Jabhah Nusrah Bantu FSA Hadang Serangan Rezim di Perbatasan Yordania

KIBLAT.NET, Daraa – Mujahidin Jabhah Nusrah dan faksi-faksi di bawah naungan Free Syrian Armiy (FSA), Senin (20/04), saling bahu membahu menghalau serangan rezim dan milisi pro pemerintah di kota Bashrul Harir di pedesaan Daraa, yang berbatasan dengan Yordania. Di saat bersamaan, faksi-faksi pejuang mengumumkan membentuk pasukan penjaga perbatasan untuk mengendalikan seluruh perlintasan perbatasan.

Lembaga pengawas HAM Suriah mengatakan, pasukan bantuan Jabhah Nusrah dan faksi-faksi Islam lainnya telah tiba di kota Bashrul Harir. Kehadiran mereka untuk membantu pejuang yang mendapat serangan sengit di daerah perbatasan tersebut.

Mujahidin pun berhasil menghadang serangan tentara rezim yang didukung milisi bersenjata tersebut. Sedikitnya lima tank dan sejumlah kendaraan lapis baja musuh hancur. Sejumlah tentara dan milisi berhasil ditawan sementara 18 lainnya tewas, termasuk di antaranya berkebangsaan Afghanistan.

Sementara itu, setidaknya 11 mujahidin gugur dalam pertempuran tersebut. Salah satu di antaranya komandan pasukan.

Perlu menjadi catatan, Jabhah Nusrah tetap membantu FSA menghadapi rezim Suriah meskipun FSA beberapa waktu lalu mengumumkan berlepas diri dari cabang Al-Qaidah itu. Organisasi militer yang bertempur demi kebebasan rakyat Suriah itu mengatakan menolak Jabhah Nusrah dan ideologinya.

Di waktu yang sama, faksi pejuang FSA mengumumkan membentuk pasukan khusus untuk menjaga perbatasan. Pasukan itu khusus bertugas mengelola jalur penyeberangan dan menghadang setiap penyusup, baik dari maupun ke Suriah.

BACA JUGA  Banjir Terjang Ratusan Tenda Pengungsi Suriah di Idlib

Jalur penyeberangan antara Suriah dan Yordania berhasil direbut pejuang beberapa pekan lalu sehingga memaksa Yordania memperkuat penjagaan. Rezim Suriah yang telah mengumumkan jalur tersebut ditutup, berupaya merebut kembali dengan operasi militer.
Sumber: Al-Hayat
Penulis: Hunef Ibrahim

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat