... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Analis: 75% Wilayah Kekuasaan Bashar Assad Jatuh ke Tangan Jihadis

Foto: Bashar Assad

KIBLAT.NET – Para analis memperkirakan bahwa rezim Suriah di bawah Bashar Assad telah kehilangan 75 persen wilayah kekuasaan mereka yang jatuh ke tangan berbagai kelompok jihadis termasuk ISIS.

Prosentase ini merupakan update terkini setelah sejumlah operasi militer atau kontak senjata pecah baik dari pihak oposisi maupun rezim di berbagai titik pertempuran terutama dalam periode dua bulan terakhir.

Samir al-Taqi, seorang analis geopolitik dan strategi Suriah berbicara kepada kantor berita Anadolu bahwa Damaskus akan segera berada di ujung tanduk karena dalam beberapa waktu ke depan pertempuran yang sesungguhnya sedang bergerak menuju ke wilayah bagian tengah dan barat Suriah.

Al-Taqi, yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal sebuah lembaga riset dan kajian (think tank) independen ORC (Orient Research Center) yang berbasis di Dubai juga memprediksi negara Suriah bakal berubah menjadi suatu wilayah yang dikuasai oleh para milisi bersenjata dan sangat terorgisir.

Sendi Sendi Negara Telah Lumpuh
Ia mengatakan bahwa Damaskus tidak akan kembali berfungsi secara normal sebagai sebuah ibukota negara. Hal itu disebabkan karena kedaulatan “negara” telah hilang, ekonomi hancur, dan sistem administrasi negara sebelumnya telah melemah dan hanya terbatas di kota Damaskus.

Selanjutnya, di masa depan negara akan dikuasai dan diatur secara desentralisasi melalui kesepakatan-kesepakatan di antara para panglima perang dan kekuatan-kekuatan yang dominan di tengah konflik yang selama ini terjadi.

BACA JUGA  Peringatan Houla: Ketika 100 Lebih Warga Dibantai Pasukan Assad

Dari Negara Menjadi Organisasi Milisi
Sementara menurut Ibrahim al-Jabawy, seorang mantan perwira militer rezim Assad berpangkat letnan yang membelot sejak awal revolusi rakyat Suriah pada bulan Maret 2011, bahwa sebenarnya rezim Assad telah jatuh sejak tahun 2012. “Saat ini perdebatan hanya terjadi seputar bagaimana nasib sisa-sisa kekuatan mereka (rezim Assad) dan kapan mereka pergi,” kata al-Jabawy menambahkan.

Dengan meningkatnya jumlah milisi Syiah Hizbullah dan pasukan Garda Revolusi (Iran), termasuk kedatangan para milisi Syiah dari Iraq, maka kelompok-kelompok Syiah inilah yang saat ini mewakili dan mengambil posisi rezim Assad di lapangan.

Rezim Suriah dan presiden Bashar Assad saat ini tak ubahnya seperti sebuah organisasi atau front perlawanan. Sebagaimana pasukan pendukung mereka juga berubah seperti para milisi baik dalam penampilan maupun tindakan. Merekalah yang selama ini menjajah negeri Suriah.

 

Penulis : Yasin Muslim
Sumber : Anadolu

 


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

ACT: Shelter untuk Pengungsi Rohingya Bukan Puncak Tapi Awal Baru

KIBLAT.NET, Aceh Utara – Mempersembahkan shelter bagi pencari suaka asal Myanmar yang memasuki kawasan Aceh, bukan...

Kamis, 11/06/2015 15:00 0

Suriah

Iran Enggan Akui Kirim Pasukan ke Suriah

KIBLAT.NET, Teheran – Iran mengaku belum mengerahkan pasukan ke Suriah untuk memperkuat pasukan rezim, negeri...

Kamis, 11/06/2015 14:11 0

Afghanistan

Wanita AS Tewas Terkena Tembakan di Pangkalan Bagram

KIBLAT.NET, Kabul – Seorang perempuan asal Amerika telah tewas terkena ‘serangan tidak langsung’ yang tidak...

Kamis, 11/06/2015 13:44 0

Afrika

Tiba di Afsel, Al-Sisi Diminta Asosiasi Pengacara Muslim untuk Segera Ditangkap

KIBLAT.NET, Johannesburg – Asosiasi Pengacara Muslim Afrika Selatan (MLA) mengajukan permohonan hukum resmi penangkapan Abdel...

Kamis, 11/06/2015 13:14 0

Palestina

Menhan Israel Tak Yakin Capai Perdamaian dengan Palestina

KIBLAT.NET, Tel Aviv – Menteri Pertahanan Israel pada hari Selasa (09/06) mengaku tidak percaya bahwa...

Rabu, 10/06/2015 21:24 0

Pakistan

Pakistan Akan Bantu 5 Juta Dolar untuk Muslim Rohingya

KIBLAT.NET, Islamabad – Pakistan mengumumkan akan memberi bantuan makanan senilai $5 juta dolar bagi umat...

Rabu, 10/06/2015 21:00 0

Indonesia

“Amerika Gunakan Syiah untuk Hadapi Muslim di Timur Tengah”

KIBLAT.NET, Jakarta – Aktivis Dakwah Senior, Ustadz Mashadi mengatakan Amerika Serikat menggunakan kekuatan Syiah untuk...

Rabu, 10/06/2015 20:34 0

Indonesia

Ijtima Ulama Resmi Ditutup, KH Ma’ruf Amin: Tugas Kita Belum Selesai

KIBLAT.NET, Tegal – Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI Se-Indonesia V secara resmi ditutup pada Selasa...

Rabu, 10/06/2015 20:00 0

Indonesia

Bedah Buku “Republik Komedi Setengah Presiden”, Telisik Siapa di Belakang Jokowi?

KIBLAT.NET, Jakarta – Banyak isu berkembang menyoroti kekuatan di balik setiap rezim yang berkuasa di...

Rabu, 10/06/2015 19:24 0

Indonesia

Jadi Panelis Ijtima Ulama, Mahfud MD Beberkan Resiko Sistem Demokrasi

KIBLAT.NET, Tegal – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD membeberkan resiko sistem demokrasi. Dia menyebutkan,...

Rabu, 10/06/2015 19:00 0

Close