... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Serangannya Banyak Memakan Korban Warga Sipil, Begini Cara Pentagon Mengelak

Foto: Serangan udara koalisi AS di Suriah.

KIBLAT.NET – Dalam setahun frekuensi serangan udara Amerika di Iraq dan Suriah terus meningkat. Hal itu seiring dengan jatuhnya jumlah korban tewas dari warga sipil hingga pada level yang sangat signifikan. Namun, hampir semua data dan laporan yang masuk tidak diakui.

Insiden serangan udara Amerika terbaru terjadi pada hari Selasa (11/08) malam yang lalu di pedesaan di kota Atmeh, bagian utara Suriah yang berbatasan dengan Turki.

Desa tersebut merupakan satu area di bawah kendali teritorial Al-Qaidah yang diklaim oleh Amerika terdapat pabrik yang memproduksi amunisi. Dengan alasan itulah, Amerika menjustifikasi serangan udara dan menjadikannya target serangan.

Akibat serangan udara itu, beberapa rumah penduduk dikabarkan rata dengan tanah, setidaknya terdapat delapan warga sipil tewas, dan banyak warga lainnya yang mengalami luka-luka. Alih-alih mau mengakui dan bertanggung jawab atas korban sipil yang disebabkan oleh serangan udaranya, sebaliknya, Amerika malah menyalahkan pabrik amunisi – yang hanya berdasarkan tuduhan belaka – telah menginisisasi ledakan yang lebih besar.

Sejauh ini, Pentagon tidak mau mengakui insiden tersebut, tetapi menyatakan telah menerima kurang lebih 31 laporan resmi mengenahi insiden tersebut yang kemudian oleh Pentagon hampir keseluruhannya dinyatakan “tidak sah” karena dianggap sebagai laporan yang tidak kredibel.

Dari seluruh laporan yang masuk ke Pentagon, sebanyak 17 laporan di antaranya ‘ditolak’ dan lainnya dinyatakan ‘tidak bisa diterima’ setelah dilakukan investigasi yang hasil investigasi itu sendiri juga tidak pernah dipublikasikan.

BACA JUGA  Ghazwatul Hindi: Nusantara, Front Utama Melawan Cina (Bag. 3)

Sementara, pada hari Jumat (14/08) kemarin, faksi mujahidin Jaisyu al-Sunnah mengeluarkan pernyataan terkait serangan koalisi AS yang menargetkan salah satu markasnya di kota Atmeh, pedesaan Idlib, beberapa hari yang lalu. Gerakan yang tergabung dalam koalisi mujahidin Jaisyul Fatih ini menegaskan bahwa misi koalisi pimpinan AS di Suriah bukan untuk memerangi kelompok Daulah Islamiyah (ISIS).

Ratusan warga sipil diyakini telah tewas akibat serangan udara Amerika, namun Pentagon hanya mengkonfirmasi dua orang saja yang tewas akibat serangan mereka. Demikian juga, Departemen Pertahanan Amerika itu mengkonfirmasi mereka lah yang melakukan serangan di desa Atmeh pada Selasa malam itu, namun tidak pernah menyebutkan apa sebenarnya yang ditarget. Amerika hanya mengatakan kami akan melihat laporan.

 

Penulis: Yasin Muslim
Editor: Fajar Shadiq

 


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Mesir

Mursi Ajukan Banding Terhadap Vonis Hukuman Mati

KIBLAT.NET, Kairo – Tim kuasa hukum yang ditunjuk pengadilan untuk mewakili Presiden Mesir terguling Muhamad...

Ahad, 16/08/2015 23:37 0

Indonesia

Waspadai Kebangkitan Komunisme, FPI Surati Jokowi

KIBLAT.NET, Jakarta – Front Pembela Islam (FPI) melayangkan surat pernyataan sikap terhadap kebangkitan ideologi Komunisme...

Ahad, 16/08/2015 23:09 0

Indonesia

Taruna Muslim: PKI Telah Bangkit!

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Taruna Muslim Alfian Tanjung menyatakan bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) telah...

Ahad, 16/08/2015 22:35 0

Indonesia

Puluhan Ribu Umat Islam Ramaikan Parade Tauhid Indonesia

KIBLAT.NET, Jakarta – Dalam rangka memperingati dan mensyukuri kemerdekaan Indonesia ke-70 hari ini, Ahad (16/08)...

Ahad, 16/08/2015 22:03 0

Indonesia

Izinkan Atlet Israel ke Indonesia, FUI: Pemerintah Langgar Diplomatik

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath menilai pemerintah telah melakukan...

Ahad, 16/08/2015 19:28 0

Rohah

Iblis pun Heran dengan Fir’aun

KIBLAT.NET – Dahulu kala, orang-orang bijak pernah bercerita tentang bodoh dan gilanya Fir’aun. Cerita tersebut...

Ahad, 16/08/2015 17:25 1

Artikel

Obama Gagal Hadapi Cyber-Jihadist

KIBLAT.NET, Washington – Dalam menghadapi fenomena berkembangnya kelompok Negara Islam (ISIS) dan organisasi-organisasi jihadis lainnya,...

Ahad, 16/08/2015 06:24 0

Manhaj

Jawaban Abu Qatadah Soal “Hukum Keluar dari Ketaatan terhadap Pemerintah”

KIBLAT.NET – Dalam suatu kesempatan Syaikh Abu Qatadah Al-Filistini, seorang pemerhati dunia jihad, ditanya tentang...

Sabtu, 15/08/2015 16:10 0

Suriah

Kurangi Tekanan di Zabadani, Mujahidin Putus Aliran Air ke Damaskus

KIBLAT.NET, Damaskus – Sejumlah brigade mujahidin Suriah mengumumkan, Jumat (14/08), memutus mayoritas pasokan air untuk...

Sabtu, 15/08/2015 13:44 0

Suriah

Markasnya Dibom, Jaiysul Sunnah: Koalisi Dibentuk Bukan untuk Perangi ISIS

KIBLAT.NET, Idlib – Faksi mujahidin Jaisyul Sunnah, Jumat (14/08), mengeluarkan pernyataan terkait serangan koalisi AS...

Sabtu, 15/08/2015 11:26 0

Close