... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hadang Pesawat Iran, Koalisi Teluk Gempur Bandara Sanaa

Foto: Pesawat Iran pertama yang mendarat di Yaman, setelah ditandatangani kesepakatan bulan Maret lalu

KIBLAT.NET, Sanaa – Jet tempur koalisi Teluk, Selasa (28/04), menggempur landasan pacu bandara internasional Sanaa. Serangan itu bertujuan menghadang pesawat Iran yang berusaha mendarat di bandara yang diduduki pemberontak Syiah Hautsi itu.

Komando koalisi Teluk mengatakan dalam pernyataannya yang dilansir Al-Jazeera, pesawat Iran itu menuju Yaman dari wilayah Oman. Jet tempur koalisi tidak menyerang pesawat itu karena dikhawatirkan mengangkut warga sipil.

Sementara itu, wartawan Al-Jazeera di Riyadh mengatakan serangan itu diluncurkan setelah pesawat Iran mendekat ke wilayah udara Yaman.

Menurut informasi yang masih dalam upaya konfirmasi, pesawat itu mengangkut peralatan militer ke wilayah Yaman. Pesawat itu juga diduga berupaya memberikan bantuan medis dan mengevakuasi para komandan Syiah Hautsi yang terluka ke Teheran.

Juru bicara koalisi Teluk, Ahmad Asiri, menegaskan pesawat itu tidak berkoordinasi dengan koalisi. Menurutnya, sang pilot pura-pura tidak tahu ketika diminta menjauh dari wilayah udara Yaman.

“Penggempuran landasan pacu menghalangi pesawat memberikan bantuan kepada pemberontak Syiah Hautsi,” ujar Asiri.

Di sisi lain, Iran membenarkan pesawatnya dihalangi mendarat di bandara Sanaa. Teheran mengaku pesawat itu dari Hilal Ahmar Iran untuk memberikan bantuan.

Pemberontak Syiah Hautsi menjalin kerjasama penerbangan dengan Iran beberapa hari setelah berhasil mengkudeta Yaman. Kesepakatan itu memungkinkan perjalanan langsung antara Yaman dan Sanaa sebanyak 28 kali dalam sebulan.

Para pengamat mencium misi tersembunyi di balik kesepakatan itu. Mereka menduga jalur penerbangan itu untuk memindahkan senjata dari Iran ke Yaman.

Sejak koalisi Teluk mengumumkan serangan udara di Yaman, aktivitas udara di negara itu lumpuh. Wilayah udara Yaman sepenuhnya berada di bawah pengawasan koalisi.

Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef Ibrahim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Detik-Detik Ratusan Tentara Suriah Kabur dari Pedesaan Idlib

KIBLAT.NET, Idlib – Kamera mujahidin Jaisy Fath menangkap detik-detik ratusan tentara Suriah melarikan diri dari...

Rabu, 29/04/2015 09:06 0

Info Event

Jangan Lupa! Hadiri Az-Zikra Islamic Fair pada 14 – 17 Mei di Kompleks Masjid Az-Zikra Sentul

KIBLAT.NET – Tragedi kemanusiaan yang terjadi di Bumi Syam merupakan ujian bagi umat Islam seluruhnya....

Selasa, 28/04/2015 17:33 0

Indonesia

F-PPP: RUU Larangan Minuman Beralkohol, Aspirasi dari Ormas Islam

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota komisi III Fraksi PPP, Arsul Sani mengatakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Larangan...

Selasa, 28/04/2015 16:20 0

Indonesia

Pejuang Jabhah Nusrah Bebaskan Dua Warga Swedia

KIBLAT.NET, Stockholm – Dua warga Swedia telah dibebaskan┬áMujahidin Jabhah Nusrah dan mereka telah bersatu kembali...

Selasa, 28/04/2015 16:00 0

Indonesia

Fahira Idris: Wacana Sertifikasi Pelacur Hanyalah Manuver Ahok untuk Alihkan Isu

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota DPD-RI DKI Jakarta, Fahira Fahmi Idris menilai wacana sertifikasi pelacur hanyalah...

Selasa, 28/04/2015 15:19 0

Indonesia

LBH Muslim: Isu ISIS jadi Momentum Serang Islam

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Muslim, Hariyadi Nasution menghimbau kepada pemerintah agar...

Selasa, 28/04/2015 14:00 0

Indonesia

Soal Rencana Peraturan Larangan ISIS, TPM: Terlalu Dini

KIBLAT.NET, Jakarta – Koordinator Tim Pembela Muslim, Ahmad Michdan, SH menilai rencana pemerintah membuat regulasi...

Selasa, 28/04/2015 13:07 0

Indonesia

Penangkapan Ustad Basri Dinilai Tidak Humanis

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat kontra-terorisme, Harits Abu Ulya mengkritik tindakan Detasemen Khsusus (Densus) 88 dalam...

Senin, 27/04/2015 19:22 0

Indonesia

Ustad Anung Al-Hamat: Pengaruhi Umat Islam, Syiah Gunakan 2 Fitnah

KIBLAT.NET, Jakarta – Peneliti aliran sesat, Ustadz Anung Al-Hamat mengatakan kelompok sesat melakukan perekrutan dengan...

Senin, 27/04/2015 18:26 0

Profil

Mengenal Trio Al-Qaidah Iran

Mendengar kata Iran, hal pertama yang tergambar adalah sebuah negara republik Syiah dengan revolusi Khoemeini-nya....

Senin, 27/04/2015 18:00 0

Close