... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Perancis Dorong Tim Pengawas Internasional Dikerahkan ke Masjid Al-Aqsa

Foto: Francois Delattre

KIBLAT.NET, Paris – Harian Le Figaro melaporkan sejumlah diplomat Perancis telah menegaskan bahwa Perancis saat ini sedang mendesak dipublikasikannya pernyataan presidensial atas nama DK PBB.

Pernyataan itu  menyerukan agar dikerahkannya para pengamat internasional ke situs-situs suci di Yerussalem, terutama Temple Mount (Haram as-Syarif), yaitu lokasi Masjidil Aqsa, untuk memastikan status quo area tersebut pasca meningkatnya aksi kekerasan baru-baru ini.

Pernyataan presidensial sering dipublikasikan ketika Dewan Keamanan PBB gagal mencapai konsensus ataupun gagal disahkan menjadi sebuah resolusi yang mengikat akibat diveto oleh negara-negara anggota tetap DK.

Duta Besar Perancis untuk PBB François Delattre mengatakan pada hari Selasa (13/10) pekan lalu bahwa Perancis telah menyiapkan sebuah draft pernyataan presidensial terkait kebutuhan untuk memelihara status quo Al-Aqsa selama pertemuan Dewan Keamanan yang membicarakan mengenahi isu kekerasan yang eskalasif di Yerussalem.

Meski demikian, ia tidak menyinggung kemungkinan pengiriman para pengamat internasional ke lokasi tersebut.
Pernyataan presidensial bukan merupakan sebuah resolusi Dewan Keamanan PBB yang bersifat mengikat, tetapi hanya sebagai pernyataan personal. Diperlukan persetujuan dari kelima belas anggota DK PBB supaya sebuah pernyataan presidensial itu bisa dipublikasi. Hingga kini masih belum diketahui apakah Perancis sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk menerima konsensus semacam itu.

Pada Jumat (16/10) yang lalu, duta besar baru Israel untuk PBB Danny Danon mengatakan Israel menolak setiap keterlibatan internasional maupun pengamat internasional di lokasi Al-Aqsa sejak Israel melakukan pelanggaran terhadap status quo.

BACA JUGA  Epidemi Corona Paksa Prancis Tarik Pasukan dari Irak

Dilihat dari posisi Israel, sulit memahami bagaimana AS akan memberikan dukungan terhadap seruan dikerahkannya para pengamat internasional di Temple Mount, meskipun itu hanya berupa langkah deklaratif.

Pada Rabu (14/10) duta besar Palestina untuk PBB Riyad Mansour menyerukan Dewan Keamanan supaya menyetujui resolusi yang menjamin keselamatan dan perlindungan terhadap rakyat Palestina dan juga situs-situs suci Islam di Yerussalem.

Hal tersebut serupa dengan Resolusi 904 yang diadopsi setelah terjadinya pembantaian massal di Masjid Ibrahimi pada tahun 1994 oleh seorang ekstrimis Yahudi. Resolusi 904 tersebut menjadi dasar dikerahkannya para pengamat internasional ke wilayah Hebron.

Manuver kebijakan Perancis di Dewan Keamanan PBB ini merupakan langkah terbaru negara tersebut dalam beberapa bulan terakhir terkait dengan konflik Palestina – Israel.

Perancis telah mencoba mempromosikan sebuah draft resolusi DK PBB yang menetapkan prinsip-prinsip penyelesaian konflik di Palestina, namun gagal memperoleh dukungan dunia internasional. Pada minggu lalu, Menteri Luar Negeri Perancis Laurent Fabius mengatakan bahwa Perancis sedang mempertimbangkan pengenalan draft resolusi Dewan Keamanan yang menentang pembangunan perumahan bagi pemukim Israel.

 

Penulis: Yasin Muslim
Sumber: Middle East Monitor

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Alhamdulillah, Sejumlah Asatizah Dibebaskan Bersamaan dari LP Cipinang

KIBLAT.NET, Jakarta – Hari ini, (20/10) sejumlah asatizah yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang dibebaskan....

Selasa, 20/10/2015 17:41 0

Indonesia

Demo Mahasiswa Turunkan Jokowi-JK Diwarnai Aksi Bakar Ban

KIBLAT.NET, Jakarta – Aksi demonstrasi Aliansi Turunkan Mandat (ATM) di depan gerbang gedung DPR/MPR-RI, Senayan...

Selasa, 20/10/2015 17:00 0

Indonesia

Ormas Islam Bubarkan Ritual Syiah Imigran Afghan di Yogyakarta

KIBLAT.NET, Yogyakarta – Sejumlah massa dari berbagai Ormas Islam Yogyakarta menyambangi Gedung Pemuda Ambarbinangun pada...

Selasa, 20/10/2015 16:08 0

Indonesia

Gelar Aksi di Depan DPR, Ratusan Massa Tuntut Jokowi-JK Turun

KIBLAT.NET, Jakarta -Ratusan massa aksi dari Aliansi Tarik Mandat (ATM) berunjuk rasa di gedung DPR/MPR...

Selasa, 20/10/2015 15:26 0

Indonesia

Gerakan Cuci Hidung Digalakkan di Wilayah Bencana Asap

KIBLAT.NET, JAMBI – Saat suara kita tak didengar lagi maka jangan berhenti untuk menyuarakannya. Berbuat...

Selasa, 20/10/2015 12:22 0

Indonesia

Hubungan Muslim-Kristen di Singkil Baik Saja, Tapi Gereja Liar Persoalan Klasik

KIBLAT.NET, Singkil – Berbeda dengan pemberitaan sejumlah media nasional, ternyata tak semua warga Kristiani mengungsi...

Selasa, 20/10/2015 12:07 0

Indonesia

Penuhi Tuntutan Warga, Tiga Gereja di Aceh Singkil Sudah Dirobohkan

KIBLAT.NET, Singkil – Sejak Ahad (18/10) malam, pihak kepolisian terlihat berjaga-jaga dalam rangka penertiban rumah...

Selasa, 20/10/2015 11:46 0

Artikel

Investigasi Tragedi Kunduz dan Penarikan Pasukan Amerika dari Afghanistan

KIBLAT.NET – Pada tanggal 3 Oktober 2015 lalu, sebuah serangan udara AS menghancurkan rumah sakit...

Senin, 19/10/2015 13:53 0

Indonesia

Tampung Ribuan Pengungsi Iraq dan Suriah, Turki Terima Penghargaan Kemanusiaan

KIBLAT.NET, Ankara – Turki pada Sabtu, (17/10) menerima penghargaan dari organisasi terbesar hak-hak sipil Muslim dan...

Senin, 19/10/2015 13:00 0

Indonesia

Pelaku Penembakan Muslim di Aceh Singkil Bisa Dijerat UU Anti Terorisme

KIBLAT.NET, Singkil – Aparat penegak hukum bisa menjerat pelaku penembakan dari pihak Kristen, bukan hanya...

Senin, 19/10/2015 11:21 0

Close