... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Usman Hamid: Radikalisme Terminologi Politik, Tak Tepat untuk Hadapi Media Islam

KIBLAT.NET, Jakarta – Mantan Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Usman Hamid mengatakan istilah radikalisme merupakan terminologi politik, sehingga tidak cocok disematkan kepada media Islam.

“Tidak tepat menggunakan terminologi politik untuk melawan sebuah website dalam tindakan hukum atau politik,” katanya dalam diskusi bertajuk “Kebebasan Pers dan Penistaan” di Hall Dewan Pers, Jl.Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2015).

Dalam ranah Hak Asasi Manusia (HAM), kata Usman, perbuatan yang dilarang itu sudah jelas. Yaitu, ketika tindakan seseorang menyebarkan kebencian berdasarkan agama atau RAS.

“Atau tindakannya itu mendeklarasikan perang, atau tindakannya itu sudah dimanifestaikan di dalam tindakan kekerasan,” jelasnya.

Menurut Usman, pemikiran tidak bisa dibatasi atau dilarang selama tidak terwujud dalam aksi kekerasan.

“Sepanjang seluruhnya masih bersifat ekspresi politik, itu menjadi sangat rumit kalau mau berbicara larangan,” ungkapnya.

Sambungnya, di dunia berkembang dua aliran politik. Pertama aliran libertarian dan kedua aliran konservatif.

“Libertarian mengatakan pemerintah tidak boleh mengatur, karena masyarakat punya nalar untuk memilih mana yang baik. Sementara, konservatif menilai harus ada yang dibatasi demi kepentingan bersama,” bebernya.

 

Reporter: Bilal Muhammad

Editor: Fajar Shadiq

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Belajar dari Perburuan Bin Ladin: Tora Bora Hingga Abbottabad (Bag. 1)

KIBLAT.NET – Pada tanggal 1 Mei 2011 dini hari, pasukan komando Amerika Serikat melancarkan operasi...

Selasa, 05/05/2015 10:23 0

Wilayah Lain

Dukung Koalisi Teluk, Senegal Berencana Kirim 2.100 Tentara

KIBLAT.NET, Dakar – Senegal mengumumkan akan mengirim 2.100 tentara ke Arab Saudi untuk bergabung dalam...

Selasa, 05/05/2015 09:59 0

Video News

Jabhatun Nushrah Ledakkan Bungker Persembunyian Milisi Nushairiyah

KIBLAT.NET – Jabhatun Nushrah melalui media resminya Al Manarah Al Baidha’ merilis sebuah video yang...

Selasa, 05/05/2015 09:37 0

Video Kajian

[Video] Kiblat Mimbar : Kita Berada di Akhir Zaman oleh Ust. Abu Fatiah

KIBLAT.NET- Sudah bukan rahasia lagi bahwa kita berada di akhir zaman. Rosulullah SAW telah membagi...

Selasa, 05/05/2015 08:34 0

Indonesia

Gus Hamid: Ajaran Islam Bukan Hanya Pandai Berhubungan dengan Allah Tapi Juga Manusia

KIBLAT.NET, Yogyakarta – Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) menegaskan bahwa organisasi tersebut berdiri...

Senin, 04/05/2015 16:07 0

Artikel

Sengsara Karena Salah Pilih Teman dan Pemimpin

KIBLAT.NET – Ada peribahasa Arab yang pantas disimak, “إن الطيورعلى أشكالها تقع”. Sesungguhnya burung-burung itu hinggap...

Senin, 04/05/2015 14:40 0

Indonesia

Tegaskan Sikap, MIUMI Komitmen Tak Akan Jadi Partai Politik

KIBLAT.NET, Yogyakarta – Di sela-sela pidato pengukuhan perwakilan Majelis Intektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI)...

Senin, 04/05/2015 14:00 0

Indonesia

Silatnas MIUMI, Ustadz Bachtiar Nasir: MIUMI Bukan Lagi Burung Merak, Tapi Landak

KIBLAT.NET, Yogyakarta – “MIUMI tidak lagi menjadi burung merak, tapi harus menjadi landak,” ujar Sekjen...

Senin, 04/05/2015 13:00 0

Indonesia

Gelar Silatnas di Yogyakarta, MIUMI Kukuhkan Perwakilan Wilayah DIY dan Solo Raya

KIBLAT.NET, Yogyakarta – Majelis Ulama dan Intelektual Muda Indonesia (MIUMI) menggelar Silaturahim Nasional (SILATNAS) yang...

Senin, 04/05/2015 12:53 0

Indonesia

Kini, Minuman Beralkohol Mulai Hilang dari Minimarket

KIBLAT.NET, Jakarta – Sejak diberlakukannya Permendag No. 6 Tahun 2015, pada pertengahan April lalu, minuman beralkohol (minol)...

Senin, 04/05/2015 12:04 0

Close