... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sikap Aneh Amerika Terkait Insiden Kunduz Bukti Nyata Arogansi Paman Sam

Foto: Presiden Obama

KIBLAT.NET, Washington – Pentagon mulai melaporkan sejumlah temuan awal sebagai hasil investigasi internal mereka terkait insiden serangan udara militer Amerika terhadap rumah sakit MSF di Kunduz, bagian utara Afghanistan.

Serangan brutal yang terjadi di awal Oktober ini menewaskan 22 warga sipil, telah memicu seruan dari berbagai pihak untuk melakukan investigasi independen yang mengarah pada kemungkinan kejahatan perang.

Beberapa komentar Pentagon, sebagaimana dilaporkan CNN sebagian besar memiliki substansi yang sama dengan apa yang telah dilaporkan oleh MSF.

Di antaranya, bahwa rumah sakit itu sudah diketahui dan terdokumentasi oleh Pentagon, MSF sudah melakukan segala sesuatunya dengan benar saat menginformasikan kepada AS tentang lokasi fasilitas medis tersebut. Termasuk juga, sebagaimana yang mereka laporkan saat terjadi insiden, bahwa MSF langsung mengontak Pentagon segera setelah terjadi serangan yang pertama.

Keterangan Ambigu
Meskipun demikian, komentar-komentar Pentagon tersebut menyebabkan ketidakjelasan. Di satu sisi, Pentagon mengakui rumah sakit tersebut sebagai “area larangan” dan tidak boleh diserang dalam situasi apapun. Dan juga, mereka sudah menerima informasi sejak dini saat melakukan serangan.

Di sisi lain, mereka terus melanjutkan serangan selama durasi waktu tertentu. Untuk itu, para pejabat Pentagon hanya berujar, “Informasi tersebut sudah masuk ke sistem kami. Lebih dari itu, saya tidak bisa berkomentar kemana perginya.”

Kecurigaan Palsu Melegitimasi Serangan
Hal ini juga menambah tanda tanya mengenahi serangan itu sendiri, bahwa pasukan darat AS sebelumnya dilaporkan telah melakukan aksi pengawasan (mata-mata) terhadap rumah sakit itu karena mencurigai di dalamnya ada agen intel Pakistan.

BACA JUGA  Penembakan Terjadi di Pangkalan AS di Texas, FBI: Terkait Terorisme

Beberapa laporan bahkan mengutip pernyataan sejumlah pejabat yang mengklaim bahwa serangan tersebut “sah” karena ‘kemungkinan’ telah berhasil menewaskan agen intelijen tersebut. Faktanya, tidak ada satupun staf MSF yang berasal dari Pakistan, tidak juga para pasien yang ada di rumah sakit itu.

Jurus Pamungkas Kata ‘Mustahil’
Komentar-komentar hari ini membuat para pejabat AS mencoba menyangkal berbagai penjelasan yang ada dengan semua cara. Mereka ada yang mengatakan ‘mustahil’ untuk berfikir bahwa Amerika secara sengaja melakukan serangan terhadap fasilitas yang dilindungi meskipun mengetahui ada target di dalamnya.

Faktanya, Amerika tetap saja menyerang fasilitas yang ‘dilindungi’ itu, dan mengakui bahwa rumah sakit itu memang ‘dilindungi’, dan sejauh ini bahkan belum ada alasan yang cukup untuk menjelaskan dilancarkannya serangan tersebut.

Gunakan Teknik Operasi Informasi : Jadikan Misteri
Sebaliknya, para pejabat AS nampaknya memilih untuk menjadikan insiden Kunduz tersebut untuk sebisa mungkin tetap terselubung kabut misteri, dengan hanya memberikan bocoran seminimal mungkin sementara Gedung Putih secara terbuka menolak gagasan dilakukannya investigasi internasional. Mereka juga membatalkan “dakwaan” bahwa serangan yang menargetkan sebuah rumah sakit yang penuh dengan warga sipil itu merupakan tindak kejahatan perang.

Penyelidikan Internasional (Akhirnya) Terkunci
Bagi MSF, hingga saat ini mereka masih berupaya mendesak dilakukannya penyelidikan (internasional), meskipun pada pekan yang lalu sebuah tank Amerika merusak “kemungkinan” upaya tersebut dengan memasuki area rumah sakit yang saat ini sudah ditutup. Hal itu menyebabkan kerusakan serius serta menghancurkan bukti-bukti penting yang terdapat pada fasilitas rumah sakit. Dan prospek untuk melakukan investigasi yang “sah” dan transparan nampaknya masih jauh.
Penulis: Yasin Muslim
Sumber: Antiwar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

MUI: Sikap Jokowi Dukung Kemerdekaan Palestina Hendaknya Kongkrit

KIBLAT.NET, Jakarta – Setelah mencermati perkembangan situasi di Masjid Al-Aqsa, Jalur Gaza dan wilayah pendudukan...

Rabu, 21/10/2015 14:58 0

Indonesia

MUI Pusat Desak Israel Cabut Pembatasan Kompleks Masjid Al-Aqsa

KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mendesak pemerintah Israel segera mencabut pembatasan dan...

Rabu, 21/10/2015 14:39 0

Indonesia

Jatuhkan Rezim Melalui Sidang Istimewa, Sri Bintang: MPR Simbol Daulat Rakyat

KIBLAT.NET, Jakarta – Aktivis Pergerakan, Sri bintang Pamungkas menilai satu tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla...

Rabu, 21/10/2015 10:52 0

Indonesia

Tulis Disertasi Soal Jihad, Ustaz Anung Al-Hamad Raih Gelar Doktor

KIBLAT.NET, Bogor – Direktur Forum Studi Sekte-sekte Islam (FS3I), Ustaz Anung Al-Hamad Lc. M.Pd.I pada Selasa,...

Rabu, 21/10/2015 10:17 0

Artikel

Asal-Usul Istilah Undung-undung dan Merebaknya Gereja Liar di Aceh Singkil

KIBLAT.NET, Singkil – Saat menginjak di bumi Aceh Singkil, seringkali kita mendengar istilah undung-undung ketika...

Rabu, 21/10/2015 10:00 2

Indonesia

Bupati Singkil: Demi Kedamaian Aceh, Jangan Bangun Gereja Sembarangan

KIBLAT.NET, Singkil – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil pada Selasa (20/10) kembali mengeksekusi dua rumah ibadah...

Rabu, 21/10/2015 09:39 8

Tarbiyah Jihadiyah

Jangan Lupa, Jihad Masih Butuh Harta Benda

KIBLAT.NET – Lintasan sejarah telah membuktikan bahwa Islam mencapai masa keemasan di zamannya. Puncak kejayaan...

Selasa, 20/10/2015 23:00 0

Indonesia

Di Hadapan Demonstran, Fahri Hamzah Minta Turunkan Jokowi-JK Melalui Proses Demokrasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Meski sempat diwarnai kericuhan antara massa aksi unjuk rasa dari Aliansi Tarik...

Selasa, 20/10/2015 19:09 0

Indonesia

Alhamdulillah, Sejumlah Asatizah Dibebaskan Bersamaan dari LP Cipinang

KIBLAT.NET, Jakarta – Hari ini, (20/10) sejumlah asatizah yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang dibebaskan....

Selasa, 20/10/2015 17:41 0

Indonesia

Demo Mahasiswa Turunkan Jokowi-JK Diwarnai Aksi Bakar Ban

KIBLAT.NET, Jakarta – Aksi demonstrasi Aliansi Turunkan Mandat (ATM) di depan gerbang gedung DPR/MPR-RI, Senayan...

Selasa, 20/10/2015 17:00 0

Close