... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pasca Serangan Bom di Ibukota, Chad Larang Penggunaan Cadar

KIBLAT.NET, N’Djamena – Polisi Chad menyatakan akan menangkap siapa saja yang mengenakan cadar, sehari setelah bom bunuh diri yang dilakukan oleh penyerang yang menyamar sebagai wanita mengenakan cadar. Akibat kejadian itu, 15 orang tewas.

Serangan hari Sabtu (11/7) terhadap sebuah pasar di ibukota, N’Djamena, juga melukai 80 orang lainnya dan menimbulkan kepanikan di seluruh kota. Penyerang meledakkan sabuk bahan peledak ketika ia berhenti saat akan diperiksa keamanan di pintu masuk ke pasar utama kota.

“Serangan ini hanya menegaskan bahwa larangan pemakaian cadar dibenarkan,” kata juru bicara kepolisian nasional, Paul Manga.

Dia juga menambahkan bahwa “sekarang larangan itu harus dihormati lebih dari sebelumnya oleh seluruh penduduk”.

“Siapa pun yang tidak mematuhi hukum akan secara otomatis ditangkap dan dibawa ke pengadilan,” kata dia memperingatkan.

Chad melarang pemakaian cadar untuk wajah secara penuh, meningkatkan langkah-langkah keamanan dan mengebom posisi Boko Haram di Nigeria bulan lalu setelah terjadinya serangan pertama kelompok bersenjata di ibukota.

Keamanan juga semakin diperketat di ibukota pada hari Ahad (12/07), dengan mengerahkan polisi dan tentara di semua area, termasuk persimpangan, pasar dan masjid.

Dilaporkan, sembilan orang di antara yang tewas adalah pedagang perempuan, dan ketakutan masih terjadi di pasar, kemarin.

“Apa yang terjadi di tempat lain dan apa yang kita dengar dari laporan media kini terjadi di sini,” kata Zenaba, seorang pedagang wanita berusia empat puluhan.

BACA JUGA  Tujuh Tentara PBB Tewas dan Terluka Dalam Dua Serangan Berbeda di Mali

“Saya benar-benar takut atas nasib saya dan anak-anak saya,” katanya.

Konflik telah menewaskan sedikitnya 15.000 orang sejak 2009 dan membuat 1,5 juta orang kehilangan tempat tinggal.

Sebuah koalisi empat negara di antaranya Nigeria, Niger, Chad dan Kamerun dilaporkan berhasil memukul mundur milisi bersenjata dari kota-kota dan desa-desa yang mereka kuasai dalam sebuah operasi yang dimulai pada bulan Februari.

 

Sumber: Al Jazeera

Penulis: Qathrunnada

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Jangan Boros Jelang Lebaran

KIBLAT.NET – Islam merupakan agama yang selalu mengajarkan tawashut (berada di pertengahan) dalam segala hal....

Senin, 13/07/2015 13:02 0

Analisis

Strategi Tumpul AS untuk Melemahkan ISIS dan Assad

KIBLAT.NET – Kebijakan pemerintahan Obama merespon konflik Suriah dinilai oleh Kepala Hubungan Politik Ahrar Syam,...

Senin, 13/07/2015 07:37 0

Konsultasi

Rajin Puasa Tapi Jarang Shalat, Apa Hukumnya?

KIBLAT.NET – Pertanyaan: Salah seorang sahabat saya tidak mau melaksanakan shalat padahal umurnya sudah sangat tua....

Senin, 13/07/2015 00:52 0

Myanmar

Di Myanmar, Warga Budha Tak Bisa Menerima Keragaman Bangsa dan Agama

KIBLAT.NET – Komunitas warga Muslim Rohingya saat ini sedang menghadapi krisis kemanusiaan terparah di negerinya,...

Ahad, 12/07/2015 18:00 0

Eropa

PM Serbia Diusir Saat Peringatan Pembantaian Srebrenica

KIBLAT.NET, Srebrenica – Perdana Menteri Serbia Aleksander Vucic diusir oleh massa dari upacara pemakaman saat...

Ahad, 12/07/2015 16:00 0

Rohah

Para Pengemis Ini Bisa Buat Anda Tersenyum!

KIBLAT.NET – Satu hal yang tak lepas dari Bulan Ramadhan adalah kewajiban membayar zakat fitrah. Zakat...

Ahad, 12/07/2015 07:25 0

Artikel

Sejarah Kerajaan Islam Mali: Emas di Gurun Sahara

KIBLAT.NET – Dengan pertumbuhan ekonomi yang minim hidup dan rendahnya jumlah orang yang melek huruf, Mali memang dikenal sebagai salah...

Ahad, 12/07/2015 06:57 0

Munaqosyah

Bukan Pendapat Ahli Tsughur, Abaikan Saja?

KIBLAT.NET – Sebagian orang meyakini hidayah atau bimbingan kepada kebenaran dalam masalah ilmiah yang terjadi...

Ahad, 12/07/2015 04:57 0

Rohah

Hei…! Aku Bukan Budak

KIBLAT.NET – Ummu Salamah RA mengatakan bahwa Abu Bakar RA pergi ke Basrah untuk berdagang....

Ahad, 12/07/2015 03:45 0

Indonesia

Soal Pilot Indonesia Gabung ISIS, CIIA: Australia Paranoid

KIBLAT.NET, Jakarta – Dua penerbang asal Indonesia, Tommy Abu Alfatih alias Tomi Hendratno dan rekannya Ridwan...

Sabtu, 11/07/2015 16:40 1

Close