Dituduh Sebarkan Hasutan, Israel Tutup Stasiun Radio Palestina

KIBLAT.NET, Hebron – Pembantaian yang dilakukan oleh Israel terhadap warga Palestina tak hanya secara fisik. Pasukan zionis juga membungkam kebebasan bicara warga Palestina dengan menutup sebuah stasiun radio di Hebron, Tepi Barat.

Pasukan zionis menyerbu sebuah stasiun radio Manbar Al-Hurriyya dengan tuduhan telah menyebarkan hasutan. Pasukan pertahanan Israel (IDF) masuk ke kantor stasiun radio tersebut Selasa (03/10). Mereka menghancurkan isi kantor dan merampas semua peralatan penyiaran.

“Sekitar pukul 02:00 pasukan besar, sekitar 30 kendaraan militer mengepung gedung stasiun radio dan menyerang masuk. Mereka benar-benar menghancurkan peralatan stasiun dan merampas pemancar,” kata direktur stasiun radio Manbar Al-Hurriyya Ayman Qawasmeh.

“Kemudian mereka memberi kami sebuah perintah tertulis untuk berhenti bekerja selama enam bulan ke depan,” imbuhnya.

Pasukan zionis menuduh radio itu mendorong untuk melakukan serangan tusukan dan kerusuhan. Radio itu juga dituduh memberikan laporan palsu bahwa pasukan Israel mengeksekusi dan menculik warga Palestina, dengan tujuan memprovokasi kekerasan.

Pihak kemanan Israel menyatakan bahwa penutupan dan perampasan peralatan stasiun radio itu dilakukan dengan tujuan mencegah beroperasinya radio itu. “Untuk mencegah hasutan yang telah menyebabkan gejolak kekerasan di kawasan itu selama beberapa pekan terakhir,” kata pihak militer zionis.

Sebelumnya radio Manbar Al-Hurriyya telah diutup dua kali, pada tahun 2002 dan 2008. Menurut direktur Ayman Qawasmeh, Israel menuduh radio itu menyebarkan hasutan karena menyebut pemuda Palestina dibantai zionis.

BACA JUGA  Karena Foto Viralnya, Pria Ini Ditahan Israel

Sumber : rtnews

Penulis : Imam S.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat