Mujahidin Asy-Syabab Rilis Foto Hasil Operasi Ambush Di Somalia Tengah

KIBLAT.NET, Somalia – Gerakan Syabab Mujahidin, kelompok jihadis cabang resmi Al-Qaidah di Somalia melalui situs resmi mereka, yaitu Syahadah, memposting foto-foto hasil amaliya atau operasi ambush mereka terhadap pasukan milisi pemerintah di bagian tengah Somalia. Ambush merupakan salah satu taktik favorit dalam perang gerilya untuk menyergap musuh, di mana musuh akan dijebak masuk ke “killing zone” untuk kemudian dihabisi.

Kelompok Syabab menyatakan bahwa enam anggota milisi pemerintah berhasil mereka tewaskan di pinggiran kota Eil Buur di propinsi Galgaduud, Somalia bagian tengah. Para jihadis itu kemudian menyampaikan alasan justifikasi aksi tersebut bahwa mereka menyergap pasukan milisi pemerintah karena para milisi itu meresahkan warga dengan melakukan penjarahan uang milik warga yang tinggal di pinggiran kota Eil Buur.

Terlihat dalam salah satu foto enam jenazah pasukan pemerintah yang tewas, termasuk foto-foto lain yang secara khusus men-display ghanimah hasil rampasan, di antaranya senapan serbu AK-47, sejumlah amunisi, dan peralatan lainnya. Belum jelas apakah mobil SUV bak terbuka itu termasuk barang ghanimah yang berhasil dirampas dari milisi.

poto

Kemenangan Beruntun

Dalam beberapa bulan terakhir, kelompok jihadis cabang Al-Qaidah ini berhasil menguasai sejumlah kota di Somalia. Menurut keterangan seorang pejabat pemerintah lokal, pada tanggal 18 September, Mujahidin Syabab berhasil mengambil alih kota Yaaqbariweyne. Serangan terhadap kota Yaaqbariweyne terjadi saat mujahidin Syabab sedang melakukan operasi serangan di sejumlah kota lainnya di Somalia selatan.

Tanggal 6 September, kelompok Syabaab mengatakan telah menguasai Buqda yang berada di daerah Hiran. Sehari berikutnya, Syabab menyerbu dan menguasai Kurtunwarey di daerah Shabelle bawah. Di hari yang sama, mujahidin Syabab dilaporkan bahwa pasukan mereka berhasil mengambil alih kota Muuro Gaabay yang berdekatan dengan ibukota Bakool.

Mengontrol Wilayah yang Luas

Mujahidin Syabab masih terus gigih dan eksis menjadi ancaman bagi pemerintah Somalia dan Uni Afrika meskipun mendapat tekanan di sejumlah kantong pertahanan mereka yang berada di wilayah perkotaan seperti di Kismayo, dan beberapa kota besar di bagian selatan dan tengah Somalia.

Hingga saat ini, Al-Syabab masih mengontrol wilayah pedalaman yang sangat luas di bagian selatan Somalia serta menggunakan wilayah tersebut sebagai basis untuk melancarkan serangan-serangan berskala besar ke seluruh negeri, termasuk yang menargetkan misi pasukan Uni Afrika. Mujahidin Syabaab juga terus meningkatkan tekanan melalui operasi-operasi militer mereka hingga menjangkau negara tetangga Kenya.

ISIS Gagal Ambil Alih Loyalitas

Di tengah tekanan kelompok Negara Islam (ISIS) yang terus berupaya untuk mengambil alih loyalitas para anggotanya, hanya sedikit personil kelompok Syabab ini yang akhirnya terpengaruh dan berbaiat kepada Al-Baghdadi. Sementara, jajaran pemimpin mereka dan mayoritas anggotanya masih tetap kukuh dengan sumpah setia mereka kepada Syeikh Aiman Az-Zawahiri.

Sumber: TLWJ

Penulis: Yasin Muslim

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat