... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Masuki Suriah, Angkatan Kedua Milisi Bentukan AS Serahkan Seluruh Senjatanya untuk JN

KIBLAT.NET – Secara luas telah diberitakan betapa parahnya reputasi angkatan pertama pasukan oposisi “moderat” yang dilatih dan dipersenjatai oleh Amerika Serikat. Milisi yang dikenal sebagai NSF (New Syrian Forces) ini baru saja selesai mengikuti program pelatihan lalu di kirim ke medan pertempuran di Suriah.

Pada mulanya terdapat 54 pejuang yang dilatih oleh Amerika di Turki, kemudian setelah dikirim ke Suriah mereka dibabat habis oleh JN cabang al-Qaidah, sehingga menyisakan hanya 4 atau 5 orang saja sebagaimana yang diakui oleh Jenderal Lloyd Austin dari Central Commando AS di Timur Tengah.

New Syrian Forces atau disebut juga sebagai Divisi 30 ini merupakan unit pasukan oposisi bentukan AS yang dipersiapkan untuk mendukung strategi Amerika di Suriah, baik dalam memerangi para pejuang jihadis maupun nantinya sebagai penopang transisi politik sebagai solusi konflik Suriah seperti yang diinginkan oleh Barat.

Kenyataannya, banyak pihak termasuk kalangan di dalam Amerika sendiri yang meragukan keberhasilan program tersebut, bahkan menganggap bahwa para pejuang “pro-Amerika” itu sebenarnya tidak ada.

Selanjutnya, angkatan ke-2 pasukan NSF atau Divisi 30 itu telah memasuki Suriah melalui Turki pada hari Jumat (18/09) minggu lalu, berjumlah sekitar 70 atau 75 orang secara keseluruhan. Hari ini, ada laporan bahwa kelompok “milisi” angkatan kedua bentukan Amerika tersebut, begitu memasuki wilayah Suriah mereka segera menuju wilayah kekuasaan mujahidin afiliasi al-Qaidah dengan membawa seluruh persenjataan dan kendaraan mereka, lalu menyerahkan senjata-senjata dan kendaraan tersebut kepada para jihadis.

BACA JUGA  PKS Dukung Aturan Pemabuk Dilarang Menjadi Pemimpin

Sebuah pernyataan dari cabang al-Qaidah di Suriah mengatakan para anggota kelompok atau angkatan kedua itu setuju untuk menyerahkan apa saja sebagai imbalan diberikannya “laluan yang aman” kepada mereka. Sementara pemimpin kelompok angkatan kedua, Anas Ibrahim Ubaid, berencana akan merilis pernyataan berisi penolakannya terhadap strategi pelatihan AS.

Ubaid menyampaikan kepada al-Qaidah bahwa ia telah “mengelabuhi” koalisi pimpinan AS karena menginginkan senjata. Ironisnya, ia bukan lagi sebagai salah satu komandan tinggi pasukan NSF yang masih tersisa, setelah Letnan Kolonel Mohammad al-Dhaher mengundurkan diri pada akhir pekan lalu karena menganggap program pelatihan tersebut tidak serius.

“Insiden” memalukan terbaru ini mengungkap banyak hal bagaimana sesungguhnya keadaan atau proses pemeriksaan dan screening AS terhadap para pejuang oposisi calon anggota unit NSF yang dianggap “pro-AS” ini berlangsung. Dan ini terjadi di tengah banyaknya laporan bahwa mereka berencana ke depannya akan menurunkan secara dramatis persyaratan yang diperlukan dalam proses pemeriksaan demi mempercepat program mempersenjatai faksi-faksi pemberontak.

Penulis: Yasin Muslim
Sumber: Antiwar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

2 comments on “Masuki Suriah, Angkatan Kedua Milisi Bentukan AS Serahkan Seluruh Senjatanya untuk JN”

  1. Abi Uqy

    Tapi orang kafir banyak akalnya. Jangan-jangan penyerahan senjata ini cuma umpan kecil untuk mendapatkan ikan yang lebih besar, yaitu alqaidah itu sendiri. Wallahu a’lam, semoga Allah memenangkan barisan Tauhid yang benar-benar ingin menerapkan syariat Islam kaffah. Wallahu a’lam.

  2. abu tauhid

    semoga Allah memenangkan jabhah nushroh, pejuang tauhid yang bijak. ya kan akhi abu uqy!!

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Kemenag Berjanji Telusuri Laporan Askar Belokkan Jemaah ke Jalan 204

KIBLAT.NET, Mekkah – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama akan menelusuri alasan askar mengarahkan jamaah berbelok...

Sabtu, 26/09/2015 14:00 0

Arab Saudi

Negara-negara Muslim Sampaikan Dukungan pada Saudi terkait Insiden Mina

KIBLAT.NET, Dubai – Negara-negara Muslim pada Jumat, (25/09) menyatakan dukungan penuh terhadap Arab Saudi  atas penanganan...

Sabtu, 26/09/2015 13:43 0

Suriah

Senjata Oposisi Suriah Pro AS di Tangan Jabhah Nusrah

KIBLAT.NET, Aleppo – Oposisi Suriah yang baru selesai mengikuti program pelatihan militer AS menyerahkan senjata...

Sabtu, 26/09/2015 13:22 0

Yaman

Serangan Bom Bunuh Diri Hantam Masjid di Yaman

KIBLAT.NET, Sanaa – Seorang pembom meledakkan dirinya di sebuah masjid di ibukota Yaman pada hari...

Jum'at, 25/09/2015 11:00 1

Indonesia

KPHI Imbau Masyarakat Pegang Info PPIH dan Kemenlu Soal Insiden Mina

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) Drs. H. Slamet Effendy Yusuf, MSi...

Jum'at, 25/09/2015 10:30 0

Indonesia

KH.Ma’ruf Amin Sampaikan Bela Sungkawa untuk Syuhada Haji di Mina

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan takziyah kepada para Syuhada’ haji, khususnya yang...

Jum'at, 25/09/2015 09:54 0

Wilayah Lain

Israel Bolehkan Polisi Gunakan Peluru Tajam Hadapi Warga Pelestina

KIBLAT.NET, Tepi Barat – Kantor Perdana Menteri Israel mengumumkan bahwa Kabinet Urusan Politik dan Keamanan,...

Jum'at, 25/09/2015 09:51 0

Indonesia

Peduli Sahabat: Gerakan LGBT Sangat Terstruktur, Sistematis dan Massif

KIBLAT.NET, Depok – Peduli Sahabat, sebuah lembaga yang berfokus pada konsultasi, pendampingan dan informasi mengenai...

Jum'at, 25/09/2015 09:14 0

Arab Saudi

Arab Saudi Bentuk Komite Pencari Fakta untuk Selidiki Kecelakaan Mina

KIBLAT.NET, Mina – Pemerintah Arab Saudi membentuk komite pencari fakta menyusul kecelakaan di Mina. Tim...

Jum'at, 25/09/2015 09:07 0

Video Kajian

[Video] Kiblat Mimbar : Islam Sebagai Tujuan Hidup Bersama : Ust. Abu Rusydan (Bag 2)

KIBLAT.NET- Setiap insan di dunia haruslah mempunyai tujuan pasti. Namun kenyataannya, banyak diantara mereka yang...

Jum'at, 25/09/2015 08:45 0

Close