Militer dan Milisi Syiah Iraq Praktekkan Perang “Bumi Hangus” di Falujah

KIBLAT.NET, Anbar – Federasi Kekuatan Politik Sunni di parlemen Iraq, Rabu (08/07), menuduh militer dan milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi melancarkan operasi “bumi hangus” dalam pertempuran merebut kota Falujah, provinsi Anbar. Di saat bersamaan, korban sipil kembali berjatuhan akibat gempuran acak oleh militer.

“Pemerintah Iraq mengikuti kebijakan perang bumi hangus di Falujah,” kata pernyataan Federasi Kekuatan Politik Sunni di parlemen yang dibacakan Salim Al-‘Isawi, anggota dewan Iraq dari blok Sunni.

Pernyataan itu menambahkan, kebijakan ini bertujuan meraih kemenangan cepat dalam pertempuran. Namun, langkah itu tidak mengindahkan darah warga sipil.

Sebagaimana diketahui, beberapa pekan ini militer Iraq yang didukung milisi Syiah menggulirkan operasi militer merebut Falujah. Kota Sunni yang masih dikontrol Daulah Islamiyah itu dikepung dari sejumlah penjuru.

Gempuran udara dan serangan darat hampir setiap hari diluncurkan untuk menggoyangkan pertahanan pejuang. Sementara mujahidin berupaya menghalau serangan itu dan memasang bom di jalur-jalur menuju Falujah.

Di lapangan, militer Iraq mengaku meraih kemajuan di sisi utara Falujah. Mereka mengklaim menduduki sejumlah daerah yang ditinggal mundur Daulah.

Di sisi lain, sumber medis menyebutkan sedikitnya tujuh warga sipil –di antaranya anak-anak– terbunuh akibat gempuran acak militer Iraq di sejumlah daerah di Falujah. Sementara delapan lainnya dilaporkan luka-luka.

Pejabat Iraq juga mengatakan, pesawat koalisi AS melancarkan serangan udara di provinsi Anbar. Serangan itu diklaim menargetkan para komandan senior Daulah yang tengah menggelar pertemuan.

“Sedikitnya 15 dari mereka terbunuh dan sejumlah lainnya luka-luka,” klaim pejabat yang tidak disebutkan namanya itu, seperti dilansir Al-Jazeera.
Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef Ibrahim

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat