... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kivlan Zen: Rekonsiliasi Alamiah Bisa Diberikan untuk Eks-PKI Golongan C

Foto: Kivlan Zein

KIBLAT.NET, Jakarta – Mayjen (Purn) TNI Kivlan Zen menegaskan rekonsiliasi secara alamiah bisa diberikan kepada eks tahanan politik PKI Golongan C dan keluarganya.

“Dengan rekonsiliasi alamiah ini, mereka diberi kesempatan berperan dalam kehidupan publik, baik swasta maupun pemerintahan atau birokrasi,” katanya saat berbicara dalam Pengajian Reboan di Aula Menara Da’wah Jakarta, Rabu (30/9).

Namun, lanjut mantan Kepala Staf Kostrad itu, rekonsiliasi alamiah tetap tertutup untuk eks-tapol PKI Golongan A dan B. Bahkan, katanya, kelompok ini harus diwaspadai sehubungan dengan semakin kuatnya indikasi kebangkitan komunisme di Indonesia.

“Hadirin tahu markas pusat PKI sekarang ini? Itu tuh, di samping hotel di Jalan Kramat Raya yang banyak tumbuh-tumbuhannya,” kata Kivlan menunjuk kantor sebuah organisasi politik.

Ia mengungkapkan, gerakan berpaham komunis tersebut sempat menggelar Konggres Nasional VIII di hotel itu pada 24-26 Maret lalu. Organisasi itu, sebut Kivlan sambil menunjukkan buku saku bersampul merah tentang AD/ART Partai Rakyat Demokratik, dipimpin Agus Jabo sebagai Ketua Umum dan Dominggus Oktavianus sebagai Sekretaris Jenderal.

Dalam pengajian rutin yang digelar Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia tersebut, Kivlan juga menyerukan perlawanan terhadap upaya mencabut TAP MPRS No 25 tahun 1966 dan UU No 27 tahun 1999.

‘’Jika landasan hukum pelarangan PKI ini dicabut, maka akan terjadi lagi konflik horizontal dan kekacauan sosial politik maupun ekonomi,’’ tandasnya.

BACA JUGA  Penusukan Syekh Jaber, Menag Minta Masyarakat Tetap Tenang

Kivlan Zen memperingatkan agar Presiden Jokowi tidak gegabah membuat dan menerbitkan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) jilid dua.

Ia mensinyalir, KKR 2 ini hendak menyelundupkan UU KKR Jilid 1 yang sudah dibatakan Mahkamah Konstitusi pada 2006. Konon, KKR 2 akan diloloskan melalui Perpres dan Keppres yang tidak memerlukan persetujuan DPR.
Jika KKR jilid 2 dilegalkan, maka konsekuensinya eks PKI dan pengikutnya merasa tidak bersalah. Sehingga, semakin deras tuntutan agar PKI direhabilitasi dan dihidupkan kembali.

Dampak selanjutnya, TAP MPRS No 25/1966 dan UU No 27/1999 dituntut untuk dibatalkan oleh MK. Bahkan tanpa pembatalan terhadap keduanya pun, eks dan pendukung PKI akan leluasa mendirikan dan memproklamasikan komunisme gaya baru yang bisa langsung disahkan Menkumham.

Dampak yang sangat berbahaya adalah gelombang balas dendam PKI yang akan menyulut kekacauan nasional.
Pada kesempatan yang sama, Kivlan Zen menyatakan bahwa rekonsiliasi justru harus diterapkan pada kasus Tanjung Priok, Talangsari, Trisakti, Semanggi I dan II, Petrus (penembakan misterius), dan peristiwa kekerasan di Wasior. Menurutnya, kasus-kasus ini berbeda dengan kasus-kasus gerakan PKI dan reaksinya.

 

Penulis: Nurbowo
Editor: Fajar Shadiq


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Iran

Menteri Kesehatan Iran Puji Sikap Tanggap Saudi dalam Insiden Mina

KIBLAT.NET, Jeddah – Menteri Kesehatan Arab Saudi Khalid bin Abdul Aziz Al-Falih dan koleganya dari...

Kamis, 01/10/2015 15:35 0

Inggris

PBB Beri Sanksi 4 Warga Negara Inggris Terduga Anggota ISIS

KIBLAT.NET, London – Empat orang warga negara Inggris yang terkait dengan kelompok Negara Islam (ISIS)...

Kamis, 01/10/2015 15:25 0

News

Setelah Disangkal, Pentagon Akhirnya Mengaku Senjata Mereka Jatuh Ke Tangan Al-Qaidah

KIBLAT.NET – Pada minggu lalu oleh berbagai media dilaporkan bahwa angkatan kedua NSF (New Syrian...

Kamis, 01/10/2015 14:36 0

Amerika

Bendung Pejuang Islam, Senator AS Tekankan Pentingnya Hubungan Turki

KIBLAT.NET – Senator John McCain pada hari Senin (28/09) kemarin mengatakan bahwa Turki memainkan peranan...

Kamis, 01/10/2015 14:24 0

Palestina

Bendera Palestina Pertama Kalinya Berkibar di PBB

KIBLAT.NET, Jakarta – Bendera Palestina untuk pertama kalinya resmi berkibar di markas besar Perserikatan Bangsa...

Kamis, 01/10/2015 14:05 0

Iran

Rouhani: Seperti di Iraq dan Afghan, Kita Akan Wujudkan ‘Demokrasi’ di Suriah dan Yaman

KIBLAT.NET, New York – Presiden Iran mengatakan pada hari Senin (28/09) kemarin bahwa Teheran siap...

Kamis, 01/10/2015 13:07 0

Amerika

Menlu Saudi untuk Assad: Mundur Atau Opsi Militer

KIBLAT.NET, New York – Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adil Al-Jubair, menegaskan Bashar Assad mundur...

Kamis, 01/10/2015 11:19 0

Afghanistan

Kunduz Direbut, Anggota Dewan Desak Presiden Ghani Mundur

KIBLAT.NET, Kabul – Anggota parlemen Afghanistan menuntut Presiden Ashraf Ghani mundur dari jabatannya menyusul jatuhnya...

Kamis, 01/10/2015 09:19 0

Wilayah Lain

Lagi, Bahrain Temukan Bunker Senjata Sel Teroris Iran dan Iraq

KIBLAT.NET, Manamah – Departemen Dalam Negeri Bahrain, Rabu (30/09), mengumumkan kembali mengungkap bunker tempat penyimpanan...

Kamis, 01/10/2015 08:37 0

Video Kajian

[Video] Tadzkirah : Gapai Kematian Terindahmu

KIBLAT.NET- Kematian merupakan suatu kepastian mutlak yang takkan bisa dihindari oleh makhluk ciptaan Allah manapun....

Kamis, 01/10/2015 07:58 0

Close