Milisi Afghanistan Dibayar Dua Juta Toman Iran untuk Bertempur di Suriah

KIBLAT.NET, Daraa – Mujahidin kembali merilis pengakuan tawanan milisi bayaran dari Afghanistan yang berhasil ditangkap dalam pertempuran di Daraa baru-baru ini. Tawanan mengaku dibayar dua juta toman Iran (sekitar enam ratus dolar) untuk bergabung bersama milisi dari Iran bertempur membela rezim Suriah.

“Kami menerima bayaran dua juta toman Iran untuk bersedia bergabung dalam pertempuran di bawah komando pasukan Iran mendukung rezim Suriah,” kata Sahi Mir Abdullah, seorang tawanan mujahidin asal Afghanistan seperti dilansir dari Al-Jazeera, Jumat (24/04).

Ia bersama tiga rekannya sesama warga Afghanistan ditawan dalam pertempuran di daerah Lajah dan Bashrul Harir di provinsi Daraa.

Sahi mengaku lahir di kota Balkh, Afghanistan. Akan tetapi, tinggal dan menetap di kota Waramin yang terletak dekat dengan ibukota Iran, Teheran.

Ia datang ke Suriah untuk melindungi kuli Syiah, Sayyidah Zainab. Ia berharap rezim Suriah dan milisi Syiah Liwa Fathimiyin membebaskannya melalui pertukaran tahanan.

Sementara itu, tawanan Afghanistan lainnya bernama Haidar Muhammadi sengaja datang ke Iran untuk bergabung dengan milisi bayaran. Dari Iran ia menuju ke Damaskus untuk bertempur melawan pejuang hingga akhirnya ditawan.

Sebelumnya, mujahidin dari brigade Uluwiyah Al-Umari juga merilis rekaman pengakuan tawanan dari Afghanistan. Ia mengaku datang ke Suriah bersama 100 rekannya di bawah bimbingan pasukan Iran.

Tahun lalu beredar kabar bahwa rezim Suriah mendatangkan ribuan milisi bayaran dari luar negeri, khususnya dari Afghanistan. Milisi-milisi itu dilatih oleh tentara Iran sebelum akhirnya diterjunkan ke Suriah.

BACA JUGA  KH Miftachul Akhyar Terpilih Menjadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef Ibrahim

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat