... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Prancis Kirim Kapal Induk ke Dekat Suriah

Foto: Kapal induk Charles de Gaulle

KIBLAT.NET, Paris – Pemerintah Prancis mengumumkan, Rabu (18/11), mengerahkan kapal induk dan kapal pendukung ke laut Mediterania sebagai langkah awal untuk memulai serangan besar-besaran terhadap Daulah Islamiyah di Suriah. Armada tempur itu diperkirakan berada di perairan Mediterania pada akhir pekan ini.

“Kapal induk pengangkut pesat dan kapal pendukung pagi ini berlayar dan akan tiba di Mediterania pada akhir pekan,” kata menteri Pertahanan Prancis Jean-Yves Le Derian, Rabu, seperti dilansir Al-Jazeera.

Kapal induk Charles de Gaulle, akan melakukan misi perdana di Lau Mediterania di dekat Suriah. Sebelumnya, kapal ini pernah berlayar di wilayah Teluk.

Kapal tersebut mengangkut sebanyak 26 pesawat tempur. Sebelumnya, Prancis telah menempatkan sebanyak 12 jet di Uni Emirat Arab dan Yordania. Dengan demikian, kekuatan udara Prancis untuk menggempur ISIS bertambah tiga kali lipat.

Kapal induk Charles de Gaulle dikerahkan setelah Paris memutuskan mengintensifkan serangan menargetkan ISIS di Suriah pasca serangan Paris. Namun, ISIS tidak mengumumkan menggencarkan serangan di Iraq.

Terkait perkembangan di lapangan, Le Derian mengumumkan jet tempurnya menjatuhkan sebanyak 60 bom menargetkan lokasi ISIS di Suriah sejak Ahad lalu. Puluhan bom itu dijatuhkan di basis ISIS di wilayah Raqqah.

Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef Ibrahim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Wilayah Lain

Telegram Blokir Channel ISIS

KIBLAT.NET, Doha – Manajemen media sosial Telegram, Rabu (18/11), menghapus channel resmi organisasi Daulah Islamiyah...

Kamis, 19/11/2015 08:30 0

Malaysia

Polisi Malaysia Tangkap WNI Kelompok ISIS dan Militan Syiah

KIBLAT.NET, Kualalumpur – Polisi Malaysia menahan lima lelaki, termasuk seorang warga Indonesia karena diduga terlibat kelompok...

Kamis, 19/11/2015 08:30 0

Video Kajian

Amal-amal Yang Paling Dicinta (Vocal by Ust. Taqiyyudin, Lc)

KIBLAT.NET- Amal menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah perbuatan baik yang mendatangkan pahala (menurut ajaran agama Islam)....

Kamis, 19/11/2015 07:01 0

Indonesia

Maulana ‘Jamaah O Jamaah’ Tarik Ucapannya dan Minta Maaf di Hadapan MUI

KIBLAT.NET, Jakarta – Setelah adanya desakan dari berbagai elemen dan pemuda dari umat Islam, akhirnya...

Rabu, 18/11/2015 22:16 2

Indonesia

Kapolri Tinjau Langsung Sejumlah Posko Operasi Camar Maleo IV di Poso

KIBLAT.NET, Poso – Kapolri Jendral Badrodin Haiti pada Rabu, (18 /11) meninjau langsung Posko Operasi...

Rabu, 18/11/2015 19:02 0

Info Event

Tabligh Akbar Serentak di 28 Kota, Syam Organizer Hadirkan Tokoh-tokoh Nasional

KIBLAT.NET, Bekasi – Allahu Akbar, Allahu Akbar! Gemuruh lantunan takbir mengawali acara Tabligh Akbar ‘Bantu...

Rabu, 18/11/2015 18:21 0

Indonesia

Abu Rusydan: Tak Ada Kekuatan Makhluk Apa Pun Mampu Halangi Orang Pergi ke Syam

KIBLAT.NET, Poso – Pada Ahad, (15/11) lalu, Syam Organizer menggelar Tabligh Akbar Serentak di 28...

Rabu, 18/11/2015 17:00 0

Indonesia

Datang ke Poso, Kapolri dan Panglima TNI Mengecek Operasi Camar Maleo IV

KIBLAT.NET, Poso – Kapolri Jendral Badrodin Haiti berserta Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo pada Selasa...

Rabu, 18/11/2015 16:40 0

Artikel

Kontemplasi Barat Tentang Kebijakan Negaranya

KIBLAT.NET – Satu hal yang jarang atau belum banyak dibahas adalah tentang fakta bahwa yang...

Rabu, 18/11/2015 16:26 0

Wilayah Lain

Peneliti Jerman: Strategi Gempur Jihadis Terbukti Gagal

KIBLAT.NET, Munich – Peneliti sekaligus jurnalis senior Jerman, Jurgen Todenhofor, menegaskan strategi menghadapi jihadis dengan...

Rabu, 18/11/2015 09:08 0

Close