... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Swedia: Rezim Uzbek Dibalik Penembakan Imam Nazarov

Foto: Syaikh Obidkhon Qori Nazarov

KIBLAT.NET, Stromsund – Jaksa Swedia menegaskan terdapat sejumlah bukti yang menunjukkan bahwa pihak berwenang Uzbekistan berada di belakang upaya pembunuhan seorang ulama yang kritis terhadap pemerintah pada Februari 2012, lapor RFERL.

Syaikh Obidkhon Qori Nazarov, seorang imam populer yang diberikan suaka politik di Swedia pada tahun 2006 setelah melarikan diri Uzbekistan pada tahun 1998, ditembak sebanyak tiga kali di tempat tinggalnya di kota Stromsund. Kerabat imam mengatakan kepada RFERL bahwa korban menderita kerusakan otak akibat serangan itu.

Jaksa Krister Petersson kepada RFERL pada 2 September mengatakan, “ada banyak bukti dan fakta-fakta yang mengarah kepada rezim Uzbek sebagai dalang di balik penembakan ini.”

Petersson mempertanyakan mengapa ia “tidak mendapatkan dukungan” dari pemerintah Uzbek dalam memecahkan kejahatan, ketika korban mereka anggap sebagai “teroris.”

“Kalau saya punya tersangka seperti itu, Saya akan benar-benar ingin menangkapnya. Tapi di musim panas 2011, pemerintah Uzbek mengaku telah menghentikan surat perintah internasional mereka untuk [Nazarov]. Dan tujuh bulan kemudian ia ditembak di sini, di Swedia,” kata jaksa.

“Saya juga bisa menarik kesimpulan dari fakta yang ada, bahwa saya tidak mendapakan dukungan apapun, tidak ada kerjasama apapun dari pihak berwenang Uzbek, yang membuat saya berpikir bahwa mereka tidak ingin saya mencari tahu kebenaran tentang hal ini,” katanya.

“Jadi saya pikir, kami memiliki banyak indikasi bahwa serangan itu diperintahkan Uzbekistan.” sambungnya.

BACA JUGA  Rezim Suriah Boikot Pembicaraan Komite Konstitusi di Jenewa

Petersson juga mengatakan, warga Uzbek bernama Yury Zhukovsky yang diekstradisi ke Rusia telah membantah terlibat dalam penembakan itu.

Pada bulan Maret 2006, setelah meninggalkan Tashkent ia tiba di Swedia. Dia menerima suaka politik di Swedia setelah PBB menyimpulkan bahwa Imam Nazarov adalah korban penganiayaan politik oleh otoritas Uzbek dan perlu dilindungi.

Pemerintah Swedia mengadili sejumlah pasangan Uzbek karena mereka dituduh terlibat dalam serangan itu, namun sebuah pengadilan di kota utara Ostersund menemukan mereka tidak bersalah pada bulan Juli 2012.

Pasangan – yang telah meninggalkan Swedia ke Uzbekistan tahun ini – dilaporkan dalam kesaksiannya mengaku telah membantu seseorang menemukan Nazarov, dan mengunjungi masjid di Stromsund, di mana Nazarov menjabat sebagai imam.

Tapi mereka mengaku di pengadilan bahwa mereka tidak mengetahui adanya rencana membunuh ulama itu.

Tersangka dalam penembakan itu diidentifikasi dalam dokumen pengadilan, bernama “Jukovskiy,” varian ejaan Latin dari nama Zhukovsky.

 

Sumber: Worldbulletin
Penulis: Qathrunnada

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Menteri Kebudayaan Zionis Minta Tentara Israel Tembak Wanita Palestina

KIBLAT.NET, Tel Aviv – Menteri Kebudayaan Israel, Miri Regev mengatakan tentara Israel harus menembak wanita...

Sabtu, 05/09/2015 15:59 0

Afrika

Angola Jadi Negara Afrika Pertama yang Melarang Islam

KIBLAT.NET, – Angola menjadi negara di benua Afrika pertama yang melarang Islam dan umat Islam,...

Sabtu, 05/09/2015 14:56 1

Indonesia

Tahlilan Disebut Ukuran Setia Pancasila, Komisi Hukum MUI: Saya NU, Saya Kecewa dengan Pernyataan Itu

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Komisi Hukum dan Undang-undang MUI, Dr Abdul Choir Ramadhan mengaku kecewa...

Sabtu, 05/09/2015 13:52 1

Profil

Biografi Dr. Aiman Az-Zawahiri (2): Rihlah ke Afghan Hingga Kasus Penahanan

KIBLAT.NET – Pada biografi Dr. Aiman Az-Zawahiri seri 1, diceritakan masa kecil dan silsilah keluarganya....

Sabtu, 05/09/2015 13:00 0

Mesir

Bom Meledak di Sinai, Empat Tentara AS Terluka

KIBLAT.NET, Sinai – Sedikitnya empat tentara Amerika Serikat luka-luka akibat ledakan ranjau di timur laut...

Jum'at, 04/09/2015 16:00 0

Indonesia

Tolak Kedatangan Presiden Mesir, Tagar #IndonesiaRejectsSisi Jadi Trending Topik

KIBLAT.NET, Jakarta – Penolakan terhadap kedatangan presiden Mesir Abdul Fattah Al-Sisi tak hanya berupa aksi...

Jum'at, 04/09/2015 15:06 0

Suriah

Lagi, Jaisyul Fath Gagalkan Serangan Militer Suriah di Sahlu Al-Ghab

KIBLAT.NET, Hama – Koalisi mujahidin Jaisyul Fath di provinsi Idlib, Suriah, kembali menggagalkan upaya militer...

Jum'at, 04/09/2015 14:25 0

Irak

Milisi Syiah dan Militer Iraq Baku Tembak Sengit di Baghdad

KIBLAT.NET, Baghdad – Baku tembak meletus antara tentara nasional dan Brigade Syiah Hizbullah Iraq di...

Jum'at, 04/09/2015 10:37 0

Indonesia

Jokowi Diperingatkan Tak Jadi Boneka Asing Seperti Al-Sisi

KIBLAT.NET, Jakarta – Kejahatan kemanusiaan yang telah dilakukan bukanlah satu-satunya alasan penolakan massa atas kedatangan...

Jum'at, 04/09/2015 09:46 0

Palestina

Jet Israel Serang Kamp Militer Hamas di Gaza Utara

KIBLAT.NET, Gaza – Militer Israel mengumumkan jet tempurnya menargetkan kamp militer gerakan pejuang Hamas di...

Jum'at, 04/09/2015 09:22 0

Close