... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Pengaruh ISIS Setelah Kematian Amir Imarah Taliban

KIBLAT.NET – Taliban telah mengonfirmasi meninggalnya Mullah Omar Kamis 30 Juli 2015. Banyak analisis Barat melihat kematian Amir Imarah Taliban ini —bahkan sebelum terkonfirmasi— memiliki implikasi besar bagi eksistensi Al-Qaidah. Menurut analisis, baiat lebih awal kepada Mullah Umar dianggap sebagai alasan untuk menolak seruan baiat Al-Baghdadi.[1]

Derek Harvey, pensiunan perwira intelijen militer senior Amerika Serikat khusus untuk Irak dan Afghanistan, salah satunya. Ia mengatakan bahwa kematian Mullah Umar akan menjadi masalah besar. Orang-orang yang telah bergabung kepada Al-Qaidah akan membelot ke ISIS. “Umar diakui oleh Usamah bin Laden dan banyak tokoh lainnya di Al-Qaidah sebagai pemimpin yang berpengaruh,” kata Harvey.

Salat ghaib untuk Mullah Muhammad Umar oleh Jamaah Dakwah Kasymiriyah Al-Jihadiyah di Pakistan

Salat ghaib untuk Mullah Muhammad Umar oleh Jamaah Dakwah Kasymiriyah Al-Jihadiyah di Pakistan

Ini berarti dalam kenyataannya, menurut Harvey, beberapa pemimpin Al-Qaidah berjanji setia (baiat) kepada Mullah Umar karena sosoknya. Dengan meninggalnya Umar, mereka bebas untuk berbaiat kepada pemimpin atau kelompok mana pun. Mereka juga bebas untuk bertengkar di antara mereka sendiri. “Hal ini menciptakan lebih banyak kesempatan untuk ISIS,” kata Harvey. Para pejabat intelijen AS saat ini setuju dengan pendapat ini.[2]

Beberapa waktu lalu, sebagian loyalis Taliban memang membelot dan berbaiat kepada organisasi yang dipimpin Syaikh Al-Baghdadi itu. Kelompok ini secara resmi mengumumkan kehadirannya di Afghanistan pada bulan Januari 2015, dan pendukung ISIS berjuang pasukan Taliban di provinsi Nangarhar. [3] Dengan kematian Mullah Umar ini, diprediksi pejuang ISIS bisa menjadi pemenang dan menjadi alat perekrutan terbesar di Afghanistan. Beberapa netizen pro ISIS sebelum kabar kematian Mullah Umar pekan ini keluar, mereka telah mengangkat isu bahwa Mullah Umar telah lama meninggal dunia. Dugaan ini keluar karena Mullah Umar telah lama tidak muncul.

Rumor Mullah Umar Meninggal Tahun 2013

Sehari sebelum meninggalnya Mullah Umar dikonfirmasi secara resmi oleh keluarga dan Imarah Taliban, media-media Barat mengabarkan bahwa Mullah Umar telah meninggal sejak tahun 2013 lalu. Kabar ini bersumber dari Haseeb Sediqi, juru bicara dinas intelijen Afghanistan, yang menegaskan kepada pers bahwa Umar telah meninggal pada bulan April 2013.

BACA JUGA  KH Luthfi Basori Nilai Penolak Muslim United Kelompok Liberal

Kabar itu kemudian menjadi viral dan muncul analisis-analisis berdasarkan berita yang belum terkonfirmasi ini. Bahkan berkembang menjadi BC (Broadcast) yang menyebar di grup-grup perbincangan di media sosial, yang menyatakan bahwa Taliban telah menutup-nutupi kematian Mullah Umar.

Sebagian teks BC yang beredar pasca kematian Mullah Umar

Sebagian teks BC yang beredar pasca kematian Mullah Umar

Kabar dari sumber intelijen seperti ini sebenarnya pola lama dan sering terjadi. Mullah Umar sendiri pernah dikabarkan meninggal pada tahun 2002, 2003 dan kemudian pada tahun 2009, 2010 dan 2011.[4]

Keluarga dan Gerakan Taliban mengumumkan wafatnya Mullah Umar pada Kamis, karena sakit, sehari setelah pengumuman dinas Intelijen Kabul. Teks dalam pengumuman itu memang tidak menyebutkan tanggal kematian Mullah Umar, tetapi mengatakan bahwa “kesehatannya memburuk dalam dua minggu terakhir,” yang berarti bahwa kematiannya tidak kembali ke bulan April 2013 sebagaimana klaim otoritas Kabul.[5]

Tuduhan yang muncul dari dugaan Mullah Umar telah lama meninggal, dijelaskan dalam pernyataan resmi bahwa ia tidak pernah keluar di publik adalah karena menderita sakit.[6]

Akun Politik, Tidak Resmi

Sumber lain yang menyebut kematian Mullah Umar tahun 2013 adalah pemilik akun Twitter yang menyebut dirinya Kantor Politik Imarah. Secara kronologis dapat dijelaskan  bahwa Intelijen Kabul membuat rumor kematian itu. Lalu dikutip oleh akun Kantor Politik Imarah di Twitter. Hal ini terbukti setelah dikonfirmasi, pemilik akun tersebut mengakui bahwa kabar itu keliru dan ia tidak mewakili suara Imarah.

Kabar kematian Mullah Umar tahun 2013 oleh akun  Kantor Politik Imarah

Kabar kematian Mullah Umar tahun 2013 oleh akun Kantor Politik Imarah

Hal yang sama juga pernah terjadi ketika akun tersebut menyatakan bahwa Imarah sedang dalam proses negosiasi damai dengan Kabul. Pernyataan itu dibantah oleh otoritas resmi Imarah, “Imarah Islam telah mendelegasikan semua kekuasaan untuk masalah ini kepada Jabatan Politik. Dan Jabatan Politik tidak mengetahui adanya proses tersebut.”[7]

Pernyataaan Jubir Imarah  menyikapi rumor pengelenggaraan negoisasi Imarah dengan Kabul

Pernyataaan Jubir Imarah menyikapi rumor pengelenggaraan negoisasi Imarah dengan Kabul

Ini menunjukkan bahwa akun tersebut tidak mewakili Imarah. Hal ini kemudian diakui oleh pemilik akun itu sendiri, “Rumor tentang penyelenggaraan negosiasi antara Imarah Islam dan pemerintahan Kabul tidak benar.”

Pernyataan pemilik akun bahwa ia tidak mewakili Imarah

Pernyataan pemilik akun bahwa ia tidak mewakili Imarah

Pengaruh ISIS

BACA JUGA  Takmir Masjid Beberkan Alasan UGM Tolak Ustadz Abdul Somad

Kematian seorang pemimpin jelas berpengaruh terhadap loyalisnya. Namun, loyalis Al-Qaidah tidak akan mudah berpindah ke organisasi Daulah Islam. Beberapa penguatnya adalah:

Pertama, Al-Qaidah menerapkan standar ketat dalam perekrutan. “Kesaksian dari dalam” Abu Jarir Asy-Syimali  dalam edisi “Al-Qaidah dari Waziristan” Majalah ISIS Dabig 6 menguatkan hal ini. Asy-Syimali —yang mengeluhkan standar perekrutan Al-Qaidah—adalah contoh orang yang tidak lulus. Orang-orang yang keluar dan berbaiat kepada ISIS adalah oknum, yang tergambar dalam kesaksian tersebut sebagai “barisan sakit hati”. Pada umumnya, organisasi yang telah lama dalam pengalaman akan tetap bertahan dan mampu membentengi anggotanya. Keluarnya satu atau beberapa orang tidak akan berpengaruh besar terhadap organisasi.

Kedua, mental anggota Al-Qaidah secara alamiah telah dilatih oleh kematian para pemimpin dan tokoh mereka. Dan itu telah terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadap kelangsungan organisasi. Al-Qaidah cabang Jazirah Arab, misalnya, dalam kurun waktu singkat (Januari -Juni 2015) diuji dengan gugurnya lima tokoh utama mereka, termasuk pemimpin tertinggi, oleh serangan Amerika. Namun, sampai hari ini dengan pemimpin baru yang diangkat, mereka tetap solid dan tidak ada pergeseran loyalitas yang bisa disebut dari Al-Qaidah kepada kepemimpinan Al-Baghdadi.

Ketiga, analisis bahwa para pemimpin Al-Qaidah berbaiat kepada Mullah Umar karena sosoknya tidaklah kuat. Seorang muslim tidaklah mudah memberikan baiat, baik baiat sugro maupun kubro. Mereka memahami makna baiat itu dan konsekuensinya. Dengan langkah Taliban yang cepat mengangkat pemimpin baru, loyalis akan tetap memberikan baiatnya kepada Imarah selama mereka tidak melihat pelanggaran yang berkonsekuensi pembatalan baiat.

Suasana baiat kepada Mullah Akhtar Amir baru Imarah Taliban di salah satu wilayah Afghanistan

Suasana baiat kepada Mullah Akhtar Amir baru Imarah Taliban di salah satu wilayah Afghanistan

Keempat, penurunan prestasi organisasi Daulah Islam sejak dideklarasikan sampai hari ini berpengaruh kepada kepercayaan publik. Ini akan mempersulit satu kelompok jihad untuk memberikan baiat. Syaikh Abu Qatadah Al-Falistini menulis surat terbuka kepada Syaikh Al-Baghdadi dalam setahun deklarasinya, yang menilai kekhilafahannya bukan kerahmatan bagi seluruh alam, melainkan keburukan bagi Islam dan penganutnya. Pernyataan-pernyataan ISIS yang lemah argumen, banyaknya wilayah yang direbut kembali oleh musuh, disorientasi arah senapan dan beberapa laporan ketidakadilan terhadap loyalisnya sendiri semakin menjauhkan ISIS dari umat, bahkan oleh loyalisnya sendiri.[]

Penulis: Agus Abdullah

_______________________

[1] http://news.intelwire.com/2015/07/mullah-omar-and-aq-isis-war.html

[2] http://www.bloombergview.com/articles/2015-07-29/a-leaderless-taliban-benefits-islamic-state

[3] http://blogs.wsj.com/washwire/2015/07/29/how-death-of-talibans-mullah-omar-could-boost-isis-in-afghanistan/

[4] http://www.theguardian.com/world/2015/jul/29/taliban-leader-mullah-omar-dead-claims

http://www.bbc.com/news/world-asia-33703097

[5] http://www.raialyoum.com/?p=294344

[6] http://justpaste.it/mp10

[7] Lihat http://justpaste.it/moeu yang dipublikasikan oleh akun resmi Juru Bicara Imarah.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tak Ada Bacaan Al-Quran Langgam Jawa di Pembukaan Muktamar NU

KIBLAT.NET, Jombang – Bacaan Al-Quran langgam Jawa tak dibacakan saat pembukaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU)...

Ahad, 02/08/2015 06:43 0

Indonesia

Selesaikan Tragedi Tolikara Secara Hukum, Baru Adat

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Komisi III DPR Bagian Hukum dan HAM, Nasir Djamil menyatakan penyelesaian...

Ahad, 02/08/2015 00:01 0

Indonesia

Nasir Djamil: Hubungan Kerjasama Israel dengan GIdI Menampar Wajah Indonesia

KIBLAT.NET, Jakarta – “Saya pikir ini semacam pembangkangan. Pembangkangan terhadap kebijakan pemerintah Indonesia” ujar anggota...

Sabtu, 01/08/2015 18:00 3

Suriah

Lagi, PBB Pangkas Bantuan untuk Pengungsi Suriah

KIBLAT.NET, Damaskus – Program Pangan Dunia (WFP), program PBB yang mengurusi bantuan pangan dan organisasi,...

Sabtu, 01/08/2015 17:00 0

Indonesia

Alun-Alun Jombang Disulap Jadi Arena Muktamar NU Ke-33

KIBLAT.NET, Jombang – Alun-alun Jombang seketika berubah wajah saat digunakan sebagai arena Muktamar Ke-33 Nahdlatul...

Sabtu, 01/08/2015 16:36 0

Indonesia

Tak Ada Evaluasi Soal Dana Otsus Papua, Tragedi Tolikara Jadi Pijakan

KIBLAT.NET, Jakarta – Legislator sekaligus pimpinan Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Papua dan Aceh, Nasir...

Sabtu, 01/08/2015 16:00 0

Indonesia

Dana APBD Tolikara Digunakan untuk Wisata ke Yerusalem, Ini Kata Tim Otsus Papua

KIBLAT.NET, Jakarta – Munculnya dugaan penyalahgunaan dana APBD Kabupaten Tolikara oleh Bupati Usman G. Wanimbo...

Sabtu, 01/08/2015 15:22 0

Afghanistan

Mullah Akhtar Muhammad Manshur Resmi Pimpin Taliban

KIBLAT.NET, Afghanistan — Setelah resmi merilis wafatnya pemimpin mereka Mullah Umar rahimahullah, Dewan Syura Imarah...

Sabtu, 01/08/2015 15:00 0

Indonesia

Berikut Rekomendasi TPF Komat Tolikara Kepada Pemerintah terkait GIdI

KIBLAT.NET, Jakarta – Tim Pencari Fakta Komite Umat (Komat Tolikara) dalam konferensi pers di Jakarta,...

Sabtu, 01/08/2015 14:34 0

Indonesia

TPF Komat Tolikara: Tragedi Tolikara Merupakan Pelanggaran HAM Berat

KIBLAT.NET, Jakarta – Tim Pencari Fakta Komite Umat (Komat-Tolikara) menegaskan Tragedi Tolikara sama sekali bukan...

Sabtu, 01/08/2015 14:00 0

Close