... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Persiapan Hadapi Rusia, NATO Gelar Simulasi Perang di Laut Mediterania

KIBLAT.NET, Mediterania – NATO pada hari Senin (19/10) kemarin menggelar latihan militer terbesar dalam kurun waktu lebih dari 13 tahun terakhir dengan melibatkan 36.000 pasukan di Laut Mediterania.

Dalam latihan tersebut NATO melakukan simulasi perang di area luas yang membentang dari Sisilia hingga Spanyol dan Portugal melawan kekuatan superpower utama Eropa yang berusaha menginvasi negara-negara di kawasan itu.

Penggunaan istilah superpower tersebut oleh sejumlah pejabat ditegaskan bahwa secara jelas maksudnya sama sekali bukan Rusia.

Latihan militer itu direncanakan berlangsung sampai dengan tanggal 6 November mendatang, dan akan fokus memberikan dukungan kepada pasukan “pelopor” yang rencananya akan ditempatkan NATO di sepanjang perbatasan dengan Rusia untuk menahan invasi negara Beruang Merah itu ke Eropa Timur.

Berbagai prediksi tentang kemungkinan invasi Rusia itu mengemuka di negara-negara anggota NATO dalam beberapa tahun terakhir ini. Hal tersebut menjadi justifikasi meningkatnya anggaran militer secara signifikan dan pengerahan pasukan ke negara-negara yang sebetulnya “adem ayem” di Eropa Timur.

Latihan gabungan NATO tersebut juga akan melibatkan jenis “perang hibrida” dan akan memberikan tantangan kepada para perwira militer untuk melakukan “perang propaganda” melalui internet dengan menggunakan rekayasa gambar dan intelijen fiktif/palsu. Hal itu diklaim sebagai hasil dari pelajaran dan pengalaman selama 14 tahun lebih pendudukan NATO di Afghanistan.

Tujuh negara non-anggota NATO juga ikut berpartisipasi dalam latihan militer tersebut, di antaranya yang penting untuk dicatat adalah Ukraina yang saat ini terlibat konflik politik dan militer dengan Rusia terkait isu Krimea.

BACA JUGA  Empat Tentara NATO di Afghanistan Positif Covid-19

Ukraina sendiri memprediksi kemungkinan akan terlibat perang global berskala luas dengan Rusia, untuk itu negara pecahan bekas Uni Soviet itu berambisi untuk bergabung dengan aliansi militer negara-negara Eropa Barat dan Amerika.

 

Penulis: Yasin Muslim
Sumber: Antiwar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

MUI Desak Israel Batalkan Kebijakan Izinkan Yahudi Masuki Al-Aqsha

KIBLAT.NET, Jakarta – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terus mencermati perkembangan terkini konflik Palestina-Israel...

Rabu, 21/10/2015 16:32 0

Indonesia

Pagi Ini, Ustazah Lutfiah Sungkar Tutup Usia

KIBLAT.NET, Jakarta – Dai muslimah yang kerap tampil mengisi acara Islami di televisi, Hj Lutfiah Sungkar...

Rabu, 21/10/2015 16:26 0

Info Event

Hadirilah!! Deklarasi Aliansi Nasional Anti Syiah DKI Jakarta di Masjid Al-Barkah

KIBLAT.NET – Hadirilah Deklarasi Aliansi Nasional Anti Syiah DKI Jakarta sekaligus Majelis Taklim Asy-Syafiiyah yang...

Rabu, 21/10/2015 16:06 0

Amerika

Sikap Aneh Amerika Terkait Insiden Kunduz Bukti Nyata Arogansi Paman Sam

KIBLAT.NET, Washington – Pentagon mulai melaporkan sejumlah temuan awal sebagai hasil investigasi internal mereka terkait...

Rabu, 21/10/2015 15:25 0

Indonesia

MUI: Sikap Jokowi Dukung Kemerdekaan Palestina Hendaknya Kongkrit

KIBLAT.NET, Jakarta – Setelah mencermati perkembangan situasi di Masjid Al-Aqsa, Jalur Gaza dan wilayah pendudukan...

Rabu, 21/10/2015 14:58 0

Rusia

Assad Pergi ke Moskow: Terimakasih Putin

KIBLAT.NET, Moskow – Secara mengejutkan, pemimpin rezim Nushairiyah di Suriah, Bashar Assad pada Selasa malam...

Rabu, 21/10/2015 14:44 0

Indonesia

MUI Pusat Desak Israel Cabut Pembatasan Kompleks Masjid Al-Aqsa

KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mendesak pemerintah Israel segera mencabut pembatasan dan...

Rabu, 21/10/2015 14:39 0

Suriah

Ini Nama-nama Jenderal Iran yang Tewas di Suriah

KIBLAT.NET, Dubai – Pemerintah Syiah Iran beberapa waktu terakhir mengakui sejumlah jenderalnya tewas di Suriah...

Rabu, 21/10/2015 14:25 0

Palestina

Menteri Israel: Bunuh Warga Palestina dan Hancurkan Rumah Mereka!

KIBLAT.NET, Yerussalem – Menteri Pendidikan Israel, Naftali Bennet menyeru kepada pemerintah Israel untuk tegas menghalau...

Rabu, 21/10/2015 13:05 0

Iran

Iran Kuburkan Komandannya yang Baru Tewas di Suriah

KIBLAT.NET, Teheran – Iran kembali menggelar upacara penguburan komandan paramiliternya yang tewas di Suriah baru-baru...

Rabu, 21/10/2015 12:39 0

Close