Ini Empat Organisasi Militer yang Dihadapi Mujahidin di Aleppo

KIBLAT.NET, Idlib – DR. Abdullah Al-Muhaisini, ketua dewan Syariah operasi Jaisyul Fath, mengatakan bahwa mujahidin di pedesaan Aleppo Selatan saat ini menghadapi empat organisasi militer. Hal itu diungkapkannya melalui akun Twitter seperti dinukil arabi21.com, Selasa (17/11).

“Kekuatan militer itu adalah Gerakan Nujaba Iraq, Milisi Iran, pasukan Hizbussetan Lebanon (sebutan untuk Hizbullah), dan pasukan nasional Suriah,” jelas ulama muda asal Saudi yang kini berjihad di Suriah.

Dia menambahkan, itu hanya pasukan yang ada di darat. Di udara, jet tempur Rusia dan Suriah terus menggempur. Adapun kami, lanjutnya, hanyalah Allah (yang menolong –red) dan itu sudah cukup.

Syaikh Al-Muhaisini tak mengesampingkan adanya perselisihan di barisan mujahidin di Suriah Utara, termasuk Aleppo. Untuk itu, ia menyeru seluruh faksi yang berbeda-beda orientasi untuk bersatu.

“Hilangkanlah semua perselisihan. Ini (faksi) Islamis, ini FSA, ini satu manhaj, ini salafi Ilmi, ini Salafi Jihadi….demi Allah, mereka adalah Tartar baru, janganlah kalian kehilangan Syam,” seru Syaikh Al-Muhaisini menegaskan.

Melalui hastag “Bangunlah wahai Ahlussunnah”, ia kembali menegaskan jika perselisihan itu tidak segara diatasi maka kaum Rafidhah akan terus menodai wanita-wanita Ahlussunnah. Kembalilah bersatu. Mari kita lindungi kehormatan saudari-saudari kita.

Syaikh yang juga menjabat ketua Markaz Du’atul Jihad ini menyeru ulama-ulama Ahlussunnah untuk bertakwa kepada Allah. Lihatlah Rafidhah ada di hadapan kita, apakah kalian masih berfatwa bahwa Syam tidak butuh mujahid!?

Ia melanjutkan, pokok perkara bukan pada masalah muhajirin atau anshar, satu faksi dan faksi lain, atau hanya revolusi melengserkan Bashar Assad. Namun, masalahnya adalah Rafidah menjajah bumi Alhussunnah.

Sumber: arabi21.com
Penulis: Hunef Ibrahim

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat