... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Jangan Lupa, Jihad Masih Butuh Harta Benda

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET – Lintasan sejarah telah membuktikan bahwa Islam mencapai masa keemasan di zamannya. Puncak kejayaan itu tentu ditempa dari perjuangan berat dan melelahkan. Selain itu, modal yang tidak sedikit terus diupayakan untuk mencapai kemuliaan. Baik modal keimanan, kesabaran, keikhlasan dan materi.

Ya, materi adalah salah satu modal penting dalam perjuangan. Jihad dan perjuangan tidak akan berjalan tanpa adanya materi yang menyokongnya. Teladan-teladan mulia dari para salaf tentang pentingnya membelanjakan harta di jalan Allah banyak bertebaran. Mereka menyokong jihad dengan jiwa dan materi yang dipunyai, meniatkan hanya untuk mengharap ridha Allah semata.

Sebut saja sahabat Utsman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, Abu Bakar Ash-Shiddiq dan para sahabat lainnya yang diamanahi harta yang banyak. Mereka tidak pernah berpikir dua kali jika ingin menginfakkan hartanya. Sungguh, jawaban mengagumkan diucapkan Abu Bakar RA ketika Rasulullah SAW menawarinya berinfak. Seluruh hartanya yang berjumlah 40.000 dirham diperuntukkan untuk Jaisyul ‘Usrah pada Perang Tabuk.

Nabi SAW bertanya, “Apa yang kamu tinggalkan untuk keluargamu, wahai Abu Bakar?”

“Aku telah meninggalkan bagi keluargaku sesuatu yang lebih baik dari dunia dan seisinya,” jawab Abu Bakar.

“Apa itu?” Nabi kembali bertanya.

“Allah dan Rasul-Nya.” tegas Abu Bakar dengan keyakinan penuh harap ridha Allah.

Selain kisah hikmah kedermawanan sahabat Abu Bakar, masih banyak lagi episode-episode kisah para salaf yang akan menggetarkan jiwa jika kita membaca dan merenunginya.

Berjihad dengan Harta

Syaikh Abdullah Al-Adam telah menuliskan, umat Islam yang tidak mampu secara fisik berangkat berjihad, Allah SWT memberi udzur kepada mereka. Meski demikian, Allah SWT tidak memberi udzur kepada para ashabul mal (para pemilik harta) untuk menyalurkan harta mereka di dalam jihad. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAWyang diriwayatkan Imam Abu Dawud, Ad-Darami, Ahmad, Baihaqi dan Hakim.

جاهدوا المشركين بأيديكم وألسنتكم وأموالكم

“Berjihadlah kalian melawan orang-orang musyrik dengan tangan, lisan dan harta.”

Imam Ash-Shan’ani dalam Subulus Salam berkata bahwa hadits ini adalah dalil wajib untuk segera berjihad dengan jiwa raga melawan orang kafir. Selain itu, juga berjihad dengan harta yang merupakan penopang perjuangan dan persenjataan serta kebutuhan-kebutuhan lainnya. Inilah maksud dari ayat Al-Qur’an { جاهدوا بأموالكم وأنفسكم }.

BACA JUGA  Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Beribadah di Rumah

Allah SWT pun mengancam orang-orang yang menahan hartanya dari beinfaq di jalan Allah dalam ayat-Nya,

وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ وَأَحْسِنُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (Al-Baqarah: 195)

Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan, “Kesimpulan dari makna ayat ini ialah perintah untuk membelanjakan harta di jalan Allah, bertaqarrub (mendekatkan diri kepada Allah) dan taat kepada-Nya. Khususnya membelanjakan harta untuk memerangi musuh, kemudian mengalokasikannya untuk sarana dan bekal yang memperkuat kaum muslimin menghadapi musuh-musuhnya. Melalui ayat ini Allah memberitahukan kepada mereka bahwa jika hal ini ditinggalkan, maka akan berakibat kehancuran dan kebinasaan bagi orang yang tidak mau membelanjakan hartanya untuk tujuan tersebut. Kemudian di-‘ataf-kan kepada perintah berbuat baik, yang mana hal ini merupakan amal ketaatan yang paling tinggi. Untuk itu Allah berfirman,

وَأَحْسِنُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“Dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (Al-Baqarah : 195)

Syaikh Abdullah Al-Adam juga mengatakan bahwa hal ini merupakan landasan yang kuat akan kewajiban seorang muslim yang diberi amanah harta untuk tidak bakhil menginfakkannya kepada jihad dan mujahidin. Hal ini pulalah amalan yang baik untuk dunia dan akhirat.

Jihad Harta Masih Terus Dibutuhkan

Genderang perang telah lama tertabuh di belahan bumi umat Islam. Medan-medan jihad telah terbuka dan kaum muslimin berduyun-duyun menyambutnya. Front-front yang sedemikian banyaknya tentu membutuhkan dana yang besar. Sebut saja bumi Islam yang tidak berhenti bergolak; Palestina yang terus berduka, Suriah yang masih terluka, serta wilayah-wilayah lain yang masih membutuhkan uluran tangan para muhsinin.

BACA JUGA  Hukum Keluar dari Daerah yang Terkena Wabah COVID-19

Dari bumi jihad Syam, Syaikh Abu Muhammad Al-Jaulani menghimbau kepada seluruh kaum muslimin untuk berpartisipasi dalam jihad, khususnya jihad Syam yang terus bergolak. Syaikh Al-Jaulani menghimbau untuk mengerahkan semua potensi yang ada, baik jiwa, raga, harta atau lainnya untuk menyokong jihad fi sabilillah.

“Oleh karena itu wajib bagi siapapun yang mampu berperang dari kalangan pemuda dan laki-laki untuk bergerak membantu negeri mereka dan penduduk mereka, hendaklah orang-orang yang memiliki harta untuk menyokong mujahid Syam dengan harta mereka, hendaklah para ulama, penulis, wartawan, jurnalis dan orang-orang yang berpengalaman di berbagai disiplin ilmu untuk mengerahkan seluruh kemampuan mereka untuk memperkuat mujahidin di tanah Syam. Dan jangan sampai keberadaan penguasa mereka yang zalim dan thaghut menjadi penghalang buat mereka untuk membantu mujahidin Syam. ”

Maka, para ashabul mal terus diharapkan untuk menginfakkan hartanya di jalan yang mulia ini. Koalisi Syiah-Komunis telah terang-terangan memerangi umat Islam di bumi Syam. Mereka mengerahkan tenaga, harta dan pikiran untuk menghancurkan saudara kita di sana. Apakah kita akan diam saja?

Tak hanya di bumi Syam, umat Islam di belahan bumi lainnya juga masih tertindas dan teraniaya. Untuk itu, tugas seorang Muslim terhadap saudaranya adalah tidak berhenti memberikan berbagai bentuk sokongan kepada mereka. Jika terkendala transportasi untuk membantu dengan jiwa raga, infaq berbentuk harta dapat menjadi satu hal yang penting bagi mereka. Perlu diingan kembali, masa keemasan Islam tidak akan kembali kecuali dengan pengorbanan jiwa, raga, harta serta doa dari kaum muslimin seluruhnya. Wallahu a’lam bish shawab.

Penulis: Dhani El_Ashim

Editor: Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Di Hadapan Demonstran, Fahri Hamzah Minta Turunkan Jokowi-JK Melalui Proses Demokrasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Meski sempat diwarnai kericuhan antara massa aksi unjuk rasa dari Aliansi Tarik...

Selasa, 20/10/2015 19:09 0

Prancis

Perancis Dorong Tim Pengawas Internasional Dikerahkan ke Masjid Al-Aqsa

KIBLAT.NET, Paris – Harian Le Figaro melaporkan sejumlah diplomat Perancis telah menegaskan bahwa Perancis saat ini sedang mendesak...

Selasa, 20/10/2015 18:01 0

Indonesia

Alhamdulillah, Sejumlah Asatizah Dibebaskan Bersamaan dari LP Cipinang

KIBLAT.NET, Jakarta – Hari ini, (20/10) sejumlah asatizah yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang dibebaskan....

Selasa, 20/10/2015 17:41 0

Indonesia

Demo Mahasiswa Turunkan Jokowi-JK Diwarnai Aksi Bakar Ban

KIBLAT.NET, Jakarta – Aksi demonstrasi Aliansi Turunkan Mandat (ATM) di depan gerbang gedung DPR/MPR-RI, Senayan...

Selasa, 20/10/2015 17:00 0

Indonesia

Ormas Islam Bubarkan Ritual Syiah Imigran Afghan di Yogyakarta

KIBLAT.NET, Yogyakarta – Sejumlah massa dari berbagai Ormas Islam Yogyakarta menyambangi Gedung Pemuda Ambarbinangun pada...

Selasa, 20/10/2015 16:08 0

Indonesia

Gelar Aksi di Depan DPR, Ratusan Massa Tuntut Jokowi-JK Turun

KIBLAT.NET, Jakarta -Ratusan massa aksi dari Aliansi Tarik Mandat (ATM) berunjuk rasa di gedung DPR/MPR...

Selasa, 20/10/2015 15:26 0

Indonesia

Gerakan Cuci Hidung Digalakkan di Wilayah Bencana Asap

KIBLAT.NET, JAMBI – Saat suara kita tak didengar lagi maka jangan berhenti untuk menyuarakannya. Berbuat...

Selasa, 20/10/2015 12:22 0

Amerika

Remaja SMA di AS Mengaku Bobol Email Pribadi Direktur CIA

KIBLAT.NET, Amerika – Seorang remaja di Amerika Serikat mengatakan telah membobol email pribadi Direktur CIA,...

Selasa, 20/10/2015 12:10 0

Indonesia

Hubungan Muslim-Kristen di Singkil Baik Saja, Tapi Gereja Liar Persoalan Klasik

KIBLAT.NET, Singkil – Berbeda dengan pemberitaan sejumlah media nasional, ternyata tak semua warga Kristiani mengungsi...

Selasa, 20/10/2015 12:07 0

Indonesia

Penuhi Tuntutan Warga, Tiga Gereja di Aceh Singkil Sudah Dirobohkan

KIBLAT.NET, Singkil – Sejak Ahad (18/10) malam, pihak kepolisian terlihat berjaga-jaga dalam rangka penertiban rumah...

Selasa, 20/10/2015 11:46 0

Close