... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Idul Adha di Tolikara, Pengamat: Negara Tak Mungkin Penuhi Permintaan Konyol GIdI

Foto: Mustofa Nahrawardaya

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat Terorisme Mustofa B. Nahrawardaya menegaskan permintaan bersyarat Gereja Injili di Indonesia (GIdI) kepada Menkopolhukam Luhut Panjaitan terkait proses perdamaian di Tolikara merupakan permintaan konyol.

Seperti diberitakan Kiblat.net sebelumnya, pada pertemuan yang digelar Sabtu, (05/09), tokoh gereja di Papua membolehkan umat Islam berlebaran Idul Adha, asalkan tiga syarat yang diajukan GIdI dipenuhi. Baca juga: Muslim Tolikara Bisa Shalat Idul Adha, Tapi GIdI Minta Syarat Ini

“Pertama, soal pembersihan nama (GIdI, red). Ini tentu tidak mungkin dilakukan oleh negara. Karena kalau ini dipenuhi permintaan konyol ini, maka nanti semua organisasi-organisasi teror itu akan melakukan hal sama, itu implikasinya,” ujar Mustofa saat dihubungi Kiblat.net pada Ahad, (06/09).

Lanjutnya, jika nanti misalkan Amerika mengecap sebuah organisasi sebagai organisasi teror, otomatis nanti dia akan melakukan permintaan pembersihan nama baik.

“GIdI ini kan sudah jelas membakar masjid, menebar ketakutan di masyarakat. Sudah pasti pelakunya ada, videonya ada. Tidak bisa ditangkal kan,” aktivis muda Muhammadiyah ini bertanya secara retoris.

Menurutnya, sejumlah ormas yang kerap dituduh organisasi teroris padahal tidak ada buktinya saja tidak mungkin dilakukan untuk pembersihan nama baik.

“Apa lagi organisasi yang tindak lakunya sudah ada bukti dokumennya, ada videonya, ada surat-suratnya, kemudian ada bukti-bukti lain yang mendukung. Tapi sangat tidak mungkin. 100juta persen ini tidak mungkin bisa dipenuhi,” katanya.

BACA JUGA  Seorang Pria Ledakkan 'Bom Bunuh Diri' di Depan Pos Polisi Kartasura

Kedua, soal permintaan pembebasan kedua tersangka provokator Tragedi Tolikara, menurut Mustofa juga sangat tidak mungkin dipenuhi. Pasalnya, dalam bukti video penyerangan jemaah shalat Idul Fitri pada 17 Juli 2015 lalu ada 200 orang penyerang yang terekam dalam video.

“Pelakunya itu 200 orang yang di rekaman video, sedangkan yang ditangkap baru 2, masih ada 198 orang yang belum ditangkap. Masih ada lagi pengurus GIDI yang belum ditangkap, masih ada lagi organisasi GIDI yang belum dibekukan, masih ada lagi rekening GIDI yang harus dibekukan pula. Masih ada lagi jaringan mereka yang perlu dipangkas supaya tidak membesar di Indonesia,” tandasnya.

Ia menambahkan, tidak mungkin jika para pelaku-pelaku itu dibebaskan. Justru yang di inginkan oleh umat Islam, agar semua pelaku dan aktor intelektualnya ditangkap untuk memberi efek jera dan tidak dilakukan di lain waktu.

Adapun, lanjut Mustofa, permintaan ketiga terkait penyelesaian Tragedi Tolikara secara hukum adat bisa dilaksanakan bersamaan dengan penegakan hukum positif.

“Dua-duanya dilakukan, hukum positif juga dilakukan. Saya sudah biasa meneliti di papua, karena itu kalau ada orang nabrak orang, dia dihukum positif juga yaitu di sidang di pengadilan, tapi juga disuruh melakukan mengganti dengan babi, jadi dua-duanya dilakukan.

Ditegaskannya, hukum positif harus ditegakkan seiring dengan hukum adat. Sebab, hukum adat itu hanyalah soal ikatan local wisdom (kebudayaan tempatan, red).

BACA JUGA  Mullah Akhundzada: Perang AS Dihukum dengan Kekalahan

“Di Indonesia juga sering kok orang berbuat pidana kemudian dia melakukan perdamaian. Ini sebenarnya hukum adat, dia memaafkan pelakunya, tetapi hukum positif tetap berjalan. Artinya gak ada balas dendam,” pungkas Mustofa.

 

Reporter: Fajar Shadiq
Editor: Alamsyah

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

2 comments on “Idul Adha di Tolikara, Pengamat: Negara Tak Mungkin Penuhi Permintaan Konyol GIdI”

  1. JRP

    ini kayak tukar menukar tawanan gitu ya…. dan indonesa harus mengalah dengan komunitas yang cuma segelintir…

  2. Syiah dan Khawarij (Isis, dll.) Merupakan Senjata Yahudi utk Menghancurkan Islam dari dalam…. jadi org Yahudi Gak Usah Capek2 membantai Kaum muslimin karena udah dilakukan oleh org2 Syiah dan Khawarij… Allahul Mustaan. Bukan tidak mungkin Ada dana Segar dari negara Yahudi (israel) utk menyuburkan ajaran Islam dan ISIS…. wallahu alam.

    Jangan Lupa Kunjungi blog saya di faedah-ringkas.blogspot.com jazakallahu khairan.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Asia

Lagi, Imam Masjid di Patani Ditembak Mati

KIBLAT.NET, Patani – Seorang tokoh Muslim di kawasan selatan Thailand terbunuh setelah dihujani tembakan pada Sabtu, (05/09)...

Ahad, 06/09/2015 12:53 0

Eropa

Klub Sepakbola Real Madrid Sumbang Rp16 Miliar untuk Pengungsi Suriah

KIBLAT.NET, Madrid – Klub sepakbola terkaya di dunia, Real Madrid tak hanya fokus dalam bisnis olahraga....

Ahad, 06/09/2015 12:21 0

Arab Saudi

10 Tentara Saudi Gugur, Jumlah Korban Serangan Syiah Hautsi di Maarib Bertambah

KIBLAT.NET, Maarib – Arab Saudi pada Sabtu (05/09) mengumumkan bahwa sepuluh tentaranya tewas dalam serangan...

Ahad, 06/09/2015 12:00 0

Yaman

45 Pasukannya Tewas di Yaman, UEA Umumkan Hari Berkabung Nasional Selama 3 Hari

KIBLAT.NET, Abu Dhabi – Kementerian Urusan Kepresidenan Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan masa berkabung nasional...

Ahad, 06/09/2015 11:42 0

Opini

Revolusi Mental, Mampukah Wujudkan Perubahan Hakiki?

KIBLAT.NET – Belakangan ini, pemerintah tengah sibuk menggencarkan program revolusi mental. Anggaran yang dikucurkan untuk...

Ahad, 06/09/2015 11:34 0

Rohah

Inilah Perilaku Arab Badui di Malam Hari

KIBLAT.NET – Beberapa orang shalih sedang bercengkerama dengan seorang Arab Badui. Salah satu dari mereka...

Ahad, 06/09/2015 06:14 0

Suriah

SNHR: Januari-Agustus 2015, Sebanyak 2.209 Bocah Suriah Terbunuh

KIBLAT.NET, Damaskus – Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR) mengungkapkan bahwa dalam rentang Januari...

Sabtu, 05/09/2015 19:38 0

Analisis

5 Kegagalan Strategi AS Di Iraq: Kerja Sama dengan Iran (Bag. 3)

Baca artikel sebelumnya KIBLAT.NET – Sejak tahun 1990, AS telah terlibat dalam perang Iraq dalam...

Sabtu, 05/09/2015 19:00 0

Foto

Begini Ekspresi Seniman Ungkapkan Kepedulian Mereka pada Pengungsi Suriah

KIBLAT.NET, Ankara – Meski konflik telah memasuki tahun kelima, nasib warga Suriah tak banyak mendapatkan...

Sabtu, 05/09/2015 18:05 0

Wilayah Lain

Kabinet Argentina: Pengungsi Suriah Akan Disambut Sebagai Bagian Tradisi

KIBLAT.NET, Buenos Aires – Pemerintah Argentina menyatakan kesediannya untuk menerima kedatangan pengungsi Suriah. Hal itu...

Sabtu, 05/09/2015 17:38 0

Close