... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Strategi Baru Amerika dan Dampaknya terhadap Al-Qaidah dan ISIS (Bag.2)

Foto: Konvoi ISIS

Baca tulisan sebelumnya: Strategi Baru Amerika dan Dampaknya terhadap Al-Qaidah dan ISIS (Bag.1)

KIBLAT.NET – Episode kedua: Amerika berusaha mengubah cara pandang para anggota al-Qaidah dan anggota gerakan-gerakan jihad lainnya. Upaya ini ditempuh dengan “menunjukkan” kegagalan strategi lama mereka al-Qaidah, dan juga dengan meyakinkan perlunya mengganti strategi lama dengan strategi yang baru yang sejalan dengan tujuan-tujuan Amerika. Inilah inti dari berbagai analisa yang berkembang, serta perlunya berkonsentrasi pada poin-poin yang telah disebutkan sebelumnya.

Apa strategi baru Amerika yang akan digunakan untuk “meyakinkan” atau mempengaruhi gerakan jihad? Supaya bisa meraih tujuan utama: menarik diri dari wilayah konflik dengan aman? Sebelum menyebutkan strategi barunya, harus jelas bahwa strategi al-Qaidah tidak mengalami kegagalan, namun ia akan berhasil setelah melewati pengalaman panjang dalam menghadapi para penjajah lokal, serta berbagai eksperimen/usaha mendirikan negara Islam. Dan hal itu sudah sangat jelas dipahami oleh Syeikh Usamah bin Ladin dan para mujahidin pengikutnya, bahwa Amerika akan selalu ada di setiap medan untuk menggagalkan setiap proyek Islamiy dengan segala kekuatan ekonomi, militer, dan politiknya.

Sudah dikemukakan sebelumnya bahwa tidak mungkin kita mendirikan sebuah negara Islam yang merdeka dan menerapkan sistem hukum Islam selama Amerika masih memiliki kekuatan dan uang. Bukti-bukti cukup banyak di mana Amerika selalu berusaha menggagalkan upaya mujahidin mendirikan imarah dan pemerintahan Islam di Sudan, Aljazair, Somalia, Afghanistan dan Waziristan, Yaman dan Mali. Ketika sebuah imarah dan pemerintahan Islam diumumkan, dengan cepat negara-negara di dunia yang dipimpin oleh Amerika segera melancarkan perang baik secara ekonomi maupun militer untuk menentangnya. Proyek Islami tersebut akhirnya “berakhir” dan mujahidin harus kembali melakukan perang gerilya.

Syaikh Usamah bin Ladin

Syaikh Usamah bin Ladin

Karena itulah, kepemimpinan al-Qaidah memandang bahwa mendirikan proyek Islami (negara Islam) tidak bisa dilakukan kecuali setelah kekuatan Amerika tumbang yang mengakhiri dominasi dan hegemoninya di seluruh dunia. Jika tidak, maka usaha-usaha ke arah sana (proyek Islam) hanya akan membuang-buang waktu dan energi. Untuk itu lah, kepemimpinan al-Qaidah menerapkan strategi jitu: Fokus melancarkan serangan terhadap Amerika, dan menghancurkan kepentingan-kepentingan Amerika di seluruh dunia.

Untuk menguras sumber daya Amerika secara ekonomi dan militer, hingga terlihat tanda-tanda kejatuhannya sebagaimana kejatuhan Uni Soviet sebelumnya, atau paling tidak menyusutkan kekuatannya secara signifikan dan mengusirnya keluar dari wilayah-wilayah konflik di dunia Islam. Strategi ini nampaknya sudah terbayar dan berdampak di mana Amerika mengalami krisis ekonomi terbesar sepanjang sejarah, dan tidak lama lagi akan tumbang. Sebaliknya, jika Allah SWT belum menghendaki hal itu terjadi, maka seluruh dunia akan mengalami nasib yang sama dengan Amerika, yaitu krisis ekonomi.

BACA JUGA  Lembaga Sertifikasi Halal Amerika Kunjungi Kementerian Agama

Setelah Amerika dengan susah payah menyelamatkan diri dari kebangkrutan dan mengatasi krisis ekonominya, mereka akan mengambil pelajaran untuk tidak jatuh kedua kali. Amerika tahu bahwa dunia tidak mungkin akan terus menerus membantu dan menyelamatkannya setiap saat. Oleh karena itu, Amerika akan memulai dengan rencana baru untuk mengubah strategi berbahaya al-Qaidah dengan strategi baru lainnya yang akan memotong tujuan-tujuan Amerika di tanah Muslim.

Strategi baru tersebut bisa dijelaskan sebagai berikut: Adanya kemungkinan mendirikan negara Islam yang menerapkan syariah dan memperluas wilayahnya di depan mata dan telinga Amerika. Kemudian, konskuensinya menjadi tidak lagi diperlukan untuk terlalu fokus ke dalam usaha-usaha menumbangkan kekuatan Amerika, namun “realitas” ini bisa diraih dengan “kekuatan”.

OBAMA001

Obama dan lisan dustanya

Beberapa langkah Amerika dalam rangka mempromosikan strategi ini:

1. Meyakinkan atau mempengaruhi gerakan jihad bahwa tidak perlu melancarkan perang secara langsung terhadap Amerika dan negara-negara Barat lainnya. Namun, cukup bagi mereka untuk menfokuskan pada musuh-musuh lokal: penguasa tiran, Syiah Rafidhoh, partai-partai dan kelompok Islam lainnya.

2. Mempengaruhi para jihadis di seluruh dunia tentang perlunya berhijrah ke negara Islam untuk berpartisipasi dalam membangun pilar-pilarnya serta membangun struktur negara Islam tersebut. Sehingga dengan demikian, AS dan Eropa akan aman dari serangan – serangan “pejuang mandiri” atau the lone wolves.

3. Menyingkirkan al-Qaidah dan cabang-cabangnya di seluruh dunia dengan memberikan bukti-bukti kegagalan strategi lamanya serta ketidakmampuannya memerangi Amerika jika dibandingakan dengan strategi baru negara Islam (ISIS)

4. Mengumpulkan para jihadis yang dianggap berbahaya dan para pemuda mujahid terbaik di seluruh dunia di suatu tempat tertentu yang terlokalisir, sehingga akan memudahkan Amerika menghabisi mereka setiap saat.

Untuk melengkapi episode tipudaya “anak” gerakan jihad ini, dengan kegunaan strategi baru ini, memungkinkan sebuah kelompok gerakan jihad yang telah berhasil diinfiltrasi menerapkan strategi (baru) ini dan membiarkan mereka meraih kemenangan di lapangan pertempuran di Iraq dan Suriah supaya mendirikan negara Islam di kawasan yang memiliki sumber daya minyak.

Strategi Amerika ini juga memungkinkan mereka menguasai berbagai jenis persenjataan berat dan modern untuk membangun superioritas militer. Dengan kondisi ini, memungkinkan mereka (ISIS) memerangi dan mengalahkan kelompok-kelompok jihadis yang masih setia menerapkan strategi al-Qaidah.

Untuk mengkonsolidasikan strategi baru ini, satu kelompok yang terdiri dari para “ekstrimis” telah ditanam di dalam tubuh organisasi itu untuk memberikan legitimasi strategi baru, menunjukkan bukti kesetiaan/keterikatan mereka dengan dasar-dasar hukum Syariah. Dan mereka menggarisbawahi sejumlah konsep dalam Syariat Islam untuk meraih tujuannya. Di antara konsep paling menonjol yang mereka terapkan dan yang menjadi konsentrasi kebijakan kelompok ini, di antaranya:

BACA JUGA  Menko PMK: Diet Berlebihan Bahayakan Kesuburan Wanita

1. Memerangi orang yang murtad lebih diprioritaskan daripada memerangi pasukan salibis.

2. Memerangi orang-orang kafir semacam Syiah Rafidhoh layak diprioritaskan daripada memerangi pasukan salibis.

3. Pentingnya mendirikan negara Islam terlebih dahulu dan memperkuat pilar-pilarnya sebelum memerangi musuh diluar wilayah negara Islam (luar negeri).

4. Wajibnya mengajak manusia berada di bawah satu bendera Khilafah dan di bawah satu kepemimpinan sebelum memulai melancarkan serangan terhadap musuh luar.

demonstrasi pro alqaeda di Suriah

Aksi unjuk rasa massa pro Al-Qaeda di Suriah

Grand strategi tipudaya ini telah menjalar dan menjebak banyak di antara anak-anak gerakan jihad. Hingga banyak dari mereka yang sampai merongrong struktur al-Qaidah dengan menggunakan tangan-tangan dan lidah mereka sendiri. Setelah itu mereka mempromosikan strategi yang dibuat oleh Amerika ‘terlaknat’ ini, sementara mereka bahkan tidak menyadarinya.

Apa yang tidak diketahui orang-orang “yang perlu dikasihani” itu adalah bahwa Amerika ingin menyibukkan mujahidin dengan pertempuran internal antar mereka yang tidak akan menghasilkan kemenangan maupun kehormatan apapun bagi perjuangan mereka.

Kemenangan-kemenangan “hollywood” atau kemenangan semu yang diraih kelompok negara Islam (ISIS) saat ini tidak lebih dari tipudaya Amerika terhadap anak-anak muda yang bersemangat namun mudah dibohongi. Setelah menyadari tujuan-tujuan Amerika di wilayah itu tercapai, mereka akan melancarkan perang global terhadap mujahidin di Iraq dan Suriah, seperti yang telah mereka lakukan terhadap mujahidin di Iraq pada tahun 2006.

Dan juga seperti yang telah mereka lakukan terhadap Imarah Islam Afghanistan, Abyan (Yaman), Mali dan (sebelumnya) di Somalia. Dan bagi siapa saja yang berfikir bahwa realitas negara Islam (ISIS) saat ini berbeda dengan yang lainnya, maka kami ingatkan tentang invasi Amerika yang terjadi beberapa hari yang lalu di jalur ladang-ladang minyak di Raqqah yang menyebabkan gugurnya pemimpin senior Abu Sayyaf dan sejumlah komandan lapangan Iraq, dan penculikan terhadap istri Abu Sayyaf yang kemudian dikirim ke penjara Amerika di Iraq! Setelah itu, pasukan Amerika mundur dengan tanpa menderita kerugian apapun!

Di sini terdapat bukti bahwa Amerika mengeksploitasi atau memanfaatkan mereka untuk mencapai tujuan-tujuannya (Amerika), dan jika salah satu dari mereka melenceng dari jalur yang sudah ditentukan, ia akan dihabisi atau ditahan.

Dan satu kesaksian atas semua ini adalah, bahwa Amerika melambungkan nama ISIS dengan “bukti-bukti” keberhasilan penerapan strategi baru ISIS, yang dengan “bukti-bukti” itu akan digunakan untuk menyingkirkan al-Qaidah serta menyulut konflik sektarian. Begitu Amerika berhasil mencapai tujuan-tujuannya, mereka akan (segera) mengubur “alat” mereka, yaitu ISIS. Sejarah akan menyaksikan persekongkolan paling jahat terhadap Islam di era sejarah modern.

 

Penulis: Yasin Muslim

Sumber: Al-Minara

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

2 comments on “Strategi Baru Amerika dan Dampaknya terhadap Al-Qaidah dan ISIS (Bag.2)”

  1. supri putra

    mashaAllah…. analisa yg sangat lucu dan kontradiktif,, salah satu poin.. amerika dan eropa berusaha untuk mengumpulkan jihadis didunia, di satu tempat (IS) agar mudah dihabisi sewaktu2… kenyataan di lapangan.. jihadis yg berusaha masuk ke negara islam, di tangkapi dan di penjara… kalo sy siy mending bertawakal.. negara islam bisa besar bukan karena mereka banyak, atau hebat, atau punya rampasan perang yg banyak.. hanya semata2 karena allah,, ataupun sebaliknya.. Do’a sy semoga umat islam bisa bersatu, terhindar dari sifat dengki, munafik, apalagi murtad… doa kami khusus untuk para mujahid yg berjihad menolong agama Allah semoga selalu di limpahkan pertolongan oleh Allah..

  2. ISLAM FRESTO (Tulang Lunak)

    Analisa hebat namun penuh kebencian. Bukankah mudah bagi Alloh siapa yang akan menginflementasikan Syariatnya, apakah Alqaeda ataukah IS. Cukup baginya berkata “Jadilah! maka terjadilah” Atau karena Alqaeda lebih hebat punya strategi “bla-bla-bla”. Dan begitu yakin bahwa Daulah akan hancur karena pengalaman ditempat “bla-bla-bla”. Sejarah terus berjalan, dan Alloh menyaksikan. Gak ada yang perlu dikhawatirkan dari hebatnya makar Amerika. karena MAKARNYA ALLOH LAH YANG LEBIH BAIK.
    Tanpa Syariat ulama akan terus menikahkan lebih banyak anak yang hamil duluan dan kemaksiatan lainnya. Bukankah efek mudharat karena menelantarkan syariat harusnya lebih kita takuti, daripada makar Amerika.. yang tidak lebih dari “sarang laba-laba”

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Khutbah Idul Fitri 1436 H, Ust. Abdullah Manaf: Dua Cairan yang Dicintai Allah

KIBLAT.NET, Solo — Pagi ini ribuan kaum Muslimin tumpah ruah di pelataran parkir Assalam Hypermart,...

Jum'at, 17/07/2015 08:22 0

Philipina

Gubernur Otoritas Muslim Mindanao Larang Perayaan Idul Fitri dengan Tembakan ke Udara

KIBLAT.NET, Maguindanao – Gubernur Daerah Otonomi Muslim Mindanao (ARMM) di Filipina meminta warga Muslim untuk...

Kamis, 16/07/2015 21:50 0

Info Event

Besok Hari Raya, Inilah Jadwal Khatib Dai MADINA

KIBLAT.NET, Jakarta— Idul Fitri 1436 H kali ini jatuh pada esok hari, Jumat 17 Juli...

Kamis, 16/07/2015 21:44 0

Pakistan

Pakistan Tembak Jatuh Drone Mata-Mata Milik India

KIBLAT.NET, Islamabad – Pasukan militer Pakistan menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak (drone) pengintai milik...

Kamis, 16/07/2015 20:47 0

Indonesia

MA An-Nuur Solo: Idul Fitri 1436 H Jatuh Hari Jumat

KIBLAT.NET, Solo — Mah’ad Ali An-Nuur Sukoharjo mengumumkan Hari Raya Idul Fitri 1436 H akan...

Kamis, 16/07/2015 19:46 0

Artikel

Beginilah Cara Salafushalih Menyikapi Ramadhan yang Telah Berakhir

KIBLAT.NET – Bulan Ramadhan yang penuh keberkahan telah berakhir. Siang hari dan malam-malamnya telah beranjak...

Kamis, 16/07/2015 17:00 0

Lebanon

Militer Lebanon Sita Drone Diduga Milik Pejuang Suriah

KIBLAT.NET, Arsal – Militer Lebanon mengaku pasukannya telah menyita drone di timur Lembah Bekaa, mereka...

Kamis, 16/07/2015 16:00 0

Mesir

Doakan Agar Penguasa Zalim Dihukum, Syaikh Muhammad Jibril Dilarang Bepergian

KIBLAT.NET, Kairo – Pemerintah Mesir pada hari Rabu (15/07) melarang seorang ulama terkenal untuk melakukan...

Kamis, 16/07/2015 16:00 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Idul Fitri 1436 H: Musibah Terbesar, Hilangnya Kepekaan Umat atas Kesesatan dan Kemungkaran

KIBLAT.NET – Teks khutbah Idul Fitri ini disampaikan oleh: Tengku Azhar, S.Sos.I pada Khutbah Idul Fitri...

Kamis, 16/07/2015 15:31 0

Indonesia

Begini Cara Pemilik Toko Busana di Poso Beramal Jelang Lebaran

KIBLAT.NET, Poso – Menjelang lebaran Idul Fitri 1436 H suasana jalan di ruko depan kompleks Muhamadiyah...

Kamis, 16/07/2015 15:00 0

Close