Begini Bentuk Solidaritas Mahasiswa LIPIA untuk Annisa Korban Transjakarta

KIBLAT.NET, Jakarta – Mahasiswa Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) menggalang dana sebagai wujud kepedulian terhadap kecelakaan maut yang menimpa Annisa Sholihah (21). Namun, mereka tak berencana untuk menggelar aksi di jalan sebagai bentuk solidaritas atas kejadian itu.

“Kemarin kami ajak teman-teman yang di organisasi untuk menggalang dana, untuk meringankan beban keluarga yang terkena musibah,” kata Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) LIPIA Achmad Handika kepada Kiblat.net, Jumat (20/11) di Jakarta.

Dia mengatakan bahwa meskipun pengumuman telah disampaikan, tetapi informasi tersebut belum tersebar luas. Namun, sebagian mahasiwa telah memberikan sumbangannya. Aksi penggalangan dana itu, lanjut Handika, nantinya juga akan dilakukan di kelas-kelas.

Menurut Handika mahasiswa LIPIA belum merencanakan untuk menggelar aksi solidaritas atas kejadian yang merenggut nyawa Annisa. Menurutnya perlu pembahasan di kalangan mahasiswa LIPIA terkait aksi turun ke jalan.

Dia menambahkan bahwa aksi solidaritas dengan turun ke jalan secara syariat tidak dianjurkan oleh Rasullullah SAW. “Yang disunnahkan adalah membantu keluarga korban,” ujarnya.

“Adapun untuk menampilkan kami adalah peduli, ini perlu kita rapatkan karena kita tidak seperti yang lain,” imbuhnya.

Seorang mahasiswi LIPIA bernama Annisa Sholihah tertabrak bus Transjakarta sepulang kuliah, Kamis (19/11), di depan kampusnya. Nyawa mahasiswi yang tengah menempuh kuliah persiapan bahasa itu tak terselamatkan, meski sempat dibawa ke rumah sakit.

BACA JUGA  Amien Rais Minta Masyarakat Tetap Kawal Penembakan Laskar

Kecelakaan sudah beberapa kali terjadi di depan kampus LIPIA. Sebelumnya kecelakaan serupa terjadi ketika seorang mahasiswi tertabrak bus Transjakarta saat menyeberangi jalan di depan kampus tersebut. Akibat luka luka parah yang dideritanya, dia harus menjalani operasi serius.

Reporter : Imam S.

Editor: Rudy

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat