... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Pentingnya Latakia dan Tartus Bagi Kelangsungan Rezim Assad

KIBLAT.NET – Pasca runtuhnya Idlib ke tangan Jaish al-Fath, Latakia bisa menjadi ladang baru bagi pejuang dan mujahidin di Suriah untuk melancarkan serangan dan menciptakan front panas di Suriah. Provinsi Suriah di wilayah barat tersebut memang menjadi salah satu basis utama dari sekte Syiah Nushairiyah dimana ada sekitar 60 persen penduduk Latakia yang menganut agama tersebut.

Pertempuran besar di Latakia setidaknya telah dimulai mujahidin saat Operasi al-Anfal digulirkan pada Maret 2014 lalu yang menarget militer Bashar Assad dan milisi Syi’ah melalui wilayah utara Latakia atau dekat perbatasan Turki–Suriah.

Serangan yang dibangun oleh Jabhah Nushrah, Anshar asy-Syam dan Syam al-Islam berhasil menguasai beberapa wilayah di perbatasan hingga akhirnya ditarik dari Latakia akibat pengkhianatan beberapa brigade FSA di Latakia.

Di Latakia, terdapat sebuah pelabuhan penting yang mengatur sekitar 8.1 juta ton keluar masuk logistik dari dan menuju Suriah tiap tahunnya melalui jalur laut yaitu Pelabuhan Kota Latakia.

Lattakia

 

Pelabuhan kota Latakia juga menjadi pusat penerimaan senjata, terutama dari Rusia yang dikirim ke Suriah selama perang Suriah berlangsung. Akhir 2013 lalu, Israel diduga kuat berada di balik serangan udara di Latakia yang menarget konvoi militer Suriah yang menuju ke basis Hizbullah di Lebanon. Konvoi tersebut dilaporkan membawa senjata kiriman dari Rusia yang diduga berjenis SA 125, S300 atau misil anti-kapal Yakhont.

BACA JUGA  Syaikh Ali Jaber Ditusuk, Komisi VIII: Indonesia Darurat Perlindungan Tokoh Agama

Provinsi yang kini dipimpin gubernur Abdulqader Abdulsyeikh ini dikabarkan menjadi pusat pengungsian warga Nushairi, terutama dari Damaskus selama konflik Suriah. Selain Latakia, rezim Bashar Assad memiliki satu basis kuat di wilayah pesisir, yaitu Tartus. Secara demografis, Tartus menjadi rumah bagi setidaknya 80.000 penganut Nushairi menurut sensus 2006.

Di Tartus, Rusia menempatkan fasilitas militer angkatan lautnya, tepatnya di pelabuhan Kota Tartus. Secara resmi, Rusia menyatakan fasilitas tersebut hanya tempat pengawasan militer untuk wilayah Laut Tengah dan fasilitas perbaikan kapal perang, namun banyak pengamat menduga, fasilitas tersebut digunakan lebih dari sekedar fasilitas pengawasan dan perbaikan. Seperti halnya pelabuhan Latakia, Tartus bisa jadi merupakan tempat transfer senjata dari Rusia yang menuju ke Suriah sekaligus pangkalan komando AL di Timur Tengah.

Di awal konflik Suriah, Rusia ‘mengirim pesan’ terhadap berbagai pihak yang menentang Presiden Bashar Assad dengan menempatkan salah satu armada Laut Tengahnya dibawah kapal induk Admiral Kuznetsov di Tartus.

Banyaknya jumlah penganut Nushairi, keberadaan fasilitas militer Rusia yang selama konflik mendukung Bashar Assad dan posisi strategis yang dimiliki Tartus dan Latakia menjadi alasan penting bagi Bashar untuk mempertahankan dua provinsi pesisir tersebut dengan kuat.

Tidak heran jika kemudian pernah muncul isu bahwa sekutu Bashar Assad (Rusia, China, Venezuela, dan lainnya) mencoba mendirikan kembali Negara Nushairiyah (yang pernah ada di zaman pendudukan Prancis) di wilayah pesisir yang mencakup Latakia dan Tartus jika kondisi Bashar benar-benar terdesak. Wallahu’alam.

 

BACA JUGA  Heboh Soal "Good Looking", Kemenag: Itu Hanya Ilustrasi

Penulis: Angga Saputra, pengamat Timur Tengah


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Rohah

Mayat Bisa Mati Kedinginan?

KIBLAT.NET – Hadits ini diriwayatkan Imam An-Nasa’i dalam Kitab Sunannya. Bercerita tentang “kepolosan” seorang wanita...

Ahad, 07/06/2015 07:15 0

Indonesia

HASI Buka Layanan Kesehatan Bagi Pengungsi Rohingya di Langsa dan Aceh Timur

KIBLAT.NET, Langsa – Setelah menyalurkan bantuan tanggap darurat pada pertengahan Mei 2015 lalu, Hilal Ahmar Society...

Sabtu, 06/06/2015 20:28 0

Indonesia

Ini Latar Belakang Munculnya Rekomendasi Urun Rembug Ulama Bekasi

KIBLAT.NET, Bekasi – Setelah melalui diskusi panjang dalam ‘Urun Rembug Ulama Bekasi Raya’, Kongres Umat...

Sabtu, 06/06/2015 18:32 0

Indonesia

Jelang Ramadhan, ACT Siapkan Shelter Terpadu untuk Pengungsi Rohingya

KIBLAT.NET, Aceh Utara – Tim Kemanusiaan ACT di Aceh Utara sedang menyiapkan integrated community shelter (ICS)...

Sabtu, 06/06/2015 17:55 0

Indonesia

Urun Rembug Ulama Se-Bekasi Raya Hasilkan Rekomendasi Berikut Ini

KIBLAT.NET, Bekasi – Menyikapi situasi sosial dan tantangan dakwah yang semakin berat, Kongres Umat Islam...

Sabtu, 06/06/2015 17:31 0

Analisis

Kira-kira Apa Maunya ISIS Menyerang Faksi Mujahidin di Aleppo?

KIBLAT.NET – Empat hari setelah kelompok Daulah (ISIS) melancarkan serangan dadakan terhadap kota-kota dan pedesaan...

Sabtu, 06/06/2015 17:00 1

Indonesia

KUIB Gelar Urun Rembug Ulama Bekasi

KIBLAT.NET, Bekasi – Dalam rangka membangun persatuan dakwah di Bekasi Raya, Kongres Umat Islam Bekasi...

Sabtu, 06/06/2015 16:31 0

Irak

Wamenlu AS: Sedikitnya 10.000 Pejuang ISIS Telah Terbunuh

KIBLAT.NET, Paris – Koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat untuk memerangi Daulah Islamiyah (ISIS) mengklaim bahwa...

Sabtu, 06/06/2015 15:53 2

Indonesia

Charity Right Indonesia Luncurkan Program Bantu Anak Rohingya

KIBLAT.NET, Jakarta – Lembaga kemanusiaan Charity Right Indonesia baru-baru ini meluncurkan Program Bantu Anak-anak Rohingya....

Sabtu, 06/06/2015 15:46 0

Suriah

Iran Kembali Tegaskan Mendukung Rezim Bashar Assad Sampai Akhir

KIBLAT.NET, Gaza – Dukungan Iran terhadap rezim Syiah Nushairiyah Bashar Assad semakin menguat. Presiden Iran,...

Sabtu, 06/06/2015 10:20 0

Close