... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pasukan Bersenjata Sandera 170 Orang di Hotel Radison Blu Mali

KIBLAT.NET, Bamako – Pasukan keamanan Mali telah mengepung Hotel Radisson Blu di kota Bamako, ketika orang-orang bersenjata mengambil 170 sandera, termasuk awak Turkish Airlines dan Air France, kata pejabat keamanan Mali pada Jumat, (20/11).

Menurut sumber-sumber keamanan Mali dan televisi lokal, sejauh ini 80 orang sandera telah dibebaskan sementara 90 lainnya masih terperangkap sebagai sandera.

Namun, manajemen hotel dalam pernyataannya mengatakan: “Menurut informasi terbaru kami, 124 tamu dan 13 karyawan masih di dalam gedung”.

Sementara itu, Turkish Airlines menegaskan bahwa enam dari tujuh awak kabin yang ditahan telah dibebaskan. Kru maskapai yang telah dibebaskan itu termasuk di antaranya dua pilot, dua anggota awak kabin dan kepala stasiun.

Turki Airlines mengumumkan bahwa mereka akan mengirimkan pesawat pribadi untuk membawa awaknya kembali.

Air France dalam pernyataannya mengatakan bahwa 12 anggota awaknya, termasuk dua pilot yang terjebak di hotel, sekarang aman. “Sebagai tindakan pencegahan, penerbangan Air France dari dan menuju Bamako pada Jumat 20 November telah dibatalkan,” tambah maskapai.

Penyanyi Guinea, Sekouba Bambino, juga diselamatkan oleh pasukan Mali. “Semuanya dimulai sangat awal pagi ini ketika saya mendengar suara tembakan, yang sangat kuat dan keras,” kata Bambino kepada wartawan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri India, Vikas Swarup berkicau melalui akun twitternya bahwa 20 orang warga India juga terperangkap di dalam hotel.

BACA JUGA  Tujuh Tentara PBB Tewas dan Terluka Dalam Dua Serangan Berbeda di Mali

Sumber-sumber diplomatik Cina di Mali juga mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa setidaknya tujuh warga negara Cina di antara para sandera.

Beberapa sandera dilaporkan telah dibebaskan setelah orang-orang bersenjata meminta mereka untuk membacakan ayat-ayat dari Al-Qur’an, sumber keamanan setempat kepada Anadolu Agency.

Komandan Modibo Traore Naman, juru bicara Direktorat Jenderal Keamanan Negara di Mali, mengatakan kepada radio nasional Mali yang setidaknya 10 orang bersenjata berat telah menyerang hotel.

Saksi mata mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa penyerang termasuk sedikitnya delapan orang bersenjata dan dua wanita bersenjatakan Kalashnikov dan granat.

Menurut saksi mata dan pejabat setempat, para penyerang tiba di hotel, yang sarat dengan orang asing dan staf PBB, dengan menggunakan mobil curian dengan plat nomor diplomatik sekitar 08:30 waktu setempat (0830GMT), yang kemudian melepaskan tembakan dan menewaskan keamanan penjaga.

Kementerian Pertahanan Mali menyebutkan korban lima orang tewas, termasuk tiga sandera dan dua pasukan keamanan.

 

Reporter: Fajar Shadiq
Sumber: Anadolu

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Begini Bentuk Solidaritas Mahasiswa LIPIA untuk Annisa Korban Transjakarta

KIBLAT.NET, Jakarta – Mahasiswa Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) menggalang dana sebagai wujud...

Sabtu, 21/11/2015 12:33 0

Indonesia

SNH Advocacy Center Hadiri Sidang Tragedi Mavi Marmara

KIBLAT.NET, Istanbul – Sidang lanjutan penyerangan kapal MV Mavi Marmara yang membawa rombongan kemanusiaan The...

Sabtu, 21/11/2015 12:15 0

Indonesia

Pasca Kecelakaan Maut Mahasiswi LIPIA, BEM Minta Semua Pihak Introspeksi Diri

KIBLAT.NET, Jakarta – Seorang mahasiswa Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) meninggal setelah tertabrak...

Sabtu, 21/11/2015 12:00 0

Indonesia

Pasca Kasus 36 WNI, Kantor Imigrasi Solo Perketat Paspor ke Timur Tengah

KIBLAT.NET, Solo – Kantor Imigrasi Klas I Solo melakukan koordinasi dengan Komunitas Intelijen Negara Daerah (Kominda),...

Sabtu, 21/11/2015 11:19 0

Indonesia

Sekjen FUI: Pesantren dan Sekolah Islam Berkontribusi bagi NKRI

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Eksekutif Megawati Institute Siti Musdah Mulia menuding sekolah Islam dan pesantren...

Jum'at, 20/11/2015 16:00 0

Indonesia

FPI Apresiasi Permintaan Maaf Maulana ‘Jamaah O Jamaah’

KIBLAT.NET, Jakarta – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab mengapresiasi permintaan...

Jum'at, 20/11/2015 15:15 0

Wilayah Lain

Belgia Keluarkan Peraturan “Radikal” Pasca Serangan Prancis

KIBLAT.NET, Brussel – Pemerintah Belgia mengesahkan peraturan-peraturan “radikal” pasca serangan Paris pekan lalu. Peraturan itu...

Jum'at, 20/11/2015 10:44 0

Indonesia

Kuasa Hukum Minta Sidang PK Ustadz Abu Bakar Baasyir Digelar di PN Cilacap

KIBLAT.NET, Jakarta – Kuasa hukum Ustadz Abu Bakar Baasyir meminta kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri...

Kamis, 19/11/2015 21:23 0

Indonesia

Habib Rizieq: Tujuan Muzakarah Ulama Menjaga Syariat Kepemimpinan, Bukan Menangkan Cagub

KIBLAT.NET, Jakarta – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab mengatakan tujuan...

Kamis, 19/11/2015 21:00 0

Indonesia

Muzakarah Ulama Belum Jaring Calon Gubernur Muslim

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Majelis Tinggi Muzakarah Ulama dan Tokoh untuk Gubernur Muslim, Habib Muhammad...

Kamis, 19/11/2015 20:48 0

Close