iran Bentuk Dua Ribu Unit Pasukan Elit

KIBLAT.NET, Teheran – Panglima Garda Revolusi Iran, Mayor Jenderal Muhammad Ali Jakfari, Jumat (20/11), mengumumkan...

Sabtu, 21/11/2015 10:00 0

Prancis

Polisi Prancis Serbu Masjid

KIBLAT.NET, Brest – Pasukan keamanan Prancis, Jumat pagi (20/11), menyerbu sebuah masjid Sunni di kota...

Sabtu, 21/11/2015 09:30 0

News

Mahasiswi Meninggal Tertabrak Transjakarta, BEM LIPIA Desak Pemkot Izinkan Bangun JPO

KIBLAT.NET, Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) kampus Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA)...

Sabtu, 21/11/2015 09:00 0

Suriah

1300 Lebih Tewas Selama Operasi Udara Rusia di Suriah

KIBLAT.NET, Suriah – Lebih dari 1.300 orang telah tewas –dua-pertiganya adalah pejuang– dalam serangan udara Rusia...

Sabtu, 21/11/2015 08:45 0

Amerika

Pejabat AS: Pasukan Darat Amerika Tidak Akan Bertahan Lama di Suriah

KIBLAT.NET, Washington DC – Dalam sebuah wawancara dengan Der Spiegel pada hari Kamis (19/11) kemarin,...

Sabtu, 21/11/2015 08:20 0

Suriah

Assad Enggan Terima Kesepakatan Wina Selama Oposisi Masih Menguasai Wilayah Suriah

KIBLAT.NET, Suriah – Presiden Suriah Bashar Assad mengancam, tidak akan ada proses politik di Suriah...

Jum'at, 20/11/2015 16:30 0

Close