Pemerhati Timur Tengah: Palestina Menjadi Pusat Perhatian Dunia

KIBLAT.NET, Depok – Pemerhati Timur Tengah, Dr Muhammad Luthfi mengatakan Palestina menjadi pusat perhatian dunia sejak masa sebelum Masehi.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan dunia begitu perhatian dengan Palestina, di antaranya,

“Pertama karena rasa kemanusiaan. Orang melihat kasihan dengan situasi Palestina yang berjuang keras melawan penjajahan Yahudi,” katanya saat berbicara dalam Seminar Internasional Dunia Islam bertajuk ‘Palestina Pasca Dikibarkan Bendera di PBB’ di Aula Terapung UI, Depok, Kamis (5/11).

Faktor kedua, lanjut Luthfi, adalah bangsa Yahudi menjadi pihak yang penting dalam konflik di Palestina.

“Yahudi pernah dibantai di Eropa, mereka kemudian berupaya membentuk negara sendiri. Ini yang membuat Yahudi menjadi perhatian dunia,” ujarnya.

Faktor ketiga, imbuh Lutfhi, Palestina merupakan wilayah yang strategis. Pergolakan di Palestina sendiri, terjadi sudah sejak lama.

Adapun faktor keempat, lanjutnya, adalah penguasaan Hamas atas Jalur Gaza.

“Karena Hamas masuk dalam aliran keras dan masuk daftar teroris. Kemudian menguasai Gaza, ini yang menarik perhatian dunia,” papar Ketua Prodi Kajian Timur Tengah UI Salemba itu.

Kendati demikian, kata Luthfi, saat ini perhatian dunia sedang berkurang terhadap Palestina. Hal itu disebabkan dua hal. Pertama, terjadi konflik internal di Palestina.

“Adanya perpecahan di Palestina, terjadi konflik antar faksi. Sehingga membuat kekuatan melemah,” bebernya.

Untuk mendapatkan perhatian dunia kembali, solusi utamanya yang harus dilakukan adalah membangun persatuan antar faksi di Palestina.

BACA JUGA  Pemerintah Sweeping Pamflet Habib Rizieq di Medsos

“Dan masing-masing kelompok mengedepankan kepentingan Palestina,” ucap Luthfi.

Seminar yang diinisiasi oleh Pusat Kajian Timur Tengah dan Islam UI itu, juga turut mengundang Dubes Palestina dan Dubes Yordania.

Reporter: Bilal

Editor: Rudy

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat