... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pimred Majalah Gontor: Tidak Ilmiah Jika Tahlilan Jadi Ukuran Setia pada Pancasila

Foto: Ustadz Adnin Armas

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemimpin Redaksi Majalah Gontor, Adnin Armas mengatakan pandangan bahwa tahlilan menjadi ukuran kesetiaan pada Pancasila tidak ilmiah.

“Pernyataan itu keliru, tidak pernah terdengar sebelumnya. Itu kriteria baru yang hanya sekedar omong-omong saja. Sebuah kriteria baru harusnya dibahas dulu, ini tidak ilmiah,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Selasa (01/09).

Menurut Adnin, dalam catatan sejarah, perumusan Pancasila tidak hanya dilakukan oleh orang yang bertahlilan. Tetapi, juga oleh tokoh-tokoh yang tidak menganut pemahaman tahlilan.

“Banyak tokoh-tokoh yang memperjuangkan Pancasila seperti Pak Natsir dan Kasman Singodimejo, mereka tidak tahlilan,” ujar Pengurus Pusat Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), .

Adnin berpendapat, bahwa persoalan tahlilan adalah masalah khilafiyah (perbedaan pendapat) dalam fiqh. Tidak tepat, bila dijadikan parameter kesetiaan kepada Pancasila.

“Sejak kapan masalah khilafiyah dijadikan kriteria untuk pancasila, itu bisa buat rancu umat,” tegas Pimred Majalah Gontor itu.

Lagi pula, sambung Adnin, bukan domain personal Said Aqil Siraj menentukan kriteria seseorang setia kepada Pancasila atau tidak.

“Sejak kapan kriteria itu muncul? Bukan hak dia menentukan kriteria,” tandas peneliti INSISTS itu.

Seperti diketahui, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj terus mendengungkan Islam Nusantara. Dia menyebut dalam politik sosial Islam Nusantara mengerucut menjadi nilai-nilai Pancasila.

“Pancasila ini hakikatnya adalah intisari Islam Nusantara,” kata Kyai Said dalam Halaqoh Kebangsaan yang digelar di Gedung PBNU Jakarta, Rabu (26/08).

BACA JUGA  Santri PESMADAI Dapat Bantuan Kasur dari BMH Hidayatullah

Dia menyebutkan bahwa sila pertama Pancasila merupakan perwujudan dari tahlil. Selain itu, sila keempat tercermin dalam tradisi tahlilan sehingga nilai Pancasila ada di dalam tradisi itu.

“Pokoknya yang tahlilan mantap sekali pancasilanya, kalau anti tahlilan kita ragukan Pancasila-nya,” ujarnya.
Reporter: Bilal Muhammad
Editor: Fajar Shadiq


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Ratusan Mortir Awali Kemajuan Mujahidin di Kota Syiah Al-Fu’ah, Idlib

KIBLAT.NET, Idlib – Dentuman roket dan mortir di baris pertahanan militer Suriah, Senin (31/08), mengawali...

Selasa, 01/09/2015 16:14 0

Opini

Para Penakluk Ahzab

KIBLAT.NET – Seorang panglima yang brilian adalah dia yang bisa menggunakan taktik atau senjata baru...

Selasa, 01/09/2015 15:00 0

Afrika

Ketiga Kalinya, Pasukan Haftar Kembali Dipukul Mundur Mujahidin di Derna

KIBLAT.NET, Derna – Sejumlah pejuang yang tergabung dalam MCS atau Majelis Syura Mujahidin di Derna...

Selasa, 01/09/2015 14:00 0

Irak

Peneliti: Hampir Semua Milisi yang Bertempur di Iraq Berasal dari Iran

KIBLAT.NET, Baghdad – Seorang peneliti senior Iraq, Dr Yahya El-Kubaisi mengatakan bahwa 90 persen milisi...

Selasa, 01/09/2015 13:07 0

Analisis

5 Kegagalan Strategi AS di Iraq: Pengiriman Instruktur Militer (Bag.1)

Jika pada kesempatan pertama anda gagal, selanjutnya akan terus gagal dan gagal lagi KIBLAT.NET –...

Selasa, 01/09/2015 12:00 0

Wilayah Lain

Presiden Myanmar Setujui RUU Diskriminatif Terhadap Minoritas Muslim

KIBLAT.NET, Yangoon – Presiden Myanmar menandatangani undang-undang terakhir dari empat Rancangan Undang-Undang (RUU) kontroversial yang...

Selasa, 01/09/2015 11:45 0

Palestina

Akui Negara Palestina, Mahkamah Agama Israel Desak Paus Minta Maaf

KIBLAT.NET, Tel Aviv – Pengadilan Tinggi Agama Israel, Sanhedrin yang beranggotakan 71 orang, menuntut Paus...

Selasa, 01/09/2015 11:15 0

Philipina

Filipina Intensifkan Perburuan Abu Sayyaf

KIBLAT.NET, Mindanao – Pasukan pemerintah Filipina mengintensifkan pengejaran anggota gerakan jihad Abu Sayyaf di provinsi...

Selasa, 01/09/2015 10:52 0

Turki

Dituduh Dukung ISIS, Dua Wartawan Inggris Ditangkap di Turki

KIBLAT.NET, Ankara – Pengadilan Turki melanjutkan, Senin (31/08), proses hukum terhadap dua wartawan Inggris yang...

Selasa, 01/09/2015 09:59 0

Suriah

Tuntut Buka Pengepungan Kota Syiah, Puluhan Orang Demo di Damaskus

KIBLAT.NET, Damaskus – Puluhan pengikut Syiah di Damaskus menggelar protes untuk mendesak rezim berupaya lebih...

Selasa, 01/09/2015 08:59 0

Close