... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Assad Enggan Terima Kesepakatan Wina Selama Oposisi Masih Menguasai Wilayah Suriah

Foto: Bashar Assad

KIBLAT.NET, Suriah – Presiden Suriah Bashar Assad mengancam, tidak akan ada proses politik di Suriah sebelum teroris dilumpuhkan. Dalam hal ini, kelompok teroris yang disebut Assad adalah kelompok-kelompok oposisi yang menentang rezim otoriternya.

“Proses transisi kepada pemilihan umum di Suriah tidak akan bisa dilaksanakan, selama situasi di beberapa daerah di negara masih di bawah kendali oposisi bersenjata,” kata Assad sebagaimana dilansir Al-Jazeera, Kamis (19/11).

Hal senada juga ia sampaikan dalam sebuah wawancara dengan televisi Pemerintah Italia Aloravae yang ditayangkan kemarin. “Sesuatu tidak akan bisa dimulai, sebelum mengalahkan teroris yang menempati bagian dari Suriah,” ujarnya.

Pernyataan ini bertolak belakang dengan pertemuan Wina Sabtu (14/11) lalu mengenai Suriah, yang telah disepakati jadwal pembentukan pemerintahan transisi yang akan diselenggarakan dalam waktu enam bulan mendatang, kemudian 18 bulan ke depannya akan diadakan pemilu. Adapun terkait nasib Assad selanjutnya, tidak ada kesepakatan dalam pertemuan tersebut.

Sumber : Al-Jazeera

Penulis: Hafidz


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Sekjen FUI: Pesantren dan Sekolah Islam Berkontribusi bagi NKRI

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Eksekutif Megawati Institute Siti Musdah Mulia menuding sekolah Islam dan pesantren...

Jum'at, 20/11/2015 16:00 0

Indonesia

FPI Apresiasi Permintaan Maaf Maulana ‘Jamaah O Jamaah’

KIBLAT.NET, Jakarta – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab mengapresiasi permintaan...

Jum'at, 20/11/2015 15:15 0

Wilayah Lain

Belgia Keluarkan Peraturan “Radikal” Pasca Serangan Prancis

KIBLAT.NET, Brussel – Pemerintah Belgia mengesahkan peraturan-peraturan “radikal” pasca serangan Paris pekan lalu. Peraturan itu...

Jum'at, 20/11/2015 10:44 0

Indonesia

Kuasa Hukum Minta Sidang PK Ustadz Abu Bakar Baasyir Digelar di PN Cilacap

KIBLAT.NET, Jakarta – Kuasa hukum Ustadz Abu Bakar Baasyir meminta kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri...

Kamis, 19/11/2015 21:23 0

Indonesia

Habib Rizieq: Tujuan Muzakarah Ulama Menjaga Syariat Kepemimpinan, Bukan Menangkan Cagub

KIBLAT.NET, Jakarta – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab mengatakan tujuan...

Kamis, 19/11/2015 21:00 0

Indonesia

Muzakarah Ulama Belum Jaring Calon Gubernur Muslim

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Majelis Tinggi Muzakarah Ulama dan Tokoh untuk Gubernur Muslim, Habib Muhammad...

Kamis, 19/11/2015 20:48 0

Indonesia

Tokoh dan Ulama Jakarta Gelar Muzakarah Ulama Sokong Gubernur Muslim

KIBLAT.NET, Jakarta – Ulama dan Tokoh Umat Islam Jakarta menggelar Muzakarah dan Silaturahim ulama untuk...

Kamis, 19/11/2015 20:00 0

Artikel

36 WNI ke Iran, Untuk Apa?

KIBLAT.NET – Petugas keamanan bandara Kuala Lumpur International Airport (KLIA) pada Senin, (16/11) tiba-tiba kalang...

Kamis, 19/11/2015 18:56 0

Malaysia

KBRI Kuala Lumpur: 36 WNI ke Iran Tak Ditahan Polisi Malaysia

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur menegaskan tak ada Warga...

Kamis, 19/11/2015 15:07 0

Indonesia

Hendak ke Iran, Ini Identitas 36 WNI yang Dicurigai ISIS oleh Polisi Malaysia

KIBLAT.NET, Kualalumpur – Sebanyak 36 warga negara Indonesia asal Jawa Tengah diamankan kepolisian Malaysia. Mereka diamankan...

Kamis, 19/11/2015 14:35 1

Close