... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KOMAT: Kalau Garis Keras Kami Tidak Bikin TPF, Tapi Perang ke Papua

Foto: Komite Umat Tolikara di depan puing reruntuhan rumah dan kios yang menjadi sasaran penyerangan massa di Tolikara.

KIBLAT.NET, Jakarta – Pernyataan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai bahwa Komite Umat untuk Tolikara (KOMAT) adalah kelompok Islam Garis Keras langsung ditanggapi lembaga tersebut.

Ketua KOMAT, Ustadz Bachtiar Nasir meminta Pigai untuk menjelaskan lebih dulu dalam kapasitas apa dia berbicara seperti itu. Apakah dalam kapasitas pribadi atau sebagai Komnas HAM.

“Bila dia secara secara pribadi kita akan hadapi pribadinya. Bila dia berasumsi, kami juga bisa mengeluarkan asumsi tentang dia. Tapi, kalau itu pernyataan Komnas HAM yang telah melewati pleno. Kami akan datangi Komnas HAM untuk meminta klarifikasi,” kata Bachtiar kepada Kiblat.net, pada Selasa (11/8) di Jakarta.

Terlepas dari hal itu, kata Bachiar, Pigai telah mengalihkan isu. Mungkin dia punya agenda pribadi dengan pengalihan isu.

Lebih dari itu, menurut Bachtiar, Pigai boleh saja beropini dalam kasus Tolikara seolah-olah yang harus menjadi perhatian adalah pelaku penyerangan yang ditembak aparat adalah sah-sah saja.

“Sebagai Komisioner dia berhak untuk melihat sisi penembakan. Tetapi dari sudut pandang KOMAT, Polisi sudah benar mengambil tindakan. Justru kami menghimbau Pigai selaku Komisioner harus mencari data yang valid,” paparnya. Baca juga : Penyerang GIdI Tertembak, Komnas HAM Sebut Aparat Tak Langgar HAM Jika Penuhi Prosedur

Bachtiar juga menegaskan bila KOMAT Garis Keras, mungkin kelompok-kelompok jihad akan berangkat ke Tolikara.

BACA JUGA  Ahok Lelang Batik yang Dikenakan Saat Sidang, Ditawar Sampai Rp 100 Juta

Justeru, posisi KOMAT menenangkan umat agar tidak melakukan penyerangan ke Papua. KOMAT juga melakukan komunikasi kepada kalangan umat yang marah besar dengan peristiwa Tolikara, hingga imbasnya KOMAT disebut lembek oleh sebagian pihak di internal umat Islam.

“Kalau KOMAT Garis Keras, kami tidak akan melakukan kegiatan investigasi, mungkin dalam bentuk perang atau gerakan pembalasan. Tapi, kita kan justru meredam umat. Jadi salah besar kalau sebut KOMAT Garis Keras,” terang Sekjen MIUMI itu.

Selain itu, Bachtiar juga membantah tuduhan Pigai bahwa KOMAT bukan lembaga yang jelas, sehingga tidak punya kapasitas membuat Tim Pencari Fakta (TPF). Bachtiar menegaskan bahwa KOMAT merupakan sebuah komite yang di dalamnya terdiri dari ormas Islam dan tokoh-tokoh umat kaliber nasional.

KOMAT dalam pergerakannya, mampu berkomunikasi dengan TNI, Polri, DPR, dan lembaga eksekutif.

 

Reporter: Bilal
Editor: Fajar Shadiq


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Jet Koalisi AS Serang Markas Jaisyul Fath di Kota Athmah

KIBLAT.NET, Idlib – Sedikitnya 25 orang, termasuk warga sipil, terbunuh dalam serangan yang dilancarkan jet...

Rabu, 12/08/2015 10:13 0

Afghanistan

Pernyataan Resmi Taliban Terkait Eksekusi ISIS di Nangarhar

KIBLAT.NET, Nangarhar – Imarah Islam Afghanistan (Taliban) mengutuk keras eksekusi sejumlah warga dan tokoh Afghanistan...

Rabu, 12/08/2015 09:28 0

Video Kajian

[Video] Wawancara: Mencari Format Perjuangan Politik Islam Bersama Ust. Abu Rusydan (Bag 2)

KIBLAT.NET- Ketika upaya memperjuangkan Islam lewat parlemen dihadapkan kepada dua fenomena; tuntutan terhadap nash syariat...

Rabu, 12/08/2015 08:53 0

Rusia

Saudi dan Rusia Sepakati Perangi ISIS, Namun Berbeda Sikapi Assad

KIBLAT.NET, Moskow – Menteri Luar Negeri Arab Saudi dan Rusia sepakat pentingnya memerangi Daulah Islamiyah...

Rabu, 12/08/2015 08:52 0

Palestina

Al-Qassam Gelar Parade Militer dan Kenalkan Rudal Baru

KIBLAT.NET, Gaza – Brigade Izzudin Al-Qassam, sayap militer gerakan Hamas, Selasa (11/08), menggelar parade militer...

Rabu, 12/08/2015 07:55 0

News

Unjuk Rasa Kematian Bocah Kulit Hitam Berakhir Ricuh, Ferguson Diberlakukan Kondisi Darurat

KIBLAT.NET, Ferguson – Keadaan darurat diumumkan di kota Ferguson, Amerika Serikat pada Senin (10/08). Hal...

Selasa, 11/08/2015 20:21 0

Mesir

264 Tahanan di Penjara Mesir Wafat Gara-gara Tak Mendapat Perawatan Medis

KIBLAT.NET, Kairo – Sebanyak 264 tahanan di penjara Mesir meninggal karena tak mendapatkan perawatan medis...

Selasa, 11/08/2015 20:00 0

Info Event

Hadirilah! Tabligh Akbar Umat Islam Boyolali untuk Papua

KIBLAT.NET – Undangan  kepada segenap kaum Muslimin ================== HADIRILAH!! TABLIGH AKBAR 👳 Bersama : Ustadz Fadlan...

Selasa, 11/08/2015 19:32 0

Artikel

Revitalisasi Kelembagaan Bakor Pakem Guna Meningkatkan Kewaspadaan Nasional dari Aliran Sesat

KIBLAT.NET – Perkembangan dakwah aliran sesat di Indonesia telah mencapai tahap integrasi yang demikian kuat,...

Selasa, 11/08/2015 18:27 0

Suriah

Inilah Akhlaq Mujahidin Jabhah Nusrah, Ogah Perangi ISIS Demi Kepentingan Amerika

KIBLAT.NET, Aleppo – Mujahidin Jabhah Nusrah menarik pasukannya dari posisi garis depan dalam pertempuran melawan Daulah (ISIS) di...

Selasa, 11/08/2015 17:29 0

Close