Milisi Syiah dan Militer Iraq Baku Tembak Sengit di Baghdad

KIBLAT.NET, Baghdad – Baku tembak meletus antara tentara nasional dan Brigade Syiah Hizbullah Iraq di lingkungan Al-Muhandisin, distrik Falistin, timur Baghdad, pada Kamis (03/09). Akibatnya, seorang tentara tewas dan tiga lainnya luka-luka.

Kantor berita BBC Arabic melaporkan, brigade Syiah itu juga menawan sedikitnya 15 tentara. Sejumlah kendaraan militer dari jenis Hamvee direbut milisi Syiah itu.

Sejumlah informasi menyebutkan, bala bantuan militer dari markas Liwa 52 pasukan bersenjata Iraq telah bergerak menuju lokasi. Sementara milisi Syiah Hizbullah mendapatkan dukungan dari daerah sekitar.

Di saat bersamaan, pemerintah Iraq menutup seluruh jalan menuju lingkungan tersebut. Sambungan telepon dan internet juga diputus.

Baku tembak sengit antara tentara dan milisi yang diakui pemerintah Iraq ini dipicu penculikan sedikitnya 18 pekerja Turki di Baghdad beberapa hari lalu. Menurut informasi intelijen yang terkonfirmasi, para pekerja Turki itu berada di markas Syiah Hizbullah Iraq di lingkungan Al-Muhandisin di Baghdad.

Belasan pekerja asal Turki itu diculik oleh sekelompok pria bersenjata Selasa lalu di kota Al-Shadr, utara Baghdad. Diyakini, para pekerja itu diculik oleh milisi Syiah bersenjata.

Perlu diketahui, brigade Syiah Hizbullah Iraq tergabung dalam koalisi milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi. Koalisi yang dibentuk berdasarkan seruan tokoh Syiah Iraq itu bekerjasama dengan militer memerangi Daulah Islamiyah. Bahkan, pemerintah mengakui kalisi itu bagian dari pasukan pemerintah.

Sumber: BBC, Sky News Arabia
Penulis: Hunef Ibrahim

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat