HASI Buka Layanan Kesehatan Bagi Pengungsi Rohingya di Langsa dan Aceh Timur

KIBLAT.NET, Langsa – Setelah menyalurkan bantuan tanggap darurat pada pertengahan Mei 2015 lalu, Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI) melanjutkan misi bantuan kemanusiaan untuk para pengungsi Rohingya yang berada di wilayah Aceh.

Kali ini, HASI mengirimkan tim medis yang terdiri dari 2 orang dokter dan 4 orang paramedis. Tim HASI pada Jum’at (5/6) mulai bekerja memberikan pelayanan kesehatan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Dinas Kesehatan setempat yang menjadi penanggungjawab utama di kamp-kamp penampungan para pengungsi Rohingya.

Pelayanan medis pertama diberikan di kamp pengungsi Rohingya kawasan Kuala Langsa sejak pagi hari hingga menjelang waktu sholat Jum’at.

Sebanyak 16 pasien pengungsi Rohingya dan Bangladesh ditangani oleh tim HASI selama membuka pelayanan di Kuala Langsa, yang menampung 256 orang pengungsi Rohingya dan Bangladesh.

Sebelum meninggalkan kamp Kuala Langsa tim memberikan bantuan logistik berupa 50 dus air mineral untuk para pengungsi sesuai dengan arahan penanggungjawab kamp dari BNPB yang menyebutkan besarnya kebutuhan air bersih layak minum di tempat itu.

Selepas sholat Jum’at di Masjid Raya Kuala Langsa, tim bergerak menuju kamp penampungan pengungsi di kawasan Bireun Bayeun, Aceh Timur.

Tepat pukul 14.30 tim HASI tiba di kamp pengungsi Desa Bireun Bayeun dan langsung membuka pelayanan medis setelah berkoordinasi dengan BNPB dan Dinas Kesehatan setempat.

Tim memberikan pelayanan kesehatan hingga pukul 21.30 malam waktu setempat dan melayani 54 pasien dari total jumlah 357 orang pengungsi yang ditampung kamp tersebut.

BACA JUGA  Ahli Virologi: Covid-19 Bukan Senjata Biologi

Selama memberikan pelayanan medis di dua lokasi tersebut, tim HASI mencatat kebanyakan keluhan para pengungsi adalah gangguan perut, gangguan saluran pernafasan dan penyakit kulit.

Sebelum meninggalkan kamp pengungsi Bireun Bayeun, tim HASI melaksanakan sholat isya berjamaah dengan para pengungsi dan menyerahkan bantuan berupa kain sarung yang dibagikan satu per satu kepada para pengungsi.

 

Reporter: Bunyanun Marsus

Editor: Fajar Shadiq

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat