... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Belgia Keluarkan Peraturan “Radikal” Pasca Serangan Prancis

Foto: Keamanan Belgia

KIBLAT.NET, Brussel – Pemerintah Belgia mengesahkan peraturan-peraturan “radikal” pasca serangan Paris pekan lalu. Peraturan itu lebih ditujukan kepada warga Muslim.

Seperti dilaporkan Al-Arabiya, Kamis (19/11), Belgia memutuskan menangkap setiap orang yang pulang dari Suriah. Penangkapan itu dilakukan secara langsung tanpa ada delik atau pelanggaran.

Tidak hanya itu, warga yang dianggap radikal dipaksa memakai gelang elektronik. Gelang ini berguna untuk menyadap dan melacak setiap gerak pemakainya.

Seluruh masjid yang dianggap menyebarkan militanisme juga ditutup. Sementara imam-imamnya dideportasi.

“Pemerintah akan segera mengeluarkan undang-undang yang memenjarakan setiap militan yang pulang dari Suriah dan melarang “khotbah kebencian” serta menutup tempat-tempat ibadah ilegal dalam menanggapi serangan Paris pekan lalu,” kata Perdana Menteri Belgia Charles Michel, Kamis.

Michel menambahkan, pemerintah juga melarang para pemuda pergi ke medan tempur atau kamp militer. Orang-orang yang bukan warga Belgia yang pulang dari front juga dilarang masuk negara.

“Setiap petempur yang pulang tempatnya adalah penjara,” tegasnya.

Seperti diketahui, Prancis mengeluarkan pernyataan bahwa serangan yang terjadi di negaranya diotaki warga negara Belgia. Pasukan Prancis bekerjasama dengan Belgia melakukan kampanye penangkapan terhadap orang-orang yang diduga terlibat dalam serangan yang menewaskan 120 orang lebih itu.

Sumber: Al-Arabiya
Penulis: Hunef Ibrahim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Mujahidin Kembali Bombardir Desa Syiah di Pedesaan Idlib

KIBLAT.NET, Idlib – Mujahidin Suriah, Kamis (19/11), kembali membombardir kota Al-Fu’ah dan Kufreya di pedesaan...

Jum'at, 20/11/2015 09:07 0

Rusia

Rusia: Kami Masih Butuh Dukungan Pasukan Darat Assad

KIBLAT.NET, Moskow – Serangan udara Rusia saja tidak akan berhasil dalam pertempuran melawan ISIS. Hal...

Jum'at, 20/11/2015 08:28 0

Indonesia

Kuasa Hukum Minta Sidang PK Ustadz Abu Bakar Baasyir Digelar di PN Cilacap

KIBLAT.NET, Jakarta – Kuasa hukum Ustadz Abu Bakar Baasyir meminta kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri...

Kamis, 19/11/2015 21:23 0

Indonesia

Habib Rizieq: Tujuan Muzakarah Ulama Menjaga Syariat Kepemimpinan, Bukan Menangkan Cagub

KIBLAT.NET, Jakarta – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab mengatakan tujuan...

Kamis, 19/11/2015 21:00 0

Indonesia

Muzakarah Ulama Belum Jaring Calon Gubernur Muslim

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Majelis Tinggi Muzakarah Ulama dan Tokoh untuk Gubernur Muslim, Habib Muhammad...

Kamis, 19/11/2015 20:48 0

Indonesia

Tokoh dan Ulama Jakarta Gelar Muzakarah Ulama Sokong Gubernur Muslim

KIBLAT.NET, Jakarta – Ulama dan Tokoh Umat Islam Jakarta menggelar Muzakarah dan Silaturahim ulama untuk...

Kamis, 19/11/2015 20:00 0

Artikel

36 WNI ke Iran, Untuk Apa?

KIBLAT.NET – Petugas keamanan bandara Kuala Lumpur International Airport (KLIA) pada Senin, (16/11) tiba-tiba kalang...

Kamis, 19/11/2015 18:56 0

Malaysia

KBRI Kuala Lumpur: 36 WNI ke Iran Tak Ditahan Polisi Malaysia

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur menegaskan tak ada Warga...

Kamis, 19/11/2015 15:07 0

Indonesia

Hendak ke Iran, Ini Identitas 36 WNI yang Dicurigai ISIS oleh Polisi Malaysia

KIBLAT.NET, Kualalumpur – Sebanyak 36 warga negara Indonesia asal Jawa Tengah diamankan kepolisian Malaysia. Mereka diamankan...

Kamis, 19/11/2015 14:35 1

Prancis

Ada Upaya Diskriminasi Terhadap Pengungsi atas Temuan “Paspor Suriah” di Paris

KIBLAT.NET, Paris – Meskipun hingga saat ini ada indikasi bahwa seluruh penyerang dalam insiden serangan...

Kamis, 19/11/2015 12:30 0

Close