... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Mengapa Kematian Mullah Umar Disembunyikan?

KIBLAT.NET – Menurut Asy-Syinqithi, sebagian orang yang suka mencari ikan di air keruh menilai penyembunyian kematian Mullah Umar tidak sesuai syariat dan pembohongan publik. Namun dalam pandangannya, hal itu tidak benar. (Baca juga: Konfirmasi Jubir Taliban: Mullah Umar Meninggal Dunia April 2013)

Menyembunyikan kematian para pemimpin memiliki beberapa maslahat syar’iyyah, menurutnya:

Pertama: Menyembunyikan kematian para pemimpin dengan alasan beberapa maslahat syar’iyyah merupakan perkara yang dibolehkan berdasarkan firman Allah:

“Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak akan tetap dalam siksa yang menghinakan.” (As-Saba’: 14).

Allah menyembunyikan kematian Sulaiman dari pengetahuan jin agar manusia tahu bahwa jin itu tidak mengetahui perkara ghaib.

Al-Allamah As-Sa’di mengatakan,  ”Setan  masih bekerja di bawah perintah Sulaiman as. Semua bangunan mereka yang membangun. Mereka telah menipu manusia dan mengabarkan bahwa mereka mengetahui perkara gaib dan melihat apa yang tersembunyi. Maka Allah hendak memperlihatkan kepada hamba-hamba-Nya bahwa mereka itu bohong.

Maka mereka terus tunduk di bawah perintah Sulaiman padahal Allah telah mencabut nyawanya dalam kondisi tetap bersandar pada tongkatnya. Sulaiman tetap dalam keadaan duduk. Ketika para jin lewat, Sulaiman terlihat masih duduk di situ dan menyangka masih hidup. Mereka tetap tunduk kepadanya.

Ada riwayat yang menyebutkan bahwa para jin bekerja seperti itu selama setahun penuh, sampai rayap memakan tongkat Sulaiman. Ketika tongkat telah habis dimakan rayap dan Sulaiman tersungkur, jin pun menyadari itu. Manusia pun mendapati bahwa jin itu ”seandainya mereka mengetahui yang  gaib, mereka tidak akan bertahan lama dalam siksaan yang menghinakan” (ayat).

BACA JUGA  Gus Sholah: Sukmawati Seakan Tak Suka Islam

Mereka melakukan pekerjaan yang tidak disukai. Seandainya mereka tahu yang gaib, mereka tentu mengetahui kematian Sulaiman. (Tafsir As-Sa’di, 676).

Kedua: Dampak dari pelaksanaan sesuatu yang disyariatkan itu harus dipertimbangkan. Suatu perkara pada dasarnya bisa jadi mubah atau wajib. Namun bila dilakukan akan berakibat melawan maslahat atau menimbulkan kerusakan yang lebih besar, maka pelaksanaannya bisa ditunda. Seperti firman Allah:

 “Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan.” (Al-An’am: 108).

Bila pengumuman tentang wafatnya seorang pemimpin bisa menyebabkan perselisihan atau dimanfaatkan oleh para penjahat untuk mencapai tujuannya yang buruk, maka menyembunyikan kematiannnya dibolehkan.

 Ketiga: Menyembunyikan kematian pemimpin dalam rangka menyatukan kata dan mencegak perselisihan dan perpecahan tidaklah disebut sebagai kedustaan. Hal ini masuk ke dalam upaya islah antara dua pihak yang disebutkan dalam syariat.

Ummu Kultsum binti Uqbah meriwayatkan bahwa ia mendengar Rasulullah saw bersabda, “Bukanlah disebut pendusta orang yang menyelesaikan perselisihan diantara manusia lalu dia menyampaikan hal hal yang baik (dari satu pihak yang bertikai) atau dia berkata, hal hal yang baik.” (Bukhari dan Muslim).

Imam Nawawi mengatakan, ”Qadhi (bin Iyadh) mengatakan, ’Tidak ada perbedaan tentang bolehnya berdusta dalam konteks seperti ini. Namun para ulama berbeda pendapat tentang maksud dusta yang dibolehkan itu. Sejumlah ulama mengatakan bahwa maksudnya adalah dusta dalam makna umum. Maka mereka membolehkan perkataan itu dalam kondisi selain itu untuk maslahat. Mereka mengatakan bahwa dusta yang tercela adalah yang mengandung bahaya. Mereka berdalil perkataan Ibrahim, ’Yang melakukan adalah berhala yang paling besar. Saya sedang sakit. Dan juga perkataannya, ”Dia adalah saudara perempuan saya’.” (Syarh AN-Nawawi ala Muslim (XVI/158).

Keempat: Bahwa Imarah Islam dalam perang melawan musuh-musuhnya. Perang adalah salah satu contoh kondisi yang membolehkan tipu daya. Hadits shahih dari Jabir bin Abdullah menyebutkan Nabi saw bersabda, ”Perang itu tipu daya.” (HR Al-Bukhari).

BACA JUGA  Ubah Indonesia Jadi Lebih Baik, K.H. Ma’ruf Amin Ingin Teladani Perjuangan Rasulullah

Apa Manfaat Taliban Menyembunyikan Kematian Amirnya?

Dalam pandangan Abu Mundzir, kebijakan para petinggi Taliban untuk menunda pengumuman kematian amirnya memiliki beberapa faidah:

  1. Membuktikan sejauh mana kelemahan CIA, yang mengklaim tahu setiap sudut dan celah dunia internasional, dan bahkan memata-matai setiap pemimpin negara mana pun.
  2. Membuktikan kepalsuan orang-orang yang tidak suka kepada Imarah Taliban yang menuduhnya telah disusupi oleh intelijen musuh. Bagaimana bisa disusupi, sedangkan kematian pemimpinnya saja tidak mereka ketahui?
  3. Membuktikan betapa jauhnya para petinggi Taliban dari nafsu kepemimpinan dan jabatan. Kalau mereka menginginkan kekuasaan, pengaruh, dan muncul di permukaan, mereka pasti berebut untuk menjadi amir saat Mullah Umar meninggal dunia.

Mereka meninggalkan semua bentuk perebutan kekuasaan itu selama lebih dari dua tahun. Hari ini bisa kita lihat banyak anak yang sudah berebut warisan orang tua mereka pada awal penguburan!

  1. Memperlihatkan keinginan besar para pemimpin senior Imarah Islam untuk menyatukan kalimat mujahidin dalam peperangan melawan musuh.
  2. Menunjukkan ketulusan dan harmonisme para mujahidin Imarah Islam dalam melanjutkan perjuangan dalam ketidakhadiran pemimpin secara fisik di lapangan.
  3. Menunjukkan bahwa Amirul Mukminin Mullah Muhammad Umar bukan seorang otokrat dan bahwa Imarah Taliban berjalan dengan sistem Syuro antara pemimpin dan ahlul halli wal aqdi. Karena itulah, pemerintahan tidak berhenti oleh kematian Mullah Muhammad Umar.

Berdasarkan itu semua, Abu Mundzir Asy-Syinqithi berpesan kepada setiap perusuh di Imarah Islam dan berusaha untuk memecah belah persatuan, ”Imarah Islam Afghanistan mencintai kaum muslimin dan dicintai oleh mereka.”

 

Reporter: Salem

Editor: Abdullah

Sumber: http://al-aren.com/vb/showthread.php?t=10937

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

2 comments on “Mengapa Kematian Mullah Umar Disembunyikan?”

  1. frederik

    Tetapi…………..sebuah/beberapa dokumen resmi Taliban yang dikeluarkan
    a.n. Mullar Omar …….padahal beliau sejatinya telah meninggal……….
    apakah ini dibenarkan secara syar’i…………..????

    Tunjukkan hadits shahih ttg :
    sikap para sahabat yang sezaman dengan Rasulullah SAW
    yg juga melakukan “pembohongan publik” ini pada saat mereka menjadi
    pemimpin (Khalifah/Gubernur/Kadi)……………!!!!

  2. junud KHILAFAH

    ada beberapa point yg saya tidak se-7
    1.beda kasus antara kematian nabi Sulaiman AS dg syeikh Mullah Omar
    kalo Sulaiman AS adalah seorang nabi, sedangkan syeikh Mullah bukan
    2.mujahidin sedang berJIHAD, butuh seorang pemimpin
    berarti selama penyembunyiannya kematiannya, mujahidin Taliban berperang tanpa pemimpin
    itu sama saja kapal berlayar tanpa nahkoda
    makanya JIHAD taliban gak bisa maju2, cuma disekitar afghanistan doang
    3.keberlangsungan gerakan jihad, TIDAK boleh bergantung kpd seorang tokoh
    tapi bergantung hanya kpd ALLAH SWT
    kalo bergantung kpd seorang tokoh, maka ketika Rasul meninggal, Jihad sudah selesai
    4.menyembunyikan kematian syiah Mullah tapi sambil menyerukan ummat untuk berbai’at kpdnya
    artinya umat disuruh berbai’at kpd orang yg udah mati
    itu sama saja menipu ummat

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

CIA Gulirkan Operasi Khusus Targetkan Komandan Jihadis di Suriah

KIBLAT.NET, Washington – Surat kabar Amerika Serikat, Washington Post, Selasa (01/09), melaporkan bahwa Badan Intelijen...

Rabu, 02/09/2015 12:50 0

Turki

Bulan Sabit Merah Turki Gelontorkan $354 Juta untuk Pengungsi Suriah

KIBLAT.NET, Ankara – Lembaga kemanusiaan Bulan Sabit Merah Turki telah menggelontorkan dana hampir 345 juta...

Rabu, 02/09/2015 10:51 0

Afrika

Al-Shabab Duduki Pangkalan Militer Uni Afrika

KIBLAT.NET, Shabelle – Gerakan Al-Shabab Mujahidin, Selasa (01/09), mengontrol pangkalan militer pasukan Uni Afrika (AMISOM)...

Rabu, 02/09/2015 09:45 0

Yordania

Ratusan Ribu Anak Suriah Mulai Belajar di Sekolah Yordania

KIBLAT.NET, Amman – Pemerintah Yordania menyatakan bahwa ratusan ribu anak-anak Suriah mulai masuk sekolah di...

Rabu, 02/09/2015 09:19 0

Afrika

Milisi Loyalis Haftar Bunuh Imam Masjid di Benghazi, Libya

KIBLAT.NET, Benghazi – Militan loyalis mantan panglima militer Libya, Khalifah Haftar, membunuh seorang imam masjid...

Rabu, 02/09/2015 08:29 0

Video Kajian

[Video] Kiblat Mimbar : Agar Hajimu Diterima Bersama Ust. Abu Rusydan

KIBLAT.NET- Musim haji telah tiba. Jutaan kaum muslimin di seluruh dunia yang mampu, berbondong-bondong menuju...

Rabu, 02/09/2015 08:06 0

Yaman

Koalisi Teluk Kirim Bantuan Militer ke Provinsi Marib dan Al-Jauf, Yaman

KIBLAT.NET, Marib – Koalisi Teluk dan militer Yaman mengirim bala bantuan untuk membantu pejuang suku...

Rabu, 02/09/2015 07:31 0

Yaman

Pemberontak Syiah Hautsi Tangkapi Puluhan Aktivis di Sanaa

KIBLAT.NET, Sanaa – Pemberontak Syiah Hautsi beberapa hari terakhir melakukan kampanye penggerebekan dan penangkapan besar-besaran...

Rabu, 02/09/2015 06:30 0

Afrika

Al-Shabaab Lancarkan Serangan ke Pangkalan Uni Afrika

KIBLAT.NET, Mogadhisu – Pejuang Al-Shabaab Somalia berafiliasi ke Al-Qaeda menghantamkan pangkalan militer Uni Afrika dengan...

Selasa, 01/09/2015 18:05 0

Myanmar

Myanmar Larang Rohingya Perbaiki Masjid yang Rusak Diterjang Banjir

KIBLAT.NET, Arakan – Pihak berwenang Myanmar melarang warga Muslim Rohingya membenahi tempat ibadah mereka yang...

Selasa, 01/09/2015 18:00 0

Close