Bantuan Makanan Datang, Pengungsi Rohingya: “Kami Sedang Shaum.”

 

KIBLAT.NET, Kuala Langsa — Sebuah cerita menarik dituturkan oleh salah seorang relawan FKAM (Forum Aktivis Masjid) cabang Aceh Tamiang, Ust. Dede Nurjannata. Sebagaimana diberitakan sebelumya, Selasa (02/06/2015) relawan FKAM mengawal iring-iringan truk yang membawa bantuan dari Yayasan Raf Qatar untuk para pengungsi dari Rohingya.

“Siang itu saat sejumlah makanan diserahterimakan kepada mereka, ada yang tidak mau makan,” ujar Ust. Dede. Seketika itu saya tanya kepada salah seorang pengungsi yang bisa berbahasa Arab, dan dijawab, “Nahnu shoum (kami sedang berpuasa).”

Daftar pengungsi yang menjalankan ibadah shaum
Daftar pengungsi yang menjalankan ibadah shaum

Jawaban itu membuat Syaikh Ali dan Syaikh Hisyam, keduanya perwakilan dari Yayasan Raf Qatar yang berkantor di Jakarta, dan beberapa relawan lain menggelengkan kepala. Bagaimana dalam kondisi serba terbatas, mereka tetap menjalankan ibadah shaum.

Sekadar catatan, rata-rata pengungsi Rohingya adalah Ahlussunnah yang bermadzab Hanafi.

Reporter: Ganda (FKAM Tamiang)
Editor: Hamdan

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat