Hekmatyar Menyangkal Hizb-i-Islami Mendukung ISIS

KIBLAT.NET – Masih ingat dengan Gulbuddin Hekmatyar? Di masa jihad Afghanistan era 80an melawan invasi negara superpower Uni Soviet, Hekmatyar termasuk salah satu “idola” para pemuda Islam yang bersemangat ingin ikut terlibat dalam kancah jihad tersebut. Ia memimpin faksi Hizb-i-Islami di masa perang dan hingga kini di “masa damai” masih eksis sebagai sebuah organisasi di tengah dinamika perjuangan jihad di Afghanistan yang secara mainstream saat ini di bawah kepemimpinan Imarah Islam Taliban.

Musim panas yang lalu, banyak laporan berseliweran di sejumlah media internasional dan Afghanistan bahwa Gulbuddin Hekmatyar, seorang pemimpin dinamis dari faksi Hizb-i-Islami yang terkadang juga disebut HIG (Hizb-i-Islami Gulbuddin) menyatakan dukungannya kepada Negara Islam Al-Baghdadi. Laporan-laporan tersebut berasal dari koran berita yang dirilis secara berkala yang konon didistribusikan oleh HIG berjudul “Sebuah strategi baru Hizb-i-Islami Afghanistan mengenai beberapa kelompok Afghan”.

Dalam tulisan itu dinyatakan bahwa jika di sana ada bentrokan/pertikaian antara Imarah Taliban dengan mereka yang bergabung dan mendukung militan Negara Islam, maka hal itu karena Taliban telah bersumpah sebagai musuh Hizb-i-Islami, (dan) karena para militan itu telah bergabung dengan Negara Islam (ISIS) yang menentang strategi Taliban, (dan) karena mereka tidak memerangi Hizb-i-Islami baik di masa lalu maupun masa sekarang dan di masa yang akan datang.

Seminggu setelahnya, pernyataan itu menjadi berita panas yang beredar. Seorang juru bicara HIG menyangkal bahwa kelompok mereka mendukung Negara Islam (ISIS) melawan Taliban.

Berbicara kepada Reuters, juru bicara itu mengatakan, “Tidak benar. Sama sekali kami tidak pernah mengeluarkan pernyataan semacam itu dalam mendukung ISIS di Afghanistan melawan Taliban”.

Meskipun juru bicara HIG menyangkal, tetapi banyak laporan yang secara kuat menduga bahwa HIG akan atau bahkan sudah bergabung dengan Negara Islam Al-Baghdadi.

Di awal bulan ini, Hekmatyar sempat membuat kontroversi terkait dengan status HIG tersebut. Tanggal 15 Oktober, koran “Syahadat” di Peshawar merilis wawancara oleh seorang juru bicara resmi HIG dengan Hekmatyar yang menyangkal adanya hubungan dengan Negara Islam (ISIS). Dalam wawancara tersebut, Hekmatyar secara langsung ditanya apakah HIG saat ini mendukung Negara Islam.

Pertanyaan: Media mengatakan bahwa Hizb-i-Islami mendukung Negara Islam. Apakah itu benar? Apakah ada kesatuan antara organisasi anda dengan Negara Islam (ISIS)? Sementara banyak negara-negara Muslim sangat keras menentang Negara Islam (ISIS), apa alasan anda untuk membenarkan langkah anda bergabung dengan Negara Islam (ISIS)?

Jawaban: Hizb-i-Islami tidak memiliki hubungan dengan Negara Islam (ISIS), tidak juga punya komitmen tertentu, dan tidak menyatakan dukungan apapun terhadap kelompok itu. Sudah barang tentu, Hisb-i-Islami telah menyatakan bahwa (fenomena) al-Qaidah dan ISIS merupakan reaksi alamiah terhadap segala agresi dan penjajahan di Palestina, Iraq, Suriah, dan negeri-negeri kaum Muslimin lainnya. Kemarin, reaksi alamiah tersebut berbentuk al-Qaidah, dan seperti hari ini berbentuk Negara Islam (ISIS). Seandainya kedua entitas tersebut pecah misalnya, akan kembali wujud dalam bentuk lain.

Tidak dikatakan secara tegas bahwa Hekmatyar tidak akan bergabung dengan Negara Islam (ISIS) di masa yang akan datang. Di masa lalu, ia (Hekmatyar) dinilai oportunis dan akan mendukung faksi jihadis mana saja yang ia anggap akan keluar sebagai pemenang.

Di sisi lain, secara jelas bisa dilihat bahwa Hizb-i-Islami (HIG) belum menyatakan bergabung dengan Negara Islam (ISIS), termasuk juga belum terlihat dari pihak ISIS mempublikasi adanya hubungan dengan mereka ataupun menyambut baik kedatangan HIG ke dalam barisan kelompok ISIS di Afghanistan yang disebut sebagai “propinsi Khurasan”. Pola-pola komunikasi publik semacam itu biasa mereka lakukan sebagaimana respon mereka kepada kelompok-kelompok lain yang bergabung di masa sebelumnya.

Penulis: Yasin Muslim

Sumber: TLWJ

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat