Lancarkan Operasi Represif, Mesir Tangkapi 48 Anggota IM

KIBLAT.NET, Kairo – Pasukan keamanan Mesir telah menahan 48 anggota Ikhwanul Muslimin dalam operasi represif terbaru, demikian Kementerian Dalam Negeri mengatakan, pada Selasa (07/07).

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian itu mengatakan bahwa anggota Ikhwan juga telah ditahan dalam penggerebekan terpisah yang dilakukan pada hari Senin.

Anggota yang ditahan dituduh “melakukan dan menghasut aksi kekerasan,” demikian menurut kementerian itu.

Pemerintah Mesir telah meningkatkan tindakan keras mereka pada Ikhwan dalam beberapa hari terakhir, menangkap sejumlah anggota level menengah organisasi tersebut.

Ikhwanul Muslimin, kelompok yang menyokong Presiden Muhammad Mursi, ditetapkan sebagai “organisasi teroris” oleh pemerintah Mesir pada akhir 2013.

Namun, Ikhwan terus menegaskan bahwa kelompok mereka berkomitmen dengan gerakan damai.

Mesir terus berada dalam pergolakan kekerasan politik sejak militer menggulingkan Mursi dalam kudeta 2013.
Dalam dua tahun sejak penggulingan Mursi itu, pemerintah Mesir telah melancarkan tindakan keras tanpa henti pada perbedaan pendapat politik.

Tindakan keras, yang sebagian besar telah menargetkan pendukung Mursi dan anggota kelompok Ikhwanul Muslimin, telah mengakibatkan ratusan orang tewas dan puluhan ribu lainnya dilemparkan di balik jeruji besi.

 

Sumber: Worldbulletin

Penulis: Qathrunnada

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat