Padahal Sudah Ditembak Mati, Polisi Masih Belum Tahu Identitas Terduga Kurir Santoso Ini

KIBLAT.NET, Parigi Moutong – Hingga saat ini, polisi belum mengetahui identitas orang tak dikenal yang ditembak mati di Sausu, Parigi Moutong. Sebelumnya, sejumlah media memberitakan pada Jumat pagi (6/11/2015) telah terjadi kontak senjata di Desa Salubanga, Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong.

Saat itu, aparat menembak mati satu orang diduga kurir kelompok Santoso bernama Farouk.

Namun, dalam kunjungannya bersama rombongan Kapolri dan Panglima TNI serta beberapa jendral petinggi Polri dan TNI di Poso, Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Drs. Idham Azis, M.Si mengatakan bahwa terduga anggota Mujahidin Indonesia Timur yang tertembak di Sausu Kabupaten Parigi Moutong belum selesai diidentifikasi jenazahnya.

“Anggota kami masih dalam tahap identifikasi dan menelusuri identitasnya, profesinya juga masih saya dalami. Yang jelas dia ini kurir,” beber Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Drs. Idham Azis, M.Si kepada Kiblat.net pada Selasa, (17/11) kemarin.

Ditanya mengenai sejauh mana keterlibatan terduga kurir Santoso, Brigjen Pol Drs. Idham Azis, M.Si memberikan keterangan bahwa asal terduga kurir tersebut adalah dari Lombok. Polisi menduga ia sudah masuk ke wilayah pegunungan Sausu dari tahun 2011.

“Dia ini asalnya dari Lombok sudah sekitar dari 2011 masuk ke sini terus bergabung sama mereka, yaa… teman-teman tau semualah kadang para pelaku teroris ini walaupun istrinya saja tidak tahu melakukan apa-apa kan,” kata Idham.

 

Reporter: Ahmad Sutedjo
Editor: Fajar Shadiq

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat