Alhamdulillah, Pengungsi Rohingya di Lhoksukon Tempati ‘Perkampungan’ Baru

KIBLAT.NET, Lhoksukon – Sebanyak 328 pengungsi Rohingya asal Myanmar yang selama ini ditampung di Kamp Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Aceh Utara, Senin (15/6) sekitar pukul 14.00 WIB dipindahkan ke ‘perkampungan’ baru di Desa Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, masih dalam wilayah Aceh Utara.

Di lokasi baru tersebut mereka ditempatkan di Balai Latihan Kerja (BLK) Pemkab Aceh Utara, samping shelter yang sedang dirampungkan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dalam areal 5 hektar milik Pemkab Aceh Utara.

Seperti dilansir dari Serambi, mereka dipindahkan dengan menggunakan sejumlah bus sekolah. Sedangkan mobil Reo dari Polres Aceh Utara digunakan untuk mengangkut barang. Mereka tiba di lokasi baru sekitar pukul 16.00 WIB disambut sejumlah pejabat Aceh Utara dan para relawan.

Sebelumnya, Sekda Aceh Utara, Drs Isa Anshari, pada Ahad (14/6) meninjau lokasi baru itu dan selanjutnya menggelar rapat koordinasi untuk proses pemindahan. Pemindahan dikawal pihak Polres Aceh Utara, Imigrasi Kelas IIA Lhokseumawe, IOM, dan UNHCR.

“Untuk sementara mereka ditempatkan di BLK, samping Shelter yang hampir rampung. Pihak IOM sudah membuat sekat pada bangunan BLK itu untuk tempat tinggal mereka,” kata Kabag Humas Pemkab Aceh Utara, Drs Amir Hamzah kepada Serambi, kemarin.

Seorang relawan RAPI Aceh Utara yang mendampingi etnis Rohingya sejak dari tahap awal penempatan di Kuala Cangkoi menggambarkan lokasi baru di Blang Adoe itu tak ubahnya perkampungan baru yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung termasuk sarana olahraga, tempat ibadah, dan lain-lain.

BACA JUGA  Pakar: Cuitan Novel Baswedan Soal Maaher At-Thualibi Bentuk Opini

“Sebagai sebuah kamp pengungsi, berbagai fasilitas yang disediakan sudah sangat memadai. Bahkan menurut informasi yang kami dapat disediakan juga lahan untuk tempat latihan bertani,” begitu tanggapan relawan RAPI Aceh Utara, Sofyan alias Abu Yan didampingi rekannya Zulfikar Sadli seusai mendampingi proses pemindahan para pengungsi Rohingya ke lokasi baru, kemarin.

Untuk diketahui Rohingya bersama imigran asal Bangladesh terdampar di kawasan Desa Meunasah Sagoe, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara pada 10 Mei 2015. Lalu setelah proses pendataan awal dipindahkan ke Gedung Olahraga Lhoksukon. Tiga hari setelah di Lhoksukon, baru kemudian mereka menempati kamp di Kuala Cangkoi, Lapang.

 

Sumber: Serambinews

Penulis: Fajar Shadiq

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat