... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Jangan Boros Jelang Lebaran

Foto: Sumber foto: tribunnews.com

KIBLAT.NET – Islam merupakan agama yang selalu mengajarkan tawashut (berada di pertengahan) dalam segala hal. Tidak hanya dalam perkara ibadah dan muamalah, dalam urusan konsumsi pun Islam mengatur umatnya untuk bersikap hemat dan tidak berlebih-lebihan dalam mencapai kesenangan di dunia. Selain adanya perintah langsung untuk bersikap zuhud, dalam Islam juga ada beberapa syariat yang mendidik kaum muslimin untuk bersikap sederhana dan tidak berlaku boros.

Ramadhan adalah adalah salah satu contoh madrasah yang mendidik kaum muslimin agar bisa hidup sederhana dan hemat dalam menggunakan sesuatu. Dalam bulan Ramadhan Allah memerintahkan kita berpuasa dengan hanya makan waktu sahur dan saat berbuka saja, berbeda dengan hari biasa, umumnya makan tiga kali sehari; pagi, siang dan malam hari. Sehingga tingkat pengeluaran keuangan pun bisa lebih hemat daripada hari-hari biasa.

Demikian juga saat berbuka, meskipun kita telah menahan lapar seharian, namun kita tetap tidak boleh berlebih-lebihan saat berbuka. Rasulullah SAW telah memberi teladan dalam hal ini. Dalam sebuah riwayat, sahabat Anas bin Malik menceritakan, Rasulullah SAW berbuka puasa dengan ruthab (kurma basah) sebelum shalat. Kalau tidak ada ruthab, beliau memakan tamr (kurma kering) dan kalau tidak ada tamr, Nabi  meminum air seteguk demi seteguk.”(HR. Abu Dawud)

Kemudian Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk berbuka sebagaimana yang beliau ajarkan. Salam haditsnya beliau bersabda:

إذا كان أحدكم صائما فليفطر على التمر فإن لم يجد التمر فعلى الماء فإنالماء طهور

“Apabila diantara kalian berpuasa, berbukalah dengan kurma, jika tidak ada kurma, maka berbukalah dengan air, sebab air itu suci” (HR. Al-Baihaqi)

Jadi seharusnya dengan berpuasa seseorang mampu menjadi hamba yang hidup bersahaja, penuh dengan kesederhanaan, hemat dan jauh dari sifat boros. Namun sayang, pada kenyataannya sebagian kita yang menjalankan puasa tidak mendapatkan hikmah tersebut. Tingkat konsumsi kaum muslimin yang seharusnya bisa lebih hemat, justru ketika masuk bulan puasa cenderung meningkat dibandingkan hari-hari biasa.

Terlebih saat menjelang lebaran, sudah jadi rahasia umum bahwa banyak departemen-store atau pusat perbelanjaan memberi banyak diskon dan penawaran spesial menjelang hari raya. Penawaran ini macam-macam, mulai dari wadah kue, pakaian, hingga produk elektronik. Pesta diskon seperti ini telah melemahkan prinsip sebagian orang, banyak yang terpengaruh sehingga kebablasan dalam berbelanja.

Larangan Sombong dan Berlebih-lebihan

Selain tidak sejalan dengan Sunnah Rasulullah, terkadang hal itu justru mengantar seorang muslim jatuh ke dalam dosa berikutnya, yaitu boros dan berlebih lebihan (tabzir). Kebiasaan tersebut adalah perbuatan yang terlarang dalam agama bahkan membuatnya sekawan dengan setan, demikian Al-Qur’an menerangkan.

 “…makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.(Al-A’raf: 31)

Ibnu Abbas RA berkata, makanlah semaumu, berpakainlah seinginanmu! Aku tidak menyalahkan kalian kecuali pada dua perkara, karena sombong dan berlebih-lebihan. Dalam riwayat lain beliau memberi nasihat, sesungguhnya Allah menghalalkan makan dan minum sepanjang tidak mengandung unsur kesombongan dan berlebih-lebihan di dalamnya. (Tafsir Ibnu Katsir)

Terakhir, senada dengan itu, dalam surat Al-Isra’ ayat 26 Allah berfirman;

وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ

Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (Al Isra’ 26-27)

Penulis: Fahrudin


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Mesir

Daulah Bertanggung Jawab Serangan Bom di Konsulat Italia di Kairo

KIBLAT.NET, Kairo – Daulah Islamiyah mengaku, Ahad (12/07), bertanggung jawab atas serangan bom di depan...

Senin, 13/07/2015 10:00 0

Arab Saudi

Proyek Perluasan Masjidil Haram Diresmikan

KIBLET.NET, Mekah – Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz, Ahad (12/07), resmi membuka proyek...

Senin, 13/07/2015 09:00 0

Palestina

Lagi, Pemukim Yahudi Bakar Ladang Zaitun Warga Palestina

KIBLAT.NET, Tepi Barat – Pemukim Yahudi kembali membakar ladang Zaitun milik warga Palestina. Kali ini,...

Senin, 13/07/2015 08:00 0

Analisis

Strategi Tumpul AS untuk Melemahkan ISIS dan Assad

KIBLAT.NET – Kebijakan pemerintahan Obama merespon konflik Suriah dinilai oleh Kepala Hubungan Politik Ahrar Syam,...

Senin, 13/07/2015 07:37 0

Afghanistan

Bom Meledak di Dekat Pangkalan AS di Afghanistan, Puluhan Tewas

KIBLAT.NET, Kabul – Sebuah bom mobil meledak di dekat pangkalan udara Amerika Serikat di kota...

Senin, 13/07/2015 07:00 0

Konsultasi

Rajin Puasa Tapi Jarang Shalat, Apa Hukumnya?

KIBLAT.NET – Pertanyaan: Salah seorang sahabat saya tidak mau melaksanakan shalat padahal umurnya sudah sangat tua....

Senin, 13/07/2015 00:52 0

Amerika

Bukan Rusia, ISIS dan Al-Qaidah Musuh Prioritas AS

KIBLAT.NET, Washington – Juru bicara Departemen Luar Negeri AS pada hari Jumat (10/07) mengatakan bahwa...

Ahad, 12/07/2015 19:06 0

Myanmar

Di Myanmar, Warga Budha Tak Bisa Menerima Keragaman Bangsa dan Agama

KIBLAT.NET – Komunitas warga Muslim Rohingya saat ini sedang menghadapi krisis kemanusiaan terparah di negerinya,...

Ahad, 12/07/2015 18:00 0

Mesir

Ledakan Bom Terjadi di Depan Konsulat Italia di Kairo

KIBLAT.NET, Kairo – Sebuah ledakan besar terjadi di depan konsulat Italia di pusat kota Kairo...

Ahad, 12/07/2015 17:00 0

Inggris

Akademisi, Pengacara dan Tokoh Masyarakat Inggris Kritik RUU Kontra Terorisme

KIBLAT.NET, London – Ratusan akademisi Inggris mengatakan Undang-Undang Keamanan dan Kontra-Terorisme baru hanya akan memaksa...

Ahad, 12/07/2015 16:25 0

Close