... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Syeikh Qasim al-Raymi, Pemimpin Baru AQAP Tegaskan Baiat pada Al-Qaidah

Foto: Syaikh Qasim Al-Raymi

KIBLAT.NET – Melalui pesan audio, Al-Qaidah cabang semenanjung Arabia (AQAP) merilis pernyataan terkait penunjukan pemimpin baru mereka yaitu, Syaikh Qasim al-Raymi. Syaikh Al-Raymi resmi menjadi pemimpin AQAP setelah pendahulunya Syeikh Nasir al-Wuhaisyi gugur akibat serangan drone Amerika pada pertengahan bulan Juni yang lalu.

Syeikh al-Raymi menegaskan kembali baiat atau sumpah setianya kepada “Syeikh yang mulia, ayahanda tercinta”, Aiman ad-Dzawahiri. Dan beliau mengulangi kembali baiatnya, bahwa para komandan Al-Qaidah lainnya beserta segenap anggota-anggotanya telah berjanji setia kepada Syeikh ad-Dzawahiri.

“Saya berjanji setia kepada anda, untuk mendengar dan taat, baik di waktu susah maupun senang, dalam keadaan sulit maupun lapang, akan tetap setia meskipun diperlakukan tidak adil, dan tidak akan menyelisihi perintah/kebijakan para pemimpin kami, dan untuk berjihad di jalan Allah SWT,” demikian pernyataan al-Raymi kepada Syeikh al-Dzawahiri.

Syeikh al-Raymi menambahkan bahwa baiat yang beliau nyatakan itu atas nama beliau sendiri serta mewakili para mujahidin anggota AQAP.

Beliau juga menyampaikan ungkapan bela sungkawa atas gugurnya Syeikh al-Wuhaisyi, sang General Manager internasional Al-Qaidah. Dalam kesempatan yang sama Syeikh al-Raymi berjanji bahwa perang melawan Amerika akan terus berlanjut. “Kalian semua harus mengarahkan serta mengumpulkan seluruh panah dan pedang kalian untuk melawan Amerika”, kata Syeikh al-Raymi menyeru kepada para mujahidin di seluruh dunia.

Para pemimpin AQAP berulangkali mengatakan bahwa AS bekerja sama dengan Syiah di seluruh wilayah Timur Tengah, termasuk dengan Syiah Hautsi di Yaman melawan mujahidin dan masyarakat Sunni. Syeikh al-Raymi juga menegaskan bahwa AS dan Barat membutuhkan Syiah untuk dijadikan tameng yang akan melindungi mereka dari serangan-serangan mujahidin. AS dan Barat juga memperalat orang-orang Syiah untuk bisa menaklukkan orang-orang Muslim ahlu sunnah.

Syeikh al-Raymi memuji kemajuan yang diraih oleh Jaisyul Fatih di Suriah yang dipimpin oleh JN dan kelompok-kelompok yang menjadi aliansinya. Jaisyul Fatih sedang berperang melawan rezim Alawiyah Basyar Assad, dan juga melawan pasukan Syiah dukungan Iran.

Syeikh al-Raymi juga menyinggung tentang para tawanan muslim/mujahidin yang saat ini sedang ditawan oleh musuh di seluruh dunia, termasuk di fasilitas penjara AS di Teluk Guantanamo di Kuba. Beliau berjanji, mereka tidak akan dilupakan dan AQAP akan berjuang membebaskan mereka dari penahanan.

BACA JUGA  Kurang Dana, PBB Bakal Tutup 65 Persen Fasilitas Kesehatan di Yaman

Sebagaimana yang pernah dilaporkan oleh TLWJ sebelumnya, bahwa Syeikh al-Raymi sendiri punya seorang adik yang juga ditahan di Guantanamo.

Tak mengagetkan

Menurut Barat, kesetiaan Syeikh al-Raymi kepada Syeikh al-Dzawahiri bukan sesuatu yang mengagetkan. Data intelijen yang dikumpulkan oleh AS menunjukkan bahwa al-Raymi pernah dilatih Al-Qaidah di Afghanistan sebelum peristiwa 11 September.

Beliau terpilih sebagai salah satu pelaku dalam rencana pembunuhan yang gagal terhadap duta besar AS untuk Yaman pada tahun 2002. Kemudian al-Raymi divonis hukuman penjara selama beberapa tahun, namun berhasil kabur dari penjara pada tahun 2006.

Sejak saat itu, menurut Departemen Luar Negeri AS, al-Raymi sangat berperan dalam merekrut generasi baru pejuang mujahidin AQAP yang berbasis di Yaman. Memang benar bahwa, bersama al-Wuhaisyi dan para loyalis al-Qaidah lainnya, al-Raymi ikut berperan membangun kembali AQAP di Yaman pasca dilancarkannya serangkaian operasi kontra-teroris terhadap mereka oleh rezim kerajaan Arab Saudi.

Sebelum menjabat posisi tertinggi di dalam tubuh AQAP, Syeikh al-Raymi memiliki posisi sebagai komandan militer paling senior di organisasi mujahidin tersebut. Berarti, beliau lah orang yang bertanggung jawab terhadap berbagai operasi yang dilancarkan oleh AQAP setiap hari di Yaman bahkan sebelum beliau menjadi amir tertingginya.

Sejumlah pendukung kelompok Daulah al-Baghdadi sebelumnya sempat menebar rumor bahwa Syeikh al-Raymi akan berbaiat kepada Abu Bakar al-Baghdadi. Demikian juga, al-Raymi pernah menerima latihan dari Abu Huda al-Sudani, seorang veteran al-Qaidah yang membelot ke ISIS. Sehingga, beberapa orang pendukung Daulah beranggapan bahwa Syeikh al-Raymi akan mengikuti jejak tersebut.

Faktanya, rumor tersebut sama sekali tidak benar. Sangat mungkin, Al-Qaidah dikhawatirkan oleh rivalnya akan mendapatkan al-Raymi sebagai penerus kepemimpinan AQAP.

Sebagai contoh, tidak lama setelah AQAP mengkonfirmasi gugurnya Syeikh al-Wuhaisyi pada tanggal 16 Juni yang lalu, sebuah media jihadis yang sudah cukup lama beroperasi dan dikenal dengan nama Syaibah al-Hukamah kembali muncul di Twitter. Akun Syaibah al-Hukamah sendiri sempat berhenti merilis pernyataan untuk beberapa lama, namun kemudian aktif kembali. Melihat jalur koneksi online mereka disertai dengan informasi lengkap tentang operasi al-Qaidah, al-Hukamah diduga kuat berperan sebagai sayap media milik al-Qaidah.

BACA JUGA  Kashmir yang Terdampar

Nom de guerre atau semacam ID-name yang digunakan yang berarti “kebijaksanaan dari yang tertua” dimaksudkan untuk menghormati figur Syeikh al-Dzawahiri yang sering dirujuk sebagai figur “laki-laki yang bijak” di dunia Islam.
Oleh karena itu, ketika al-Hukama tiba-tiba muncul kembali pada medio Juni lalu, nampaknya merupakan media yang menyampaikan pesan atas nama pemimpin senior al-Qaidah.

Dalam “cuitan -nya” yang kedua, al-Hukama mengatakan bahwa Syeikh al-Dzawahiri bersama para anggotanya akan terus melanjutkan memimpin kebangkitan mujahidin. Al-Hukama mengatakan bahwa misi itu sudah menjadi tugas bagi setiap amir wilayah al-Qaidah, seperti: Abu Muhammad al-Jaulani (pemimpin JN di Suriah), Ahmad Abu Ubaidah (pemimpin al-Syabaab di Somalia), Abu Musab Abdul Waduud yang juga dikenal sebagai Abdul Malik Droukdel (amir cabang al-Qaidah di wilayah Islam Maghribi), Asim Umar (pemimpin al-Qaidah di anak benua India), dan al-Raymi (pemimpin AQAP).

Cuitan al-Hukama dinilai menantang, dengan mengatakan bahwa gugurnya para pemimpin senior Al-Qaidah tidak akan membuat “habis” organisasi jihadis tersebut dalam perjuangan mereka melawan Barat dan sekutu-sekutunya. Twitter itu juga dimaksudkan untuk menyampaikan pesan sederhana bahwa: Syeikh Aiman al-Dzawahiri masih memimpin jaringan para pengikutnya yang setia di seluruh dunia.

Dalam beberapa kasus, penegasan ulang Syeikh al-Raymi untuk bersumpah setia kepada Syeikh al-Dzawahiri memperkuat pesan yang ingin disampaikan oleh al-Hukama. Bahwa, meskipun terus mendapatkan tantangan dari kelompok Daulah (ISIS), dan meskipun (juga) sempat kehilangan sejumlah komandan kuncinya dalam peperangan yang masih terus berlangsung melawan Barat, Syeikh ad-Dzawahiri masih memerintah dalam jaringan organisasi tersebut yang terdiri dari para anggota mereka yang setia.

 

Penulis: Yasin Muslim
Sumber : TLWJ

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Tuai Gelombang Protes, Kedutaan Thailand di Turki Ditutup

KIBLAT.NET, Ankara – Thailand menutup kedutaan serta kantor konsulatnya di Turki pada hari Jumat (10/07),...

Sabtu, 11/07/2015 15:17 0

Turki

Turki Izinkan AS Gunakan Pangkalan Udara NATO

KIBLAT.NET, Ankara – Pertemuan dua hari antara Wakil Menteri Luar Negeri Turki, Feridun Sinirlioglu yang...

Sabtu, 11/07/2015 14:17 0

Video Kajian

[Video] Korelasi Keadaan Umat dan Pertolongan Allah Bersama Ust. Abu Rusydan Part 1

KIBLAT.NET – Apabila kita memperhatikan kondisi kekinian umat Islam saat ini, kita akan menyaksikan kondisi yang...

Sabtu, 11/07/2015 07:13 0

Wilayah Lain

Peringati Pembantaian Srebrenica, Long March Selama Tiga Hari Digelar di Bosnia

KIBLAT.NET, Srebrenica – Ribuan orang dari seluruh dunia telah memulai long march perdamaian selama tiga...

Jum'at, 10/07/2015 20:00 0

Turki

Deportasi Pengungsi Uighur ke Cina, Thailand Dikecam

KIBLAT.NET, Ankara – Pemerintah Turki mengutuk Thailand karena mendeportasi sekitar 100 Muslim Uighur Turki dari...

Jum'at, 10/07/2015 18:15 0

Indonesia

BNPT Gelar Buka Puasa Bersama Para Kombatan dan Mantan Napi Poso

KIBLAT.NET, Poso – Sejumlah mantan kombatan Poso dan mantan napi kasus terorisme pada Kamis (09/07) mengadakan acara...

Jum'at, 10/07/2015 17:15 0

Indonesia

Program Sekolah untuk Semua, Secuil Asa Selamatkan Generasi Kita

KIBLAT.NET – Apalah arti angka 891, berbanding 2,3 juta generasi yang terpaksa kehilangan hak asasi,...

Jum'at, 10/07/2015 16:00 0

Indonesia

Abdul Latief Yelipele, Dai Enam Kampung di Lembah Baliem

KIBLAT.NET – Waktu dhuhur sudah menjelang, namun Ustadz Abdul Latief Yelipele (39) masih terjebak dalam...

Jum'at, 10/07/2015 15:00 0

Indonesia

Masjid Raya Mujahidin Pontianak Jadi Destinasi Wisata Religi

KIBLAT.NET, Pontianak – Semenjak Masjid Raya Mujahidin Pontianak selesai dipugar pada tanggal 20 Januari 2015,...

Jum'at, 10/07/2015 14:27 0

Artikel

Hamas Tolak Syiah, Kado Pahit Perayaan Hari Quds Sedunia

KIBLAT.NET – Hari ini adalah Jumat terakhir di Ramadhan 1436 H. Sebagaimana lazimnya, kaum Syiah...

Jum'at, 10/07/2015 13:09 0

Close