... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Pilot Indonesia Gabung ISIS, CIIA: Australia Paranoid

Foto: Harits Abu Ulya, Direktur CIIA, Pengamat Kontra-terorisme/Foto: Kiblat.net

KIBLAT.NET, Jakarta – Dua penerbang asal Indonesia, Tommy Abu Alfatih alias Tomi Hendratno dan rekannya Ridwan Agustin dari AirAsia, dituding terlibat dengan ISIS. Kedua pria itu tercantum dalam dokumen rahasia Kepolisian Federal Australia (AFP) yang dibocorkan oleh majalah online The Intercept dan dirilis di situsnya, pada Rabu (8/7).

Menurut dokumen tersebut, Tomi saat ini bekerja untuk maskapai penerbangan Premiair yang berbasis di Indonesia. Berdasarkan data AFP itu, Tomi bahkan disebut pernah bergabung dengan TNI Angkatan Udara.

Menanggapi hal itu, pemerhati Kontra-terorisme Harits Abu Ulya menilai Australia terlalu paranoid terhadap ISIS.

“Aussie terlalu paranoid,” katanya saat dihubungi oleh Kiblat.net, kemarin (10/7).

Harits juga menilai laporan tersebut tidak perlu didramatisir, karena jika benar adanya pilihan pribadi mantan pilot untuk pindah dan berafiliasi kepada ISIS merupakan hak asasi seseorang. Karena, pilihan tersebut tidak memberi dampak apapun secara aktual bagi Australia.

“Jadi, ancaman itu sebatas asumsi dan sifatnya baru sebatas warning. Ya mungkin karena yang bergabung punya skill penerbang, jadi tingkat resiko yang dimunculkan bisa berbeda dengan orang biasa. Tapi, dengan mendramatisir kasus ini terkesan Aussie ingin memainkan isu radikalisme dan terorisme di Indonesia untuk kepentingan domestiknya,” terangnya.

Lebih dari itu, kata Harits, pemerintah Indonesia seyogyanya harus berjalan di atas koridor hukum yang berlaku. Seseorang tidak boleh jadi obyek kesewenang-wenangan hanya atas dasar dugaan. Mereka semua harus diperlakukan dengan “asas praduga tidak bersalah”, lalu kemudian pengadilan menjadi tempat pembuktian semuanya.

BACA JUGA  Komentari RKUHP, Komnas HAM: Kejahatan Kemanusiaan Jangan Diecer

“Jika seseorang hanya punya kecondongan atau kesukaan atau empati pada pemikiran atau konsep dan entitas tertentu dianggap sebagai sebuah kejahatan serta tindak pidana, maka Indonesia menjadi negara sangat zalim dan yang berlaku adalah kesewanang-wenangan,” ungkapnya.

Harits justru merasa heran mengapa ajaran komunisme yang dilarang di Indonesia, saat ini malah banyak yang memberikan empati dan tidak dipersoalkan. Padahal seharusnya ajaran komunisme lebih layak untuk dipantau atau diawasi terkait potensi ancaman yang akan mereka buat terhadap negara ini.

“Intinya, pemerintah khususnya aparat terkait harus obyektif, proporsional serta tidak membuang kaidah-kaidah hukum bagi setiap warga negaranya hanya karena pesanan asing atau proyek asing,” tandas Direktur The Community Of Ideological Islamic Analyst (CIIA) ini.

 

Reporter: Bilal Muhammad

Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Soal Pilot Indonesia Gabung ISIS, CIIA: Australia Paranoid”

  1. Ranji Nabhani

    Masalahnya, AirAsia sudah kadung memecat pilot tersebut gegara istri salah satu pilot itu memuat konten dari JAT (Jamaah Anshorut Tauhid) di lini FB nya.

    Kalau sudah begini, kepada siapa para pilot itu mencari keadilan?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

Syeikh Qasim al-Raymi, Pemimpin Baru AQAP Tegaskan Baiat pada Al-Qaidah

KIBLAT.NET – Melalui pesan audio, Al-Qaidah cabang semenanjung Arabia (AQAP) merilis pernyataan terkait penunjukan pemimpin baru...

Sabtu, 11/07/2015 16:00 0

Turki

Tuai Gelombang Protes, Kedutaan Thailand di Turki Ditutup

KIBLAT.NET, Ankara – Thailand menutup kedutaan serta kantor konsulatnya di Turki pada hari Jumat (10/07),...

Sabtu, 11/07/2015 15:17 0

Turki

Turki Izinkan AS Gunakan Pangkalan Udara NATO

KIBLAT.NET, Ankara – Pertemuan dua hari antara Wakil Menteri Luar Negeri Turki, Feridun Sinirlioglu yang...

Sabtu, 11/07/2015 14:17 0

Yaman

Amir Baru AQAP Ancam AS, Namun Tak Lupakan Syiah

KIBLAT.NET, Hadramaut – Pemimpin baru Al-Qaeda in the Arabian Peninsula (AQAP), Syaikh Qasim Al-Rimi, baru-baru...

Sabtu, 11/07/2015 08:00 0

Video Kajian

[Video] Korelasi Keadaan Umat dan Pertolongan Allah Bersama Ust. Abu Rusydan Part 1

KIBLAT.NET – Apabila kita memperhatikan kondisi kekinian umat Islam saat ini, kita akan menyaksikan kondisi yang...

Sabtu, 11/07/2015 07:13 0

Suriah

Hari Ketujuh, Perang di Kota Zabadani Masih Sengit

KIBLAT.NET, Damaskus – Pertempuran di kota Zabadani, pedesaan Damaskus, masih berlangsung sengit hingga memasuki hari...

Sabtu, 11/07/2015 07:00 0

Wilayah Lain

Peringati Pembantaian Srebrenica, Long March Selama Tiga Hari Digelar di Bosnia

KIBLAT.NET, Srebrenica – Ribuan orang dari seluruh dunia telah memulai long march perdamaian selama tiga...

Jum'at, 10/07/2015 20:00 0

Palestina

Otoritas Palestina Tahan Ratusan Aktivis Hamas

KIBLAT.NET, Ramallah – Otoritas Palestina (PA) telah menangkap 200 lebih aktivis Hamas sejak 2 Juli...

Jum'at, 10/07/2015 19:00 0

Turki

Deportasi Pengungsi Uighur ke Cina, Thailand Dikecam

KIBLAT.NET, Ankara – Pemerintah Turki mengutuk Thailand karena mendeportasi sekitar 100 Muslim Uighur Turki dari...

Jum'at, 10/07/2015 18:15 0

Artikel

Hamas Tolak Syiah, Kado Pahit Perayaan Hari Quds Sedunia

KIBLAT.NET – Hari ini adalah Jumat terakhir di Ramadhan 1436 H. Sebagaimana lazimnya, kaum Syiah...

Jum'at, 10/07/2015 13:09 0

Close