... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Balada Keluarga Penyerang Az-Zikra

Foto: Keluarga penyerang Az-Zikra di tahanan PN Cibinong.

KIBLAT.NET – Halaman Pengadilan Negeri Cibinong pada Senin (11/05) sangat berbeda dengan biasanya. Matahari mulai agak meninggi ketika keluarga pelaku penyerang Az-Zikra berbondong-bondong menghadiri persidangan.

Sidang yang memiliki agenda utama pembacaan tuntutan, disesaki keluarga para terdakwa.

Tepat pukul 10 pagi, satu-persatu keluarga pelaku mulai tiba dengan langkah tergesa-gesa. Mereka mengira jadwal sidang akan berjalan seperti biasanya, yaitu pukul 10 pagi.

“Ternyata sidangnya abis Zuhur,” kata salah seorang ibu yang mengenakan jilbab hitam kepada temannya yang merupakan kerabat salah satu pelaku. “Kirain mah udah telat,” tambahnya.

Deretan bangku di depan ruang tahanan seketika penuh dengan diiringi obrolan-obrolan kecil para keluarga. Diselingi tengokan kepala ke kanan menuju arah pintu kedatangan tahanan untuk memastikan apakah pelaku yang ingin dijenguknya telah tiba.

Beberapa menit setelah ibu berkerudung hitam serta temannya asyik mengobrol, tiba-tiba datang dua gadis muda. Umur mereka berkisar 19 tahun.

Laiknya ABG, setelah ketemu dengan ibunya, mereka langsung ber-selfie ria sembari menunggu waktu sidang yang ngaret.

Di lain sisi, kondisi itu sangat kontras dengan anak Faisal Salim. Anak dari korban para penyerang Az-Zikra yang baru berumur 9 tahun itu, hingga saat ini masih menderita trauma berat.

Bila mendengar suara motor, si bungsu selalu merasa ketakutan. Kondisi psikologis ini buntut dari melihat ayahnya dipukuli oleh ayah para ABG yang sedang berselfie ria.

BACA JUGA  Betulkah Vaksin Senjata Barat Habisi Kaum Muslimin?

Kepada sang ibu, salah satu gadis muda itu tiba-tiba nyeletuk melihat tiga santri Az-Zikra lewat, “Tumben wahabi yang dateng dikit,” ucapnya.

Memang, suasana pengadilan saat itu benar-benar dipenuhi oleh keluarga pelaku. Sementara jamaah Az-Zikra hanya datang belasan orang.

Entah apa tolak ukur wahabi bagi keluarga para penyerang Az-Zikra itu. Apakah karena jamaah Az-Zikra memasang spanduk menolak Syiah? Yang jelas, selama ini stigmatisasi wahabi kerap dilancarkan pengikut Syiah kepada setiap orang yang mengkritik ajaran mereka.

Selain berucap seperti itu, gadis tadi juga mengingatkan ibunya dengan berkata, “Ma, hati-hati ma jangan meleng. Entar kita kena foto lagi kayak sidang kemarin.”

Di lokasi, keluarga pelaku selalu berusaha menutup diri saat diminta untuk diwawancara sambil berucap, “Maaf mas no comment.”

Tidak hanya itu, mereka juga selalu berusaha memfoto orang yang dicurigai sebagai wartawan. Hal itu kami temukan saat mengabadikan momen temu kangen mereka dengan pelaku.

Di balik jeruji besi yang diisi dua orang, para pelaku pengeroyokan Faisal Salim ini saling melepas rindu dengan keluarganya. Mereka rela mengantri demi memanfaatkan diundurnya waktu sidang. Sebagian lainnya duduk-duduk di pelataran pengadilan untuk menunggu antrian.

az-zikra11

Keluarga penyerang Az-Zikra

Memanfaatkan waktu yang terbatas ini, para pelaku dan keluarga melepaskan rasa rindu mereka untuk bersua. Ada yang sebatas ngobrol, bertanya kabar, berbercanda ria, hingga bermesraan melalui sela-sela jeruji besi. Maklum, mereka sudah tak bertatap muka walau pelaku masih mendekam di penjara.

BACA JUGA  Jejak 'Dakwah Bahasa' Para Ulama

Tak mau kalah dengan orang tua mereka, anak-anak kecil keluarga pelaku juga menjadikan halaman tengah pengadilan sebagai taman bermain dadakan untuk mengisi waktu sidang yang belum juga dimulai.

Setelah menunggu lama sejak pagi, akhirnya sidang pun dimulai dengan diiringi azan Ashar. Seketika bangku ruang sidang pun penuh seketika. Hakim ketua pun memukul palunya sebagai tanda dimulainya sidang.

Sidang yang beragendakan pembacaan tuntutan ini seperti biasa dibagi menjadi tiga ruangan. Ruang sidang Kusumah Atmadja yang berada di tengah diisi oleh 16 orang, ruang sidang Purwoto Gandasubrata yang berada di sebelah barat diisi oleh lima orang pelaku utama dan ruang Prof Askin sebelah timur yang diisi 13 orang.

Akhirnya setelah setengah jam berjalan, sidang pun usai. Para pelaku mendapat tuntutan hukuman bervariatif dan jauh lebih rendah dari tuntutan jaksa. Pemimpin penyerangan, Ida Bagus mendapat 10 bulan penjara, dan Ibrahim al-Habsyi 7 bulan penjara. Sementara, 30 lainnya hanya kena 4 bulan kurungan.

Setelah persidangan selesai, para pelaku pun kembali ke mobil tahanan untuk pulang menuju penjara.
Akibat tindakan kekerasan mereka terhadap Faisal Salim, para terdakwa harus kembali merasakan dinginnya jeruji besi.

 

Oleh: Al-Tommy, jurnalis Bumisyam.com


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

CIA Tak Menyangka Arab Spring Untungkan Al-Qaidah

KIBLAT.NET, Washington – Masa dinas 33 tahun bersama CIA menjadikan Michael Morell (58 tahun) sebagai...

Ahad, 17/05/2015 09:00 0

Amerika

Mantan Wakil Direktur CIA: Saya Tidak Cukup Yakin Akan Berhasil Di Suriah

KIBLAT.NET, Washington – Mantan Wakil Direktur CIA, Michael Morell kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial. Jika sebelumnya ia...

Ahad, 17/05/2015 08:32 0

Rohah

Abu Jahal Kok Dikira Sahabat

Seorang Syaikh datang ke sebuah acara yang diikuti oleh pemuda dari berbagai daerah. Kemudian Syaikh...

Ahad, 17/05/2015 06:30 0

Foto

Galeri Foto Parade Tauhid di Solo

KIBLAT.NET, Solo – Ribuan umat Islam se-Solo Raya, Sabtu (16/5) memadati Jalan Slamet Riyadi dalam acara akbar...

Sabtu, 16/05/2015 18:53 0

Video News

Ansharu Asy-Syari’ah di Semenanjung Arab Serbu Barak Tentara Syi’ah Hautsi di ‘Ayuwah

KIBLAT.NET – Ansharu Asy-Syari’ah di semenanjung arab melakukan operasi penyerangan terhadap barak tentara Syi’ah Hautsi...

Sabtu, 16/05/2015 12:58 0

Indonesia

Ribuan Umat Islam Ramaikan Parade Tauhid di Solo, Jawa Tengah

KIBLAT.NET, Solo – Ribuan elemen umat Islam dari berbagai organisasi, Sabtu pagi (16/05), tumpah ruah...

Sabtu, 16/05/2015 12:07 1

Wilayah Lain

Gerakan Al-Murabitun Mauritania Bantah Baiat Abu Bakar Al-Baghdadi

KIBLAT.NET, Afrika – Pemimpin gerakan Al-Murabitun, Mokhtar Belmokhtar, Jumat (15/05), membantah  gerakannya berbaiat kepada Daulah...

Sabtu, 16/05/2015 11:35 0

Yaman

Panglima Militer Pemberontak Syiah Hautsi Dikabarkan Tewas

KIBLAT.NET, Sanaa – Panglima militer pemberontak Syiah Hautsi, Abu Ali Al-Hakim, Jumat (15/05), dikabarkan tewas...

Sabtu, 16/05/2015 10:23 0

Video News

Anshar Asy-Syari’ah Libia Targetkan Tank Milisi Haftar

KIBLAT.NET – Pejuang Anshar Asy-Syari’ah Libia merilis sebuah video melalui media resminya Ar-Rayah yang mengabadikan...

Sabtu, 16/05/2015 09:43 0

Irak

Daulah Rebut Jantung Kota Ramadi, Iraq

KIBLAT.NET, Ramadi – Daulah Islamiyah kembali melancarkan serangan besar-besar di kota Ramadi, provinsi Anbar. Hasilnya,...

Sabtu, 16/05/2015 09:22 0

Close