... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Al-Shabaab Lancarkan Serangan ke Pangkalan Uni Afrika

Foto: Mujahidin Al Shabab

KIBLAT.NET, Mogadhisu – Pejuang Al-Shabaab Somalia berafiliasi ke Al-Qaeda menghantamkan pangkalan militer Uni Afrika dengan menggunakan bom mobil pada Selasa pagi (01/09). Pejuang Al-Shabaab, kemudian menyerbu ke dalam, kata pejabat dan saksi mata.

Tidak ada laporan segera mengenai korban, semenjatara pejuang dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa pasukan AMISOM telah melarikan diri dari pangkalan yang terletak di distrik Janale, 80 kilometer (50 mil) barat daya Mogadishu di wilayah Lower Shabele.

Pangkalan militer itu diduga dikendalikan oleh tentara Burundi.

“Ada ledakan besar dan pertempuran pecah di pangkalan AMISOM di Janale. Kami tidak memiliki rincian tapi kami mendengar bahwa para pejuang Al-Shabaab menyerang pangkalan,” kata Mohamed Shire, seorang komandan militer Somalia berbasis di wilayah tersebut.

Menurut seorang saksi mata setempat, pejuang Shabaab menyerbu ke pangkalan.

“Pertempuran sengit pecah setelah seorang pembom bunuh diri menabrakkan kendaraannya ke kamp,” kata warga setempat Ali Moalim Yusuf.

“Saya melihat pejuang bersenjata berat mengalir masuk ke pangkalan,” tambahnya

Para pria bersenjata, yang berjuang untuk menggulingkan internasional yang didukung dan AU-dilindungi pemerintah Somalia, menegaskan mereka berada di belakang serangan itu.

“Para pejuang merebut pangkalan setelah seorang pembom bunuh diri menyerang, musuh melarikan diri,” kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan singkat.

Pada bulan Juni, pejuang Shabaab menewaskan puluhan tentara Burundi ketika mereka menyerbu sebuah pos AMISOM sebelah barat laut ibukota.

BACA JUGA  AS Sanksi Pemimpin Kelompok Jihadis Mali Front Pembebasan Macina

Mereka juga sering melancarkan serangan bunuh diri di dalam ibukota.

Tapi AMISOM, berkekuatan 22.000 personil Uni Afrika di Somalia, juga membuat keuntungan kunci terhadap Shabaab dalam beberapa bulan terakhir, mendorong mereka keluar dari beberapa basis di barat daya negara itu.

Sumber: Worldbulletin
Penulis: Qatrunnada

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Myanmar

Myanmar Larang Rohingya Perbaiki Masjid yang Rusak Diterjang Banjir

KIBLAT.NET, Arakan – Pihak berwenang Myanmar melarang warga Muslim Rohingya membenahi tempat ibadah mereka yang...

Selasa, 01/09/2015 18:00 0

Indonesia

Pimred Majalah Gontor: Tidak Ilmiah Jika Tahlilan Jadi Ukuran Setia pada Pancasila

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemimpin Redaksi Majalah Gontor, Adnin Armas mengatakan pandangan bahwa tahlilan menjadi ukuran...

Selasa, 01/09/2015 17:38 0

Indonesia

Letjen (Purn) Kiki Syahnakri: Pemerintah Perlu Bentuk Desk Khusus Tangani Separatisme

KIBLAT.NET, Jakarta – Ancaman angin separatisme mulai berhembus cukup kencang dari wilayah Timur Indonesia, khususnya...

Selasa, 01/09/2015 17:08 2

Indonesia

Mantan Wakasad: Situasi Timtim Jelang Merdeka dengan Papua Saat Ini Ada Kemiripan

KIBLAT.NET, Jakarta – Mantan Panglima Penguasa Darurat Militer Timor-Timur Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri menegaskan...

Selasa, 01/09/2015 16:32 0

Indonesia

Wah, Lobster Asli Papua Ini Diberi Nama Seorang Agen NSA

KIBLAT.NET, Jayapura – Satu spesies lobster asal Papua baru-baru ini didaftarkan sebagai spesies baru oleh Christian...

Selasa, 01/09/2015 15:30 0

Opini

Para Penakluk Ahzab

KIBLAT.NET – Seorang panglima yang brilian adalah dia yang bisa menggunakan taktik atau senjata baru...

Selasa, 01/09/2015 15:00 0

Analisis

5 Kegagalan Strategi AS di Iraq: Pengiriman Instruktur Militer (Bag.1)

Jika pada kesempatan pertama anda gagal, selanjutnya akan terus gagal dan gagal lagi KIBLAT.NET –...

Selasa, 01/09/2015 12:00 0

Wilayah Lain

Presiden Myanmar Setujui RUU Diskriminatif Terhadap Minoritas Muslim

KIBLAT.NET, Yangoon – Presiden Myanmar menandatangani undang-undang terakhir dari empat Rancangan Undang-Undang (RUU) kontroversial yang...

Selasa, 01/09/2015 11:45 0

Philipina

Filipina Intensifkan Perburuan Abu Sayyaf

KIBLAT.NET, Mindanao – Pasukan pemerintah Filipina mengintensifkan pengejaran anggota gerakan jihad Abu Sayyaf di provinsi...

Selasa, 01/09/2015 10:52 0

Turki

Dituduh Dukung ISIS, Dua Wartawan Inggris Ditangkap di Turki

KIBLAT.NET, Ankara – Pengadilan Turki melanjutkan, Senin (31/08), proses hukum terhadap dua wartawan Inggris yang...

Selasa, 01/09/2015 09:59 0

Close