... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

PM Petahana Kalah, Kanada Akan Tarik Jet Tempurnya dari Koalisi Perang Melawan ISIS

Foto: Prime Minister Stephen Harper pauses while announcing the Conservative government is providing courts with new powers to lock up people found not criminally responsible for their crimes due to mental problems, in Burnaby, B.C., on Friday, February 8, 2013. THE CANADIAN PRESS/Darryl Dyck

KIBLAT.NET, Montreal – Menyambut kemenangannya dalam pemilu perdana menteri Kanada, Perdana Menteri terpilih Justin Trudeau mengkonfirmasi telah berbicara dengan Presiden AS Barack Obama.

Dalam pembicaraan tersebut Trudeau menyampaikan kepada Obama bahwa ia akan memenuhi janjinya saat kampanye untuk menarik jet-jet tempur Kanada dari koalisi pimpinan Amerika dalam perang melawan kelompok Daesh atau ISIS.

Sebelumnya Kanada berkomitmen mengirim sejumlah jet tempur CF-18 untuk ambil bagian dalam perang melawan ISIS hingga bulan Maret 2016. Sementara belum ada kepastian mengenahi tanggal penarikan tersebut, namun disarankan sebelum batas akhir bulan Maret 2016.

CF-18 merupakan varian jet tempur F-18 Hornet produksi McDonald Douglas asal Amerika yang pengkodeannya disesuaikan dengan sistem pengkodean asal pabrikannya. Tidak seperti langkah yang akan diambil terkait skuadron tempurnya, Trudeau akan tetap membiarkan para personel militer Kanada melanjutkan misi pelatihan terhadap pasukan Iraq, namun bukan untuk terlibat dalam pertempuran secara langsung.

Justin Trudeau yang berasal dari Partai Liberal menjadikan rencana untuk mengakhiri keterlibatan militer Kanada dalam misi perang melawan ISIS sebagai primadona kampanye partainya. Lawan politik mereka, yaitu Partai Konservatif dalam kampanyenya sangat menentang keras isu atau kebijakan ini, termasuk menggunakan video di antaranya berisi klip propaganda ISIS yang sengaja ditampilkan di tengah-tengah komentar Trudeau.

Para analis politik melihat pemilu Kanada kali ini sebagai semacam wadah yang sangat besar dalam referendum mengenahi kebijakan luar negeri Kanada. Perdana Menteri incumbent, Stephen Harper mewakili kebijakan luar negeri yang cenderung agresif yang ingin ambil bagian dalam “petualangan” koalisi internasional pimpinan AS, sementara Trudeau mempromosikan kebijakan yang sebaliknya dengan lebih memfokuskan pada isu-isu kemanusiaan.

BACA JUGA  Epidemi Corona Paksa Prancis Tarik Pasukan dari Irak

Insiden yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir di mana jet-jet tempur Kanada dituding telah menewaskan puluhan warga sipil di Iraq, yang kemudian oleh menteri pertahanan mencoba menutup-nutupi insiden tersebut, nampaknya menjadi latar belakang meningkatnya penentangan rakyat Kanada terhadap perang pimpinan Amerika itu.

Trudeau nampaknya ingin membuktikan bahwa janji-janji kampanye yang ia buat bukan sekedar janji kosong, akan tetapi merupakan pernyataan yang jujur mengenahi kebijakan luar negerinya.

 

Penulis: Yasin Muslim
Sumber: Antiwar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tolak Kegiatan Sekte Syiah, MUI Bogor Beserta Ormas Minta Pengamanan Aparat

KIBLAT.NET, Bogor – Sejumlah tokoh dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor serta ormas Islam...

Rabu, 21/10/2015 17:58 0

Wilayah Lain

Persiapan Hadapi Rusia, NATO Gelar Simulasi Perang di Laut Mediterania

KIBLAT.NET, Mediterania – NATO pada hari Senin (19/10) kemarin menggelar latihan militer terbesar dalam kurun...

Rabu, 21/10/2015 17:50 0

Indonesia

MUI Desak Israel Batalkan Kebijakan Izinkan Yahudi Masuki Al-Aqsha

KIBLAT.NET, Jakarta – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terus mencermati perkembangan terkini konflik Palestina-Israel...

Rabu, 21/10/2015 16:32 0

Indonesia

Pagi Ini, Ustazah Lutfiah Sungkar Tutup Usia

KIBLAT.NET, Jakarta – Dai muslimah yang kerap tampil mengisi acara Islami di televisi, Hj Lutfiah Sungkar...

Rabu, 21/10/2015 16:26 0

Info Event

Hadirilah!! Deklarasi Aliansi Nasional Anti Syiah DKI Jakarta di Masjid Al-Barkah

KIBLAT.NET – Hadirilah Deklarasi Aliansi Nasional Anti Syiah DKI Jakarta sekaligus Majelis Taklim Asy-Syafiiyah yang...

Rabu, 21/10/2015 16:06 0

Amerika

Sikap Aneh Amerika Terkait Insiden Kunduz Bukti Nyata Arogansi Paman Sam

KIBLAT.NET, Washington – Pentagon mulai melaporkan sejumlah temuan awal sebagai hasil investigasi internal mereka terkait...

Rabu, 21/10/2015 15:25 0

Indonesia

MUI: Sikap Jokowi Dukung Kemerdekaan Palestina Hendaknya Kongkrit

KIBLAT.NET, Jakarta – Setelah mencermati perkembangan situasi di Masjid Al-Aqsa, Jalur Gaza dan wilayah pendudukan...

Rabu, 21/10/2015 14:58 0

Rusia

Assad Pergi ke Moskow: Terimakasih Putin

KIBLAT.NET, Moskow – Secara mengejutkan, pemimpin rezim Nushairiyah di Suriah, Bashar Assad pada Selasa malam...

Rabu, 21/10/2015 14:44 0

Indonesia

MUI Pusat Desak Israel Cabut Pembatasan Kompleks Masjid Al-Aqsa

KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mendesak pemerintah Israel segera mencabut pembatasan dan...

Rabu, 21/10/2015 14:39 0

Suriah

Ini Nama-nama Jenderal Iran yang Tewas di Suriah

KIBLAT.NET, Dubai – Pemerintah Syiah Iran beberapa waktu terakhir mengakui sejumlah jenderalnya tewas di Suriah...

Rabu, 21/10/2015 14:25 0

Close