... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Deklarasi Anti-Syiah di Kalimantan Barat Perlu Dukungan Pemerintah

Foto: Anggota Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI Pusat, Dr. Abdul Chair Ramadhan.

KIBLAT.NET – Penguatan Ukhuwah Islamiyyah di Kalimantan Barat telah terwujud dengan optimal. Hal ini dibuktikan dengan menyatunya berbagai ormas-ormas Islam demi persatuan umat dan meninggalkan perbedaan-perbedaan yang bersifat furuiyyah. Patut menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya, tidak lain dimaksudkan untuk meninggikan agama Allah.

Sebagaimana kita maklumi bersama, persoalan pokok umat saat ini adalah banyaknya peyimpangan ajaran pokok agama yang tidak mungkin dapat ditoleransi, melainkan harus diamputasi. Dikatakan demikian, oleh karena masalah ini bukan dalam ranah madzhab atau furuiyyah, melainkan masuk dalam bidang aqidah (ushuludin).

Untuk kepentingan membendung penguatan penyimpangan agama, berbagai ormas Islam di Kalimantan Barat menyelenggarakan kegiatan Bedah Buku dan Tabligh Akbar di Masjid Raya Mujahidin Pontianak. Acara tersebut diselenggakan dari tangal 11 sampai tanggal 12 April 2015.

Buku yang dibedah adalah buku Panduan MUI Pusat tentang “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Ajaran Syiah di Indonesia” dan “Syiah Menurut Sumber Syiah : Ancaman Nyata NKRI” karya DR. H. Abdul Chair Ramadhan, SH, MH, MM. Narasumber yang hadir adalah Prof. DR. H. Mohammad Baharun, SH, MA (MUI Pusat), DR. H. Amirsyah Tambunan (MUI Pusat), DR. H. Abdul Chair Ramadhan, SH, MH, MM (MUI Pusat) dan DR. Jeje Zaenudin (DDII).

Ada sesuatu yang perlu dicermati dan sekaligus menjadi pelajaran bagi umat tentang penguatan ajaran sesat Syiah di Pontianak, dapat dijelaskan sebagai berikut:

BACA JUGA  Kontroversi Sertifikasi Da’i

Pertama, gerakan mobilisasi massa dalam ritual Karbala. Dari berbagai informasi yang dihimpun diketahui bahwa kaum Syiah telah berani menampakkan diri secara terbuka dengan merayakan ritual Karbala di halaman Keraton Kesultanan Al-Kadariah. Ritual Karbala dilakukan sebanyak dua kali dengan melibatkan masyarakat awam. Kita ketahui, Ritual Karbala adalah sebagai basis ekspansi ideologi Imamah Syiah Iran. Melalui ritual ini, elit Syiah menanamkan keyakinan bahwa Revolusi Imam Husein adalah wujud perjuangan militansi Syiah untuk menegakkan pemerintahan ala Imamah.

Kedua, upaya pengambilalihan Keraton Kesultanan Al-Kadariyah. Pada bulan Februari tahun ini, kaum Syiah berupaya merebut kesultanan dengan menggerakkan para preman yang berujung tindakan kriminal.

Penyerangan dilakukan dengan terencana serta menggunakan senjata tajam, parang, pedang, dan lain-lain. Tujuan mereka dalam pengambilalihan tersebut tidak dapat dianggap persoalan remeh. Apabila kesultanan jatuh ke tangan Syiah, maka akan menjadi basis penguatan penyebaran Syiah ke seantero Kalimantan. Selain itu, akan menjadi preseden buruk dengan hadirnya kesultanan Syiah dalam masa yang akan datang. Bukan tidak mungkin, infiltrasi Syiahisasi dilakukan pada kesultanan-kesultanan yang lain.

Terhadap gerakan Syiah yang mengancam keutuhan dan kedaulatan NKRI, Panglima Kodam XII Tanjungpura Mayjend TNI Toto Rinanto S. serta Kapolda Kalimantan Barat, dalam kata sambutannya menyatakan dukungan penuh atas terselenggaranya sosialisasi mewaspadai ancaman Syiah Iran baik terhadap agama maupun NKRI.

BACA JUGA  Memburu Kader "Radikal", Surat Terbuka untuk Menag

Pada saat penutupan telah dicapai kata sepakat dari berbagai elemen ormas Islam dalam bentuk Deklarasi Anti Syiah, di antaranya dari Majelis Ulama Kalbar, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Kalbar, Muhammadiyyah Kalbar, Nahdlatul Ulama Kalbar, DMI Kalbar, Kraton Kadariyah Pontianak, FUI Kalbar, FPI Kalbar, serta beberapa ormas lainnya dengan mengeluarkan 7 (tujuh) pernyataan sikap terkait Syiah.

Adapun, inti dari pernyataan tersebut di antaranya adalah bahwa paham Syiah adalah ajaran sesat. Sehingga, ormas Islam di Kalbar mengajak bagi yang telah mengikuti paham ini agar segera bertaubat dan kembali ke ajaran Islam.

Terakhir, perlu saya tegaskan bahwa Syiah Iran bukanlah persoalan saat ini, namun persoalan yang terus kita hadapi di masa mendatang. Dengan demikian, antisipasi sangat diperlukan dengan sinergitas umara dan ulama. Dengan demikian, Deklarasi Anti Syiah tersebut perlu mendapat perhatian dan dukungan pemerintah.

 

Penulis: DR. H. Abdul Chair Ramadhan, SH, MH, MM, Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI Pusat


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Tank Saudi Merapat ke Perbatasan Yaman

KIBLAT.NET, Aden – Pemerintah Saudi telah memposisikan tank-tank dan kendaraan tempur mereka di sepanjang perbatasan...

Rabu, 15/04/2015 12:34 0

Australia

Tony Abbott: Australia Akan Kirim 330 Tentara ke Iraq

KIBLAT.NET, Canberra – Perdana Menteri Tony Abbott mengatakan bahwa Australia kembali akan mengerahkan ratusan pasukan...

Rabu, 15/04/2015 12:00 0

Yaman

PBB Embargo Senjata Pemberontak Syiah Hautsi dan Pendukungnya

KIBLAT.NET, New York – Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akhirnya memberlakukan embargo senjata terhadap kelompok...

Rabu, 15/04/2015 11:30 0

Suriah

Mujahidin Raih Kemajuan di Kolamoon, Pedesaan Damaskus

KIBLAT.NET, Damaskus – Jabhah Nusrah (JN) berhasil merebut lima check poin yang dikendalikan Syiah Hizbullah...

Rabu, 15/04/2015 10:54 0

Wilayah Lain

Perlawanan Rakyat Kontrol Pangkalan Militer Syiah Hautsi dan Loyalisnya di Yaman Selatan

KIBLAT.NET, Abyan – Pejuang Perlawanan Rakyat Yaman, Selasa (14/04), berhasil memperluas kontrol di markas militer...

Rabu, 15/04/2015 10:11 0

Irak

Kunjungi Obama, PM Iraq Diberi Bantuan $200 Juta

KIBLAT.NET, Washington – Presiden Amerika Serikat Barack Obama memberikan bantuan kemanusiaan sebesar USD 200 juta...

Rabu, 15/04/2015 09:30 0

Profil

Biografi Resmi Mullah Muhammad Umar (2/2)

Di bagian sebelumnya telah dipaparkan masa kecil dan riwayat pendidikan Mullah Muhammad Umar. Selain itu,...

Rabu, 15/04/2015 09:20 0

Iran

Diam-diam, Iran dan Israel Kerjasama Uji Coba Nuklir

KIBLAT.NET, Wina – Selama ini dunia mengenal Iran dan Israel sebagai musuh bebuyutan, terutama terkait...

Rabu, 15/04/2015 09:00 0

Yaman

Innalillah, Anggota Dewan Syariah AQAP Gugur dalam Serangan Drone

KIBLAT.NET, Yaman – Gerakan Al-Qaeda in the Arabian Peninsula (AQAP) kembali berduka dengan gugurnya sosok...

Rabu, 15/04/2015 08:42 0

Video Kajian

[Video] Kiblat Mimbar : Sabar & Yakin Sebagai Obat oleh Ust. Abu Rusydan

KIBLAT.NET- Sabar dan yakin adalah sebuah obat bagi jiwa manusia. Tapi sayang, banyak sekali manusia...

Rabu, 15/04/2015 07:23 0

Close